Peristiwa Tahlilan di Depan Rumah Jokowi yang Viral
Sebuah video yang menampilkan sejumlah warga menggelar tahlilan di depan rumah Joko Widodo di kawasan Sumber, Banjarsari, Solo, mendadak viral di media sosial. Rekaman tersebut menampilkan sekelompok orang duduk dan membaca tahlil di jalan depan kediaman mantan Presiden RI itu.
Video tahlilan tersebut pertama kali diunggah oleh akun X @UmarHasibuan__, yang menyoroti aktivitas doa bersama di depan rumah Jokowi. Unggahan itu kemudian menuai beragam reaksi publik karena dilakukan di area sekitar kediaman pribadi Jokowi.
Menanggapi viralnya video tersebut, ajudan Jokowi, Syarif Muhammad Fitriansyah, membenarkan bahwa peristiwa tahlilan memang terjadi pada 18 Januari 2026. Namun, ia menegaskan bahwa Jokowi tidak berada di rumah saat kegiatan itu berlangsung.
“Ya betul (mengenai video tahlilan di rumah Jokowi),” jelasnya, Selasa (17/2/2026). Syarif menjelaskan, pada hari yang sama Jokowi harus segera berangkat ke Jakarta untuk menghadiri dan menjadi saksi pernikahan Asisten Pribadi Prabowo Subianto, yakni Agung Surahman.
“Akan tetapi disaat yg sama Bapak Jokowi pagi-pagi harus take off ke Jakarta utk menghadiri dan menjadi saksi pernikahan Aspri Pak Prabowo, Mas Agung Surahman,” ungkapnya.
Kegiatan tahlilan tersebut, lanjut Syarif, dilakukan oleh pihak Pondok Pesantren Hidayatul Khalil. Sebelum kedatangan mereka, pihak pesantren telah mengirimkan surat pemberitahuan terkait rencana mujahadah dan doa bersama yang dilanjutkan dengan agenda sambung rasa.
“Ya pada saat tanggal 18 Januari 2026 itu. Kita sambut dan terima surat maupun kehadirannya,” tambah Syarif. Meski demikian, pihak rumah Jokowi disebut telah lebih dulu menyampaikan bahwa Jokowi tidak berada di Solo pada waktu tersebut karena memiliki agenda di Jakarta. Informasi itu disampaikan sebelum kegiatan berlangsung.
“Sebelumnya sudah kita sampaikan agenda Bapak Jokowi di waktu tersebut, tetapi mereka tetap memutuskan untuk datang,” jelas Syarif. Dengan demikian, dapat dipastikan bahwa Jokowi tidak berada di kediamannya di Solo saat acara tahlilan berlangsung.
Ketidakhadiran tersebut bukan tanpa alasan, melainkan karena kewajibannya menghadiri pernikahan Agung Surahman di Jakarta sebagai saksi.
Video yang Menyebar dan Memicu Perdebatan
Sebelumnya dikabarkan, beredar video yang menampilkan pemandangan tak biasa di depan kediaman Jokowi. Rekaman tersebut memperlihatkan sekelompok orang menggelar tahlilan tepat di depan rumah Jokowi, memunculkan beragam reaksi dan perdebatan di ruang publik.
Video berdurasi 1 menit 17 detik itu diunggah oleh akun X milik kader PKB, Umar Hasibuan, pada Jumat (13/2/2026). Sejak saat itu, potongan video tersebut menyebar luas dan menjadi perbincangan hangat warganet.
Dalam video yang beredar, tampak sejumlah orang duduk bersila di depan rumah Jokowi yang berada di Sumber. Suasana terlihat seperti pelaksanaan tahlilan pada umumnya, lengkap dengan doa-doa yang dilantunkan secara khidmat.
Narasi dalam unggahan menyebutkan bahwa rombongan tersebut merupakan warga Brebes yang datang berkunjung ke kediaman Jokowi. Kehadiran mereka di lokasi itu pun sontak mengundang rasa penasaran, lantaran tahlilan lazimnya dilakukan di rumah duka atau tempat ibadah, bukan di jalan depan rumah tokoh negara.
Doa untuk Jokowi: Panjang Umur dan Terhindar Fitnah
Dalam video tersebut, terdapat pula sesi wawancara singkat dengan salah satu peserta tahlilan. Seorang perempuan berhijab hitam mengaku berasal dari Banyumas, Jawa Tengah. Di hadapan kamera, ia menyampaikan maksud kedatangannya bersama rombongan.
Perempuan itu menyebut bahwa mereka mendoakan Jokowi agar selalu diberi kesehatan dan dijauhkan dari berbagai tudingan negatif. Ia menyatakan mendoakan Jokowi agar panjang umur dan terhindar dari fitnah-fitnah yang ada.
Pernyataan itu kemudian memperkuat dugaan bahwa kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan moral kepada Jokowi di tengah berbagai isu yang tengah bergulir.

Umar Hasibuan: Semakin Aneh
Unggahan video tersebut langsung mendapat tanggapan dari Umar Hasibuan sendiri. Ia mengaku heran sekaligus mempertanyakan maksud dan tujuan dari aksi tahlilan yang digelar di depan rumah Presiden ke-7 RI itu.
Umar menyatakan kebingungannya atas praktik tahlilan yang dilakukan di jalan sekitar kediaman Jokowi. Ia pun mempertanyakan pesan apa yang sebenarnya ingin disampaikan oleh para pendukung Jokowi melalui kegiatan tersebut.
Menurut Umar, fenomena dukungan kepada Jokowi justru kian menunjukkan perilaku yang sulit dipahami. “Astaghfirullah, semakin aneh saja orang-orang yang dukung Jokowi ini. Tahlilan untuk apa? Kenapa dilakukan di jalan rumah Jokowi? Ada apa dengan mereka ini?” ujarnya.
Dukungan atau Simbol yang Dipertanyakan
Aksi tahlilan di depan rumah Jokowi ini pun memicu perdebatan luas. Sebagian menilai kegiatan tersebut sebagai bentuk doa dan solidaritas, sementara lainnya mempertanyakan relevansi dan kepantasan lokasi pelaksanaannya.
Hingga kini, video tersebut masih terus beredar dan menuai beragam respons. Di tengah pro dan kontra yang muncul, peristiwa ini kembali menunjukkan bagaimana ekspresi dukungan politik di ruang publik kerap melahirkan tafsir yang berbeda-beda bahkan tak jarang dianggap melampaui kebiasaan yang lazim.







