Pengumuman resmi mengenai jersey baru Tim Nasional (Timnas) Indonesia telah dilakukan oleh produsen apparel olahraga Kelme. Peluncuran jersey tersebut berlangsung di Plaza Utara Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Kamis, 12 Maret 2026. Jersey ini akan digunakan oleh Timnas sepak bola dan futsal Indonesia mulai tahun ini.
Acara peluncuran dihadiri oleh sejumlah tokoh penting PSSI, seperti Ketua Umum Erick Thohir, Sekretaris Jenderal Yunus Nusi, serta anggota Komite Eksekutif Arya Sinulingga. Selain itu, hadir pula pelatih timnas Indonesia John Herdman dan pelatih timnas U-17 Kurniawan Dwi Yulianto.
Dalam acara tersebut, Kelme memperkenalkan beberapa varian jersey, antara lain jersey kandang, jersey tandang, jersey timnas putri, serta jersey kiper untuk laga kandang dan tandang. Untuk jersey kandang, warna merah menjadi dominasi utama pada kaus, celana, dan kaus kaki. Sementara itu, jersey tandang didominasi oleh warna putih yang mencakup seluruh perlengkapan. Untuk jersey kiper, Kelme menyediakan dua pilihan warna, yakni hijau untuk laga kandang dan biru untuk laga tandang.
Berbeda dengan kerja sama sebelumnya, Kelme tidak hanya menyuplai jersey untuk timnas sepak bola, tetapi juga untuk timnas futsal Indonesia. PSSI mengumumkan Kelme sebagai sponsor apparel baru timnas pada akhir Januari 2026, sekaligus mengakhiri kemitraan dengan Erspo yang telah berlangsung sejak Januari 2024.
CEO Kelme Kevin Wijaya menjelaskan bahwa desain jersey tandang terinspirasi dari motif batik parang. Ia mengembangkan motif tersebut agar tetap menampilkan unsur tradisional sekaligus modern. “Yang away mengambil inspirasinya sebenarnya dari motif batik parang. Tapi kami kembangkan lagi supaya tetap ada nuansa tradisional dan juga modern,” ujarnya saat ditemui pada acara peluncuran tersebut.
Sementara itu, desain jersey kandang terinspirasi dari seragam timnas Indonesia yang digunakan pada 1999. Ia menyebut elemen percikan merah-putih pada desain tersebut mencerminkan semangat nasionalisme sekaligus penghormatan terhadap desain masa lalu.
Proses perancangan jersey dilakukan melalui kolaborasi antara tim desain Kelme dan PSSI. Desain tersebut juga melalui sejumlah revisi untuk mendapatkan hasil yang optimal. “Dari tim federasi juga berusaha mendapatkan informasi dari data sebelumnya, apa yang harus dikembangkan dan apa yang jangan sampai diulang lagi,” ujarnya.
Selain aspek desain, pengembangan jersey juga memperhatikan faktor teknis seperti kenyamanan pemain di lapangan. Kevin menyebut pelatih timnas Indonesia John Herdman turut terlibat dalam memastikan kualitas material jersey. Menurut dia, Herdman memberikan masukan terkait bahan yang digunakan agar memiliki sirkulasi udara yang baik, ringan, serta nyaman digunakan saat bertanding.
John Herdman yang hadir dalam acara peluncuran menilai desain jersey baru tersebut mampu mencerminkan identitas Indonesia. “Jersey ini bagus. Ada batik di jersey putih sebagai identitas tradisional. Menurut saya, hal ini bisa membantu pemain timnas Indonesia memahami yang mereka wakili,” katanya.
Ia juga menilai warna merah pada jersey kandang menggambarkan karakter kuat tim nasional. “Warna merah itu sempurna. Itu menjelaskan siapa kita. Kita adalah negeri yang kuat dengan warna yang kuat pula,” ujarnya.
Kelme memasarkan jersey tersebut dalam dua versi, yakni player issue seharga sekitar Rp 1,45 juta dan replica issue sekitar Rp 749 ribu. Suporter dapat membeli jersey tersebut dalam festival peluncuran yang berlangsung di kawasan SUGBK hingga 15 Maret 2026. Jersey baru tersebut dijadwalkan menjalani debut saat timnas Indonesia tampil dalam ajang FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada akhir Maret mendatang.







