Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    HP midrange tangguh! Tecno Pova Curve 2 hadir dengan baterai besar dan layar AMOLED 120Hz

    10 Februari 2026

    Terjemahan Lirik “Night Changes” One Direction: Goin, Out Tonight, Jadi Sesuatu Merah

    10 Februari 2026

    Ajaib! Persebaya Surabaya Kalahkan Bali United 3-1 Tanpa Striker Murni

    10 Februari 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Selasa, 10 Februari 2026
    Trending
    • HP midrange tangguh! Tecno Pova Curve 2 hadir dengan baterai besar dan layar AMOLED 120Hz
    • Terjemahan Lirik “Night Changes” One Direction: Goin, Out Tonight, Jadi Sesuatu Merah
    • Ajaib! Persebaya Surabaya Kalahkan Bali United 3-1 Tanpa Striker Murni
    • Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 10 Halaman 140: Memperbaiki Kalimat Sesuai Aturan
    • Promo Tahun Baru Imlek Toyota Innova Zenix Hybrid
    • Berita Terkini: Persija Kalah 2-0 dari Arema FC, Debut Mauro Ditunda
    • Set Pisau Dapur Lengkap Hanya Rp200 Ribu, Berkualitas dan Tahan Karat!
    • Teka-teki Tabung Merah Muda di Kamar Eca Aura Terpecahkan, Akibat Konten Pindah Rumah
    • Daftar Nama Dai Wahdah Islamiyah Mengisi Ceramah Masjid Makassar Selama Ramadan
    • 9 Tokoh Dunia Terlibat Kasus Jeffrey Epstein
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Kesehatan»Fakta Penting Epilepsi dan Pencegahan Efektif

    Fakta Penting Epilepsi dan Pencegahan Efektif

    adm_imradm_imr10 Februari 20260 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Pengertian Epilepsi

    Epilepsi adalah gangguan neurologis yang bersifat kronis dan tidak menular. Penderitanya dapat mengalami kejang berulang dalam episode singkat. Serangan epilepsi menimbulkan gerakan tak sadar yang melibatkan sebagian maupun seluruh tubuh, terkadang disertai hilangnya kesadaran, kontrol kandung kemih, atau fungsi usus.

    Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), angka kejadian epilepsi diperkirakan menyerang sekitar 50 juta orang penduduk dunia. Perkiraan populasi umum penderita epilepsi aktif dalam waktu tertentu sekitar 4-10 per 1000 orang. Risiko kematian penderita epilepsi lebih banyak tiga kali lipat daripada populasi umum, di mana kematian dini tertinggi ditemukan di negara-negara berpenghasilan rendah serta pedesaan.

    Mengingat tingginya kasus epilepsi, yuk, kita simak tuntas fakta-faktanya berikut ini!

    Klasifikasi Epilepsi

    Epilepsi diklasifikasikan menjadi dua jenis berdasarkan bagaimana kejadian awal aktivitas otak abnormal tersebut dimulai.

    Kejang fokal, yakni kejang yang muncul akibat aktivitas abnormal pada satu area otak. Kejang fokal sendiri terbagi lagi dalam dua kategori, yaitu:

    • Kejang fokal tanpa kehilangan kesadaran/kejang parsial sederhana
    • Kejang fokal dengan gangguan kesadaran/kejang parsial kompleks

    Kejang umum, yakni kejang yang kejadiannya melibatkan semua area otak. Ada enam jenis kejang umum, yaitu:

    • Kejang absen atau kejang petit mal: sering menyerang pada anak-anak dan dapat menyebabkan hilangnya kesadaran singkat.
    • Kejang tonik: kejang ini biasanya memengaruhi otot-otot sekitar punggung, lengan, serta kaki.
    • Kejang atonik atau kejang jatuh: dapat menyebabkan hilangnya kontrol pada otot, sehingga menyebabkan penderita tiba-tiba jatuh atau pingsan.
    • Kejang klonik atau kejang dengan gerakan otot menyentak dan berulang. Biasanya ini memengaruhi otot wajah, leher, dan lengan.
    • Kejang mioklonik: biasanya muncul sebagai sentakan singkat secara tiba-tiba pada lengan dan kaki.
    • Kejang tonik-klonik atau kejang grand mal: merupakan epilepsi yang dapat menyebabkan penderitanya mengalami hilang kesadaran secara tiba-tiba, tubuh kaku, gemetar, dan terkadang disertai dengan hilangnya kontrol kandung kemih kadang juga menggigit lidah.

