Persiapan Mudik Lebaran 1447 Hijriah
Menjelang Lebaran 1447 Hijriah, khususnya Ramadan 2026, banyak masyarakat mempersiapkan diri untuk pulang kampung atau mudik. Momen ini menjadi kesempatan untuk berkumpul dengan keluarga setelah lama tidak bertemu. Banyak orang berlomba-lomba mendapatkan tiket pesawat, kapal laut, maupun kendaraan pribadi agar bisa tiba di kampung halaman tepat waktu.
Harga Tiket Pesawat Jelang Mudik
Berikut adalah daftar harga tiket pesawat dari Palangka Raya ke beberapa kota tujuan:
Palangka Raya – Jakarta
- Pukul 07.10 WIB – 08.55 WIB: Garuda Indonesia PKY–CGK dengan harga tiket Rp 5.067.188
- Pukul 07.00 WIB – 08.40 WIB: Batik Air PKY–CKG dengan harga tiket Rp 6.546.730
- Pukul 15.55 WIB – 17.35 WIB: Batik Air PKY–CKG dengan harga tiket Rp 6.546.730
- Pukul 13.15 WIB – 14.55 WIB: Super Air Jet PKY–CKG, tiket tidak tersedia
Palangka Raya – Surabaya
- Pukul 07.10 – 08.55: Lion Air PKY–SUB dengan harga tiket Rp 1.275.600
- Pukul 13.35 WIB – 14.50 WIB: Super Air Jet PKY–SUB, tiket tidak tersedia
Palangka Raya – Yogyakarta
- Pukul 11.25 WIB – 12.55 WIB: Super Air Jet PKY–YIA, tiket tidak tersedia
Tiket Kapal Laut dari Sampit Kotim
PT Pelni Cabang Sampit melaporkan bahwa kuota tiket untuk keberangkatan pertengahan Maret hampir habis terjual. Kepala PT Pelni Cabang Sampit, Siti Nafillah, mengungkapkan lonjakan penumpang terjadi pada jadwal KM Leuser tanggal 14 dan 16 Maret 2026. Penumpang yang sudah terdaftar mencapai lebih dari 1.300 orang, dan hanya tersisa sekitar 100-an tiket.
Program stimulus ekonomi berupa diskon tiket 30 persen juga turut memengaruhi permintaan. Program ini berlaku untuk keberangkatan 11 Maret hingga 5 April 2026 dan telah dibuka sejak 20 Februari lalu. Meski demikian, kuotanya terbatas.
Alternatif Transportasi Laut
Selain KM Leuser dan KM Lawit, PT Pelni Cabang Sampit menyiapkan KM Kelimutu yang saat ini masih dalam proses docking. KM Kelimutu direncanakan masuk pada tanggal 12 dan 18 Maret, meskipun jadwal pastinya masih dalam estimasi.
Secara total, terdapat lima kapal yang disiapkan untuk periode Angkutan Laut Lebaran 2026, meski jumlah tersebut masih bisa berubah. Puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 16 Maret 2026, dengan estimasi kenaikan sekitar 5 persen dibanding tahun lalu.
Pengalaman Pemudik
Edi Sutomo, seorang perantau asal Kabupaten Seruyan, memilih mudik melalui Sampit menuju kampung halamannya di Jepara. Ia memilih jalur laut karena lebih dekat dan pengalaman mudik dengan kapal Pelni selama ini dinilai aman serta pelayanannya baik.
Ia juga telah menyiapkan perjalanan lanjutan dari Surabaya menuju Jepara menggunakan travel. Perjalanan dari Surabaya ke kampung halamannya diperkirakan memakan waktu sekitar 6 jam.
Kesimpulan
Meningkatnya arus mudik di Pelabuhan Sampit menjadi gambaran bahwa tradisi pulang kampung tetap menjadi momen yang dinanti oleh banyak masyarakat. Dengan berbagai alternatif transportasi, pemudik dapat memilih cara terbaik sesuai kebutuhan dan kondisi keuangan.







