Hubungan Denada dan Ressa Kembali Akur
Hubungan penyanyi Denada dengan anak sulungnya, Ressa Rizky Rossano, kini menunjukkan tanda-tanda perbaikan. Setelah beberapa waktu terakhir terjadi ketegangan, keduanya akhirnya memilih untuk berdamai dan mengakhiri konflik yang sempat menggemparkan publik.
Pertemuan antara Denada dan Ressa di momen Ramadan dan Lebaran 2026 menjadi titik penting dalam perbaikan hubungan mereka. Dalam beberapa pertemuan terakhir, jarak yang sebelumnya terasa nyata mulai menghilang, digantikan dengan interaksi yang hangat dan penuh keakraban.
Denada pun mulai membuka rencana besar yang telah lama ia pikirkan. Ia berkeinginan untuk mempertemukan Ressa dengan adiknya, Aisha, yang selama ini tinggal di Singapura. Pertemuan ini bukan hanya sekadar momen biasa, tetapi juga menjadi langkah penting bagi Denada untuk menyatukan kembali keluarga yang sempat terpisah.
Aisha adalah putri hasil dari pernikahan Denada dengan Jerry Aurum. Hal ini diungkap oleh manajer Denada, Risna Ories. Menurutnya, Denada sudah meminta Ressa untuk bersedia bertemu dengan Aisha di Singapura. “Di pertemuan kedua, Dena kan minta, sambil meluk Ressa, ‘ayo dong Ressa kita ke Singapur ketemu sama Aisha. Nggak papa mau lebaran kedua, ketiga, keempat boleh, ayo’,” kata Risna.
Selain itu, Denada juga telah meminta izin kepada bibi Ressa, Ratih Puspita Dewi, untuk mengajak putranya ke Singapura. “Dena juga ngomong Mbak Ratih gitu, boleh nggak ini si Ressa saya bawa ke sana (Singapura), gitu,” ujarnya.
Rencana ini disambut baik oleh Ressa. Namun, pertemuan tersebut belum bisa terlaksana karena Ressa masih memiliki agenda lain. “Ressa tentu sangat ingin. Karena Ressa kan ada agenda juga. Jadi ya mungkin nanti setelah agendanya dia selesai,” ucap Risna.
Denada sendiri telah menyiapkan segala keperluan Ressa untuk pergi ke Singapura. “Pokoknya Dena nunggu Ressa, kapan Ressa bisa. Begitu Ressa bisa, udah disiapin sama Dena,” katanya.
Sebelumnya, konflik antara Denada dan Ressa berawal dari gugatan yang diajukan oleh Ressa. Sejak lahir, Ressa diasuh oleh bibi Denada di Banyuwangi, Jawa Timur. Merasa ditelantarkan, Ressa akhirnya menggugat Denada atas dugaan penelantaran anak ke Pengadilan Negeri (PN) Banyuwangi, Jawa Timur.
Ronald Armada Siap Cabut Gugatan
Seiring dengan perbaikan hubungan antara Denada dan Ressa, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, menyatakan siap mencabut gugatan. “Saya menyambut baik ya Pertemuan terjadi tanpa kuasa hukum, hanya prinsipal yang berperkara saja,” ujar Ronald Armada dalam wawancara virtual.
Namun, Ronald tidak bisa memberikan detail isi pertemuan karena belum menerima penjelasan lengkap dari Ressa. “Tapi yang pasti pertemuan mereka terjadi karena adanya itikad baik. Pertemuan berlangsung tanpa membahas keinginan, jadi pure meluapkan rasa rindu saja,” ujarnya.
Ronald mengakui bahwa jika sudah mendapatkan penjelasan dari Ressa, pihaknya akan siap mencabut gugatan di Pengadilan Negeri Banyuwangi. “Kalau memang resmi sudah islah (berdamai), ada kesepakatan yang terjadi, pasti kok gugatan itu akan dicabut setelah ini,” jelasnya.
Saat ini, Ronald masih menunggu informasi lebih lanjut dari Ressa dan orang tua angkatnya. “Nanti kami informasi lebih lanjut, apakah gugatan dicabut atau engga. Tapi kalau sudah islah pasti dicabut,” tambahnya.
Ressa Memanggil Denada dengan Sebutan Ibu
Di momen perdamaian, Ressa memutuskan untuk memanggil Denada dengan sebutan Ibu. Ini merupakan keinginan dari sang pedangdut. “Manggil Ibu sih sebelum ketemu ya. Sehari sebelum ketemu,” ungkap Ressa.
Ia menjelaskan bahwa keinginan untuk memanggil Denada dengan sebutan Ibu berasal dari podcast Feni Rose. “Karena di podcastnya Feni Rose itu Ibu mau dipanggil Ibu, bukan Mbak,” tegasnya.
Ressa tidak memungkiri bahwa ia ingin memanggil Denada dengan sebutan Ibu sejak dulu. “Dan saya sih mau manggil Ibu mulai dari dulu,” katanya.
Ia juga mengakui bahwa memiliki dua ibu membuat hatinya senang. “Punya dua, ada Mama, ada Ibu pastinya seneng banget. Apalagi aku ya. Pasti seneng banget,” tuturnya.








