Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Yamaha Grand Filano Hybrid Berubah Total dengan Grafis Jepang

    7 Februari 2026

    Mengapa ChatGPT Muncul Pesan Kesalahan Hari Ini? Penyebab dan Solusinya

    7 Februari 2026

    Orang yang Belajar Mengetik di Mesin Tik Memiliki 5 Ciri Kepribadian Ini, Menurut Psikologi

    7 Februari 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Sabtu, 7 Februari 2026
    Trending
    • Yamaha Grand Filano Hybrid Berubah Total dengan Grafis Jepang
    • Mengapa ChatGPT Muncul Pesan Kesalahan Hari Ini? Penyebab dan Solusinya
    • Orang yang Belajar Mengetik di Mesin Tik Memiliki 5 Ciri Kepribadian Ini, Menurut Psikologi
    • Direktorat Jenderal AHU Gelar Pelatihan KUHAP 2025 untuk Hindari Dualisme Polri dan PPNS
    • Kisah Raja Cirebon Terakhir yang Dimakamkan di Bantul dan Terlibat Intrik Mataram
    • Tangis Awam Prakoso saat baca kisah anak bunuh diri di NTT
    • Pendaftaran Beasiswa Amikom 2026/2027 Dibuka, Cek Syarat dan Jadwalnya
    • Tampilan baru Suzuki Jimny mirip Land Cruiser
    • RS BHC Run 2026: Olahraga, Budaya, dan UMKM Sumenep Bersatu
    • 5 Bakso Legendaris di Glodok yang Selalu Menggugah Rindu: Surga Kuah Gurih di Pusat Jakarta Pecinan
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Internasional»Iran dan AS Turunkan Ego, Akan Bertemu di Turki Bahas Nuklir Teheran

    Iran dan AS Turunkan Ego, Akan Bertemu di Turki Bahas Nuklir Teheran

    adm_imradm_imr6 Februari 20261 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Pembicaraan Nuklir Antara Iran dan Amerika Serikat di Istanbul

    Pembicaraan nuklir antara Iran dan Amerika Serikat kembali dipersiapkan untuk berlangsung di Istanbul, Turki, pada 6 Februari 2026. Pertemuan ini diharapkan dapat menjadi langkah penting dalam meredakan ketegangan yang selama ini terjadi antara kedua negara. Dengan adanya pertemuan ini, harapan besar ditempatkan pada kemungkinan penurunan risiko konflik militer.

    Dalam pertemuan tersebut, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Aragchi akan bertemu dengan Utusan Khusus AS Steve Witkoff. Selain itu, beberapa negara regional seperti Qatar, Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA), dan Mesir juga diperkirakan turut serta dalam diskusi. Rangkaian pertemuan ini akan mencakup berbagai bentuk dialog, termasuk pertemuan bilateral, trilateral, dan multilateral.

    Inisiatif diplomasi ini muncul di tengah meningkatnya kekhawatiran akan potensi konfrontasi militer. Beberapa pernyataan keras dari pejabat kedua negara sebelumnya telah memicu ketegangan yang semakin memburuk. Namun, kini ada tanda-tanda bahwa kedua pihak mulai berusaha menempuh jalur diplomasi.

    Kepala keamanan Iran, Ali Larijani, menyatakan bahwa kerangka kerja pembicaraan nuklir antara Iran dan AS menunjukkan kemajuan. Pernyataan ini juga menepis spekulasi tentang kemungkinan serangan militer AS terhadap Iran. Di sisi lain, Presiden Donald Trump mengungkapkan bahwa Iran telah mulai menjalin komunikasi dengan AS, yang menjadi indikasi adanya upaya diplomatik baru antara kedua negara.

    Meskipun begitu, hingga saat ini belum ada reaksi resmi dari pejabat Iran terkait laporan tersebut. Informasi serupa juga dilaporkan oleh situs berita Axios, yang menyebutkan bahwa Aragchi dan Witkoff akan bertemu di Istanbul pada hari Jumat.

