Pengertian Laporan Hasil Observasi
Observasi adalah proses pengumpulan data dan informasi melalui pengamatan terhadap suatu objek. Data yang diperoleh kemudian disusun dalam bentuk teks yang disebut laporan hasil observasi. Dengan demikian, laporan hasil observasi merupakan teks yang menyampaikan informasi mengenai suatu objek atau situasi berdasarkan investigasi atau penelitian yang dilakukan secara sistematis.
Tujuan dan Ciri-Ciri Laporan Hasil Observasi

Tujuan dari laporan hasil observasi adalah untuk memaparkan fakta-fakta ilmiah tentang sebuah penelitian. Selain itu, teks ini juga berfungsi sebagai alat untuk memberikan penjelasan rinci mengenai suatu objek dari sudut pandang keilmuan kepada pembaca. Berikut ciri-ciri utama dari laporan hasil observasi:
Bersifat objektif
Semua informasi dan data yang disajikan harus didasarkan pada fakta penelitian tanpa dipengaruhi pendapat pribadi. Laporan observasi juga harus bersifat universal dan tidak memihak kepada pihak tertentu.Berdasarkan fakta
Teks laporan hasil observasi harus ditulis berdasarkan fakta penelitian yang ada. Seseorang atau kelompok yang bertanggung jawab atas penelitian tidak boleh memanipulasi data atau sumber saat membuat teks hasil observasi.Objek bersifat khusus atau spesifik
Meski cara membuat teks laporan hasil observasi bersifat universal, topik atau objek di dalamnya harus dibuat spesifik. Contohnya, jika kamu ingin membahas tentang bahaya garam berlebih pada makanan, laporan hasil observasinya akan berfokus pada dampak dari garam berlebih ke uji coba beberapa sampel makanan.Disajikan secara lengkap
Penulisan laporan hasil observasi harus disusun secara lengkap sesuai dengan strukturnya. Biasanya, laporan ini dibuka dengan pendahuluan, isi, dan ditutup dengan simpulan. Jadi, pembaca juga tidak bingung untuk memahami maksud dari isi laporan hasil observasi.Menggunakan bahasa yang efektif dan mudah dimengerti
Cara membuat teks laporan hasil observasi bisa dirangkai dengan bahasa yang efektif. Tujuannya agar pembaca dapat lebih mudah memahami isi dari laporan tersebut.
Struktur Teks Laporan Hasil Observasi

Setiap laporan tentunya memiliki struktur penulisan yang membantu penyampaian informasi penelitian dengan jelas. Struktur teks laporan hasil observasi terdiri dari:
Judul
Setiap laporan hasil observasi tentu harus dibuka dengan judul yang memuat topik utama yang akan dibahas. Judul harus singkat, jelas, dan mencerminkan isi laporan.Klasifikasi Umum
Pada bagian ini, penulis perlu menyajikan gambaran umum tentang objek yang diamati. Biasanya mencakup informasi ringan seperti karakteristik, definisi, dan jenis yang ada pada objek tersebut.Deskripsi
Setelah memaparkan klasifikasi umum, laporan hasil observasi akan dilanjutkan dengan memaparkan deskripsi lebih dalam. Deskripsi tersebut berisi rincian mengenai hal-hal spesifik dari objek yang diamati. Bagian ini bisa terdiri dari beberapa paragraf, tergantung kompleksitas objeknya.Kesimpulan
Terakhir, laporan hasil observasi perlu ditutup dengan rangkuman atau simpulan dari hasil penelitian yang dilakukan. Sebuah penutup berisikan ringkasan dan implikasi dari hasil pengamatan. Penulis juga boleh menyertakan saran dan pesan untuk pembaca jika diperlukan.
Langkah Pembuatan Teks Laporan Hasil Observasi

Setelah memahami pengertian serta struktur, kamu bisa menyimak cara membuat teks laporan hasil observasi yang benar dan tepat. Yuk, perhatikan langkah-langkahnya berikut ini:
Menentukan tema kegiatan observasi
Sebelum memulai kegiatan observasi, kamu perlu menentukan terlebih dahulu tema objek yang akan diteliti. Objek yang dibahas juga beragam dan disesuaikan dengan minat. Mulai dari makanan, minuman, tumbuhan, hewan, maupun proses terjadinya fenomena alam.Tentukan tujuan observasi
Setelah menentukan tema kegiatan, selanjutnya penulis bisa menyusun tujuan observasi dari objek yang ingin diteliti.Melakukan proses observasi
Dalam memperoleh data dan informasi, tentunya penulis perlu melakukan proses observasi atau penelitian pun dilakukan. Pastikan kamu melakukannya dengan teliti dan sesuai dengan ketentuan yang ada. Supaya hasil yang diperoleh sesuai dengan prediksi dan akurat.Menyusun kriteria aspek yang harus dilaporkan
Cara membuat teks laporan hasil observasi memerlukan pendalaman materi dan pemahaman yang objektif. Sebab, penulis diwajibkan untuk menyusun kriteria aspek yang akan dibahas dalam teks laporan hasil observasi. Kriteria aspek tersebut bisa ditentukan sesuai peraturan dari instansi atau organisasi penelitian yang ada.Membatasi aspek yang harus dilaporkan
Kendati kriteria setiap laporan observasi bersifat luas, penulis tetap harus membatasi aspek apa saja yang harus dilaporkan. Hal itu bertujuan agar nantinya laporan hasil observasi tidak melenceng dari tujuan yang sudah dibuat.Mulai mendeskripsikan aspek observasi
Setelah menentukan aspek yang akan dibahas, penulis bisa menulis deskripsinya berupa pernyataan umum. Gunakan kaidah kebahasaan yang sederhana agar mudah dipahami pembaca.Melengkapi teks laporan hasil observasi dengan data dan gambar
Untuk melengkapi isi laporan, kamu bisa mencantumkan data penelitian berupa gambar, grafik, dan angka yang menunjukkan suatu ukuran. Pakai kaidah kalimat simpleks dan kompleks, konjungsi, sinonim, dan antonim saat menulis laporan tersebut.Membuat simpulan hasil observasi
Menyusun kesimpulan menjadi cara menulis teks laporan hasil observasi yang terakhir. Cantumkan kesimpulan dari laporan tersebut berupa ringkasan temuan selama penelitian.
FAQ Seputar Teks Laporan Hasil Observasi
Apa itu teks laporan hasil observasi?
Teks laporan hasil observasi adalah teks yang berisi hasil pengamatan terhadap suatu objek secara objektif dan sistematis.
Apa contoh objek dalam teks laporan hasil observasi?
Objeknya bisa berupa hewan, tumbuhan, lingkungan, atau fenomena sosial.
Apa ciri-ciri teks laporan hasil observasi?
Bersifat faktual, menggunakan bahasa baku, dan disusun berdasarkan hasil pengamatan langsung.







