Komitmen Jangka Panjang untuk Masyarakat Indonesia
IOH (Indosat Ooredoo Hutchison) beberapa waktu lalu meluncurkan inisiatif #LebihBaikIndosat di Jakarta. Inisiatif ini menjadi bukti komitmen perusahaan untuk terus berkembang dan memberikan layanan yang lebih baik kepada masyarakat Indonesia. IOH menegaskan bahwa #LebihBaikIndosat adalah komitmen jangka panjang, bukan hanya sebatas momen Ramadan.
Salah satu tujuan dari inisiatif ini adalah menghadirkan pengalaman yang lebih dekat, relevan, dan bermakna bagi masyarakat. Dengan fokus pada jaringan yang lebih andal dan keamanan yang baik, IOH berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan pelanggan secara terus-menerus.
Semangat YONO dalam Momentum Ramadan
IOH menyatakan bahwa semangat #LebihBaikIndosat sejalan dengan momentum Ramadan. Pada bulan suci ini, banyak orang ingin menjalani kehidupan yang lebih baik. Dengan semangat YONO (You Only Need One), IOH percaya bahwa masyarakat hanya membutuhkan satu hal yang benar-benar bisa diandalkan: satu koneksi yang kuat, satu inovasi yang membantu, atau satu aksi nyata yang berdampak.
“Komitmen kami untuk menjadi lebih baik dan terus berevolusi adalah bagian dari DNA perusahaan,” ujar Ovidia Nomia, SVP, Head of Corporate Communication, Indosat Ooredoo Hutchison. “Ini adalah komitmen jangka panjang, bukan hanya di Ramadan saja.”
Empat Wujud Nyata #LebihBaikIndosat
IOH mengungkapkan empat wujud nyata dari #LebihBaikIndosat, yaitu:
- Jaringan yang Lebih Andal: IOH memperkuat dan mengoptimalkan jaringan seluler di 77 jalur mudik serta 797 POI strategis di seluruh Indonesia. Mereka melakukan pemantauan 24/7 untuk memastikan pelanggan tetap terhubung tanpa gangguan.
- Sahabat AI: Aplikasi berbasis AI yang dirancang untuk memberikan pengalaman digital yang relevan dan bermakna bagi masyarakat Indonesia, terutama selama Ramadan.
- Perlindungan Digital Berbasis AI: Fitur anti-spam dan anti-scam yang diperkuat oleh teknologi AI, seperti IM3 SATSPAM+.
- Kepedulian yang Lebih Nyata: Program CSR “Indosat Berkah Ramadan – Surau Kita Berdaya” yang bertujuan merevitalisasi surau dan musala sebagai pusat kegiatan ibadah dan komunitas.
Jaringan yang Lebih Andal untuk Mudik
Dalam rangka Idulfitri dan mudik, IOH memprediksi sekitar 14 juta pelanggan akan mudik tahun ini. Mereka memastikan jaringan tetap stabil, bahkan di daerah tujuan mudik. Raden Tofan, SVP, Head of Network Operations, Indosat Ooredoo Hutchison, menjelaskan bahwa pemerintah memprediksi sekitar 150 juta pemudik setiap tahun, hampir 50% dari populasi Indonesia.
IOH juga menggandeng Dave Hendrik dan Iwet Ramadhan untuk menguji jaringan yang lebih andal. Mereka melakukan program “Perjalanan Menjadi Lebih Baik” dengan ekspedisi live dari Jakarta menuju Yogyakarta.
Sahabat AI: Pengalaman Digital yang Lebih Relevan
Sahabat AI dirancang untuk membantu pengguna menemukan informasi, menyusun ide, dan menyelesaikan berbagai kebutuhan harian. Aplikasi ini menggunakan teknologi AI kelas dunia yang didukung oleh NVIDIA dan dirancang untuk memahami bahasa serta konteks lokal Indonesia.
Peluncuran Sahabat AI sendiri akan dilakukan pada hari Rabu ini. IOH menekankan bahwa aplikasi ini akan membantu masyarakat tetap produktif, menghemat waktu, dan fokus pada hal-hal penting seperti tetap terhubung dan berbagi dengan orang-orang terkasih.
Perlindungan Digital Berbasis AI
IOH juga memberikan perlindungan digital kepada para pelanggan, termasuk fitur anti-spam dan anti-scam berbasis AI. IM3 SATSPAM+ telah mendeteksi dan mencegah lebih dari 2 miliar panggilan, pesan, dan tautan berbahaya yang terindikasi spam dan penipuan.
Sistem ini terus belajar mengikuti pola ancaman yang berkembang sehingga perlindungan tetap relevan dengan kondisi nyata.
Kepedulian yang Lebih Nyata
Program CSR “Indosat Berkah Ramadan – Surau Kita Berdaya” merupakan bentuk kepedulian IOH pada masyarakat. Program ini bertujuan merevitalisasi dan menguatkan fungsi surau dan musala sebagai pusat kegiatan ibadah dan komunitas.
Revitalisasi ini tidak hanya menghadirkan ruang ibadah yang lebih layak dan nyaman, tetapi juga menghidupkan kembali peran surau sebagai ruang pemberdayaan masyarakat dan penguatan kohesi sosial. Kolaborasi dengan mitra dan komunitas lokal akan memastikan dampaknya benar-benar dirasakan.