    Gejala Epilepsi

    Gejala yang muncul pada penderita epilepsi meliputi:

    • Kehilangan kesadaran
    • Gangguan gerakan
    • Gangguan sensasi (termasuk penglihatan, pendengaran dan rasa)
    • Perubahan suasana hati
    • Gangguan fungsi kognitif
    • Masalah fisik (seperti risiko patah tulang, memar akibat cedera akibat dari kejang)
    • Kondisi psikologis lebih tinggi
    • Kecemasan
    • Depresi

    Penyebab Epilepsi

    Sebanyak 50 persen penyebab utama epilepsi tidak dapat diidentifikasi secara pasti, sementara sebagian lainnya dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, di antaranya:

    • Pengaruh genetik
    • Trauma kepala atau cedera traumatis lainnya
    • Kondisi otak, seperti tumor otak atau stroke. Stroke merupakan penyebab utama penderita epilepsi orang dewasa usia di atas 35 tahun
    • Penyakit menular, seperti AIDS, meningitis, dan ensefalitis virus
    • Cedera sebelum lahir akibat kerusakan otak bayi yang disebabkan oleh faktor infeksi ibu hamil, gizi buruk, atau karena kekurangan kadar oksigen
    • Gangguan perkembangan, seperti autisme atau neurofibromatosis

    Pengobatan Epilepsi

    Menurut WHO, sebanyak 70 persen penderita epilepsi dapat terbebas dari kejang dengan menggunakan obat antikejang secara tepat. Setelah 2 tahun penderita tidak lagi mengalami kejang, maka dokter akan mempertimbangkan penghentian obat antikejang tersebut. Selain itu ada pula pertimbangan faktor klinis pasien, pribadi, dan sosial yang relevan.

    Perawatan untuk penderita epilepsi yang meliputi:

    • Obat-obatan anti-epilepsi (AED)
    • Operasi pengangkatan sebagian kecil otak yang menjadi penyebab kejang
    • Prosedur penempatan perangkat listrik kecil dalam tubuh untuk membantu mengendalikan serangan kejang
    • Diet khusus (diet ketogenik) yang tujuannya untuk mengontrol kejang

    Pencegahan Epilepsi

    Diperkirakan sebanyak 25 persen kasus epilepsi dapat dicegah secara dini. Beberapa caranya adalah:

    • Mencegah cedera kepala
    • Perawatan perinatal secara memadai
    • Pemakaian obat-obatan penurun demam dan perawatan lain untuk menurunkan suhu tubuh anak
    • Mencegah dan mengontrol tekanan darah tinggi, obesitas, dan diabetes, serta menghindari penggunaan alkohol dan rokok
    • Pencegahan infeksi sistem saraf pusat
    • Pengendalian parasit di lingkungan sekitar
    • Pendidikan pengendalian infeksi, misalnya yang diakibatkan oleh neurocysticercosis

    Nah, itulah serba-serbi lengkap seputar epilepsi, mulai dari jenis, penyebab, gejala, pengobatan, serta cara pencegahannya. Semoga dapat menambah wawasan!

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Teka-teki Tabung Merah Muda di Kamar Eca Aura Terpecahkan, Akibat Konten Pindah Rumah

    By adm_imr10 Februari 20260 Views

    9 Sayuran Pilihan untuk Diet Golongan Darah A, Menu Harian Lebih Sehat

    By adm_imr10 Februari 20260 Views

    8 Ikan Pemberi Keberuntungan, Tingkatkan Harmoni dan Nasib

    By adm_imr10 Februari 20260 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    HP midrange tangguh! Tecno Pova Curve 2 hadir dengan baterai besar dan layar AMOLED 120Hz

    10 Februari 2026

    Terjemahan Lirik “Night Changes” One Direction: Goin, Out Tonight, Jadi Sesuatu Merah

    10 Februari 2026

    Ajaib! Persebaya Surabaya Kalahkan Bali United 3-1 Tanpa Striker Murni

    10 Februari 2026

    Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 10 Halaman 140: Memperbaiki Kalimat Sesuai Aturan

    10 Februari 2026
    Berita Populer

    Kejari Kabupaten Malang Geledah Kantor Dispora, Dalami Dugaan Penyelewengan Dana Hibah KONI

    Kabupaten Malang 6 Februari 2026

    Kabupaten Malang– Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Malang menggeledah Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten…

    Keluhan Pasien Poli Gigi Puskesmas Arjuno, Kadinkes Kota Malang Beri Penjelasan

    6 Februari 2026

    Kabar Transfer: AC Milan Beralih dari Vlahovic ke Striker Nomor 9

    9 Februari 2026

    Unduh Jadwal Imsakiyah Ramadan 2026, Lengkap Muhammadiyah dan Kemenag

    8 Februari 2026
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?