Kabar Duka: Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto Meninggal Dunia
Kabar duka menyelimuti Kabupaten Klaten setelah Wakil Bupati Benny Indra Ardhianto meninggal dunia pada Sabtu (7/2/2026). Kepergian beliau meninggalkan duka mendalam bagi sang istri, Linda Hantopo, dan dua orang anaknya. Benny yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Bupati Klaten meninggal setelah berjuang melawan penyakit kanker.
Benny menikah dengan Mahanni Yulindha Pratiwi yang akrab disapa Linda Hantopo pada tahun 2018. Dari pernikahan tersebut, pasangan ini dikaruniai dua orang anak bernama Askana Maheswari dan Keandra Askana Abifandya. Linda merupakan putri dari pasangan Prihantopo dan Sri Hastuti. Dalam kehidupan sehari-hari, Linda dikenal aktif mendampingi tugas suaminya sebagai pejabat daerah. Ia juga menjabat sebagai Ketua Pimpinan Cabang PIRA Kabupaten Klaten.
Mereka menjalani kehidupan rumah tangga di Dusun Tegalrejo, Desa Karang, Kecamatan Delanggu, Klaten, Jawa Tengah. Sebelum wafat, Benny dikabarkan tengah menjalani perawatan intensif di RSUP Dr Kariadi Semarang sejak Kamis (29/1/2026). Informasi tersebut dikonfirmasi oleh Humas RSUP Dr Kariadi, Aditya Kandu Warendra.
“Betul informasinya. Almarhum meninggal dunia hari ini sekitar jam 11 siang. Sempat dirawat di Paviliun Garuda Lantai 5 sejak tanggal 29 Februari 2026,” ujarnya kepada tribunjateng.com. Aditya menjelaskan bahwa Benny telah menjalani rangkaian pengobatan selama sakitnya. “Beliau sudah bolak balik mondok dan kemo,” jelasnya. Ia juga menambahkan bahwa berdasarkan data medis, Benny didiagnosis menderita kanker.
Sekitar pukul 13.00 WIB, jenazah almarhum dikeluarkan dari kamar jenazah RSUP Dr Kariadi. Jenazah kemudian diberangkatkan menuju rumah duka di Klaten menggunakan ambulans. Sejumlah pejabat dan staf tampak hadir untuk memberikan penghormatan terakhir. Salah satunya adalah anggota DPRD Jawa Tengah Fraksi Partai Gerindra, Sri Hartini.
“Ya ini kita juga langsung ikut ke Klaten, karena ternyata jenazah baru saja diberangkatkan ke rumah duka,” tuturnya. Sri Hartini mengaku terkejut mendengar kabar wafatnya Wakil Bupati Klaten tersebut. “Beliau itu adalah sosok muda yang energik dan dia baik. Malah saya kaget sekali karena selama ini saya tidak pernah mendengar kalau beliau sakit,” ungkapnya. Ia menyebut baru mengetahui kabar duka saat menghadiri sebuah acara.
“Tadi saya pas ada acara dikabarin kalau beliau meninggal,” katanya. Ia bersama rombongan langsung menuju RSUP Kariadi namun jenazah telah diberangkatkan. “Pas acara kemudian mendapatkan kabar itu baru 5 menit yang lalu meninggalnya terus kami acara dibubarkan terus kita nyusul ke sini sekarang almarhum sudah dibawa ke Klaten,” pungkasnya.

Rumah Duka Mulai Dipadati
Jenazah Benny Indra Ardianto disemayamkan di rumah duka yang beralamat di Dukuh Tegalrejo RT 21 RW 06, Desa Karang, Kecamatan Delanggu, Kabupaten Klaten. Pantauan TribunSolo.com sejak pukul 12.00 WIB, kedatangan pelayat terlihat silih berganti. Suasana hening terasa, sayup-sayup para tamu berbicara di sekitar lokasi rumah duka. Beberapa pejabat Pemerintah Kabupaten Klaten, DPRD Klaten, maupun pemerintah desa terlihat sudah berada di lokasi. Di antaranya Pj Sekda, Kepala Dinkes, serta beberapa anggota DPRD terlihat di rumah duka.
Rencananya, prosesi pemakaman akan dilaksanakan pada Minggu, 8 Februari 2026. Almarhum akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Jonggranggan, Ngreden, Wonosari, dengan jadwal pemakaman pada pukul 11.00 WIB. Hingga saat ini, ucapan belasungkawa terus mengalir dari berbagai pihak yang mengenal dan pernah bekerja bersama Benny selama menjalankan tugas pemerintahan.
Profil Benny Indra Ardhianto
Benny merupakan politisi asal Desa Karang, Kecamatan Delanggu, Kabupaten Klaten. Ia lahir di Boyolali pada 14 April 1992, putra dari Ketua DPC Gerindra Klaten, Hariyanto. Diketahui, Benny menikah dengan wanita bernama dan telah dikaruniai dua anak. Benny memiliki riwayat pendidikan sebagai lulusan S1 Management Ekonomi Fakultas Bisnis dan Ekonomi di Universitas Gajah Mada (UGM), masa pendidikan 2010 – 2015. Ia lalu melanjutkan pendidikan S2 Bisnis Administrasi Fakultas Bisnis dan Ekonomi Universitas Gajah Mada (UGM) masa pendidikan 2015-2019.
Sebelum menjadi wakil bupati, Benny Indra Ardhianto dikenal sebagai pengusaha muda yang sukses. Pria 33 tahun ini menyandang jabatan sebagai Presiden Direktur (Presdir) PT Benny Putra Mandiri. Benny juga aktif dalam Paguyuban Pertshop Jateng-DIY (P2PJD) DPC Surakarta dan Region Coordinator Agen, SPPBE dan Retester Elpiji 3 Kg Hiswana Migas Kabupaten Klaten. Ayah dua anak itu juga dikenal sebagai pendiri arena Kuliner Delanggu dan pendiri Sentral Oli dan Motor Delanggu.
Ia juga terlibat dalam berbagai komunitas sosial, satu di antaranya komunitas Penggilingan Padi dan Beras (KPPB) Klaten. Di dunia organisasi, Benny terpilih sebagai Ketua Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) Klaten periode 2025–2030. Ia ditetapkan secara aklamasi dalam Musyawarah Cabang (Muscab) Kagama Klaten yang digelar di Borobudur Ballroom, Grand Tjokro Hotel Klaten, Sabtu (4/10/2025).
Ia sebelumnya belum pernah ikut maju dalam kontestasi pemilu karena tak ingin bersaing dengan ayahnya. Mengikuti jejak sang ayah, Benny juga aktif menjadi kader Gerindra sejak 2019. Pada Pilkada Klaten 2024, ia mencalonkan diri sebagai Wakil Bupati Klaten masa jabatan 2025–2030 mendampingi politikus PDIP, Hamenang Wajar Ismoyo.
Keduanya dikenal sebagai pasangan dari generasi milenial. Sebab ketika mencalonkan diri, Hamenang berusia 36 tahun, sedangkan Benny berumur 32 tahun. Pasangan ini diusung oleh PDIP, Gerindra, PKB, PAN, PPP, NasDem, serta partai non parlemen Gelora dan Perindo. Mengusung visi “Klaten yang Maju, Sejahtera, dan Berkelanjutan”, mereka berhasil unggul dengan meraih 395.092 suara atau 52,63 persen dari total suara sah.
Kemudian, pada 20 Februari 2025, Hamenang-Benny dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta dan memimpin Klaten selama lima tahun ke depan. Kini wafatnya Benny Indra Ardhianto mengakhiri perjalanan singkatnya sebagai Wakil Bupati Klaten.







