Ketersediaan BBM Selama Ramadan dan Idul Fitri di Jatimbalinus
Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) telah memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) tetap aman selama bulan Ramadan hingga hari raya Idul Fitri. Meskipun terjadi ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah, Pertamina terus memantau situasi tersebut dengan berbagai strategi untuk menjaga kelancaran rantai pasok energi.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menjelaskan bahwa pihaknya terus memantau dinamika global, termasuk konflik antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat. Namun, sampai saat ini, tingkat ketahanan stok BBM di wilayah Jatimbalinus masih dalam kondisi aman dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat, khususnya selama bulan Ramadan dan Idul Fitri.
Strategi Pemantauan dan Pengelolaan BBM
Untuk memastikan ketersediaan BBM, Pertamina melakukan beberapa langkah penting. Salah satunya adalah dengan memperkuat pasokan rutin yang telah terjadwal sesuai perencanaan suplai dan distribusi. Selain itu, pihaknya juga telah melakukan pola build up stock sejak menjelang Ramadan untuk mengantisipasi peningkatan konsumsi masyarakat.
Distribusi BBM ke berbagai lembaga penyalur juga berjalan lancar tanpa kendala berarti. Pertamina juga memperkuat koordinasi lintas sektor dengan pemerintah, aparat penegak hukum, serta pemangku kepentingan lainnya untuk memastikan distribusi energi tetap stabil.
Metode RAE sebagai Mitigasi
Sebagai langkah mitigasi, Pertamina menerapkan metode RAE (Regular, Alternative, Emergency) dalam pengelolaan rantai pasok energi. Metode ini memungkinkan perusahaan memiliki skenario cadangan apabila terjadi gangguan distribusi. Dengan demikian, Pertamina dapat segera menangani masalah yang muncul tanpa mengganggu pasokan BBM bagi masyarakat.
“Berbagai langkah mitigasi telah disiapkan untuk menjaga ketahanan pasokan,” ujar Ahad. Ia menambahkan bahwa aspek keselamatan pekerja, keamanan aset, serta keberlangsungan operasional tetap menjadi prioritas utama.
Persiapan Menghadapi Arus Mudik Lebaran
Selain memastikan pasokan tetap aman, Pertamina juga bersiap menghadapi lonjakan konsumsi energi selama arus mudik Lebaran. Untuk itu, Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus akan memulai Kick Off Kesiapan Satuan Tugas (Satgas) Ramadan dan Idul Fitri pada 9 Maret 2026.
Satgas ini dibentuk untuk memastikan kesiapan infrastruktur, suplai BBM, hingga layanan energi bagi masyarakat selama periode Ramadan hingga Idul Fitri. Dengan adanya Satgas, Pertamina berharap dapat memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat.
Imbauan kepada Masyarakat
Ahad Rahedi mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan tanpa melakukan pembelian berlebihan. Ia juga menekankan bahwa jika masyarakat menemukan kendala atau dugaan pelanggaran di lembaga penyalur, mereka dapat melaporkannya melalui Pertamina Contact Center di nomor 135.
Penutup
Dengan berbagai strategi dan langkah yang telah diambil, Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus siap menghadapi tantangan selama Ramadan dan Idul Fitri. Ketersediaan BBM yang aman dan stabil menjadi prioritas utama, sehingga masyarakat dapat merayakan hari raya dengan tenang dan nyaman.