    Para analis internasional menilai bahwa pertemuan ini menunjukkan adanya upaya dari kedua negara untuk menurunkan ego dan fokus pada diplomasi. Meskipun demikian, kesepakatan masih jauh dari pasti, karena Iran tetap menolak tuntutan AS yang menjadi syarat kesepakatan nuklir sebelumnya, seperti penghentian total program pengayaan nuklir dan pembatasan kemampuan rudal Iran.

    Peran Negara-Negara Regional

    Negara-negara regional seperti Qatar, Arab Saudi, UEA, dan Mesir memiliki peran penting dalam membantu proses diplomasi. Mereka dianggap sebagai mediator yang dapat membantu menciptakan suasana yang lebih kondusif bagi negosiasi. Keberadaan mereka dalam pertemuan ini menunjukkan bahwa isu nuklir Iran tidak hanya menjadi masalah bilateral antara Iran dan AS, tetapi juga berdampak pada stabilitas kawasan secara keseluruhan.

    Seorang penasihat Presiden Uni Emirat Arab, Anwar Gargash, menyatakan bahwa negosiasi semacam ini penting untuk mencegah perang di Timur Tengah. Ia menekankan urgensi dialog langsung di tengah tekanan geopolitik yang semakin tinggi. Menurutnya, kawasan ini telah mengalami banyak konfrontasi yang berujung pada malapetaka, sehingga penting untuk menghindari konfrontasi tambahan.

    Perspektif Iran

    Iran sebelumnya telah memperingatkan bahwa akan memberikan respons tegas terhadap tindakan militer apa pun dari AS. Pemimpin Revolusi Islam Iran, Ayatollah Seyyed Ali Khamenei, juga menegaskan bahwa perang regional dapat pecah jika AS berani melancarkan serangan terhadap Iran. Hal ini menunjukkan bahwa Iran tidak akan ragu-ragu dalam mengambil tindakan jika dirasa terancam.

    Namun, meskipun ada ancaman, Iran tetap bersikeras pada posisinya dalam pembicaraan nuklir. Mereka menolak tuntutan AS yang dianggap terlalu ketat, seperti penghentian total program pengayaan nuklir dan pembatasan kemampuan rudal. Ini menunjukkan bahwa Iran tidak akan mudah menyerah dalam perundingan, meskipun mereka terbuka terhadap dialog.

    Kesimpulan

    Pertemuan di Istanbul menjadi momen penting dalam hubungan antara Iran dan AS. Meskipun masih ada tantangan besar yang harus diatasi, adanya komunikasi dan upaya diplomasi menunjukkan bahwa kedua belah pihak ingin mencari solusi damai. Dengan partisipasi negara-negara regional, diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang lebih stabil dan aman bagi kawasan Timur Tengah.


    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Israel Terus Tekan AS Serang Iran, Trump Menolak

    By adm_imr7 Februari 20262 Views

    Putra dan Putra Saif al-Islam Qadafi Tewas Ditembak

    By adm_imr7 Februari 20260 Views

    Turki dan Yunani: Persaingan Lama di Laut Aegea

    By adm_imr7 Februari 20260 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Putin Says Western Sanctions are Akin to Declaration of War

    9 Januari 2020

    Investors Jump into Commodities While Keeping Eye on Recession Risk

    8 Januari 2020

    Marquez Explains Lack of Confidence During Qatar GP Race

    7 Januari 2020

    There’s No Bigger Prospect in World Football Than Pedri

    6 Januari 2020
    Berita Populer

    Kejari Kabupaten Malang Geledah Kantor Dispora, Dalami Dugaan Penyelewengan Dana Hibah KONI

    Kabupaten Malang 6 Februari 2026

    Kabupaten Malang– Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Malang menggeledah Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten…

    Keluhan Pasien Poli Gigi Puskesmas Arjuno, Kadinkes Kota Malang Beri Penjelasan

    6 Februari 2026

    Dengan tren positif, PSMS Medan incar poin di kandang Garudayaksa FC

    1 Februari 2026

    Persebaya Incar Pemain Malut, Bursa Transfer Kian Sengit

    6 Februari 2026
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?