Kualitas Udara di Surabaya Paling Tidak Sehat di Indonesia
Kualitas udara di Surabaya terpantau paling tidak sehat di Indonesia pagi ini. Berdasarkan data dari situs IQAir pada pukul 07.05 WIB, indeks kualitas udara (AQI) Surabaya mencapai lebih dari 150, yang termasuk dalam kategori tidak sehat. Tangerang Selatan dan Jakarta juga berada dalam kategori serupa.
Dalam kondisi kualitas udara yang tidak sehat, masyarakat umum, terutama kelompok sensitif seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, atau penderita penyakit jantung dan paru-paru, rentan mengalami efek kesehatan. IQAir menjelaskan bahwa ketika kualitas udara dikategorikan tidak sehat, masyarakat umum, terutama kelompok yang sensitif, mungkin mulai mengalami efek kesehatan.
IQAir menyarankan agar masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan dalam kondisi ini. Selain itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) beberapa kali mengimbau masyarakat untuk menggunakan masker, khususnya jika berada di lokasi dengan tingkat pencemaran udara tinggi.
Daftar Lima Kota dengan Kualitas Udara Terburuk
Berikut adalah daftar lima kota di Indonesia dengan kualitas udara terburuk pagi ini:
- Surabaya, Jawa Timur, dengan poin AQI 184 atau dalam kategori tidak sehat
- Tangerang Selatan, Banten, dengan poin AQI 179 atau dalam kategori tidak sehat
- Jakarta, dengan poin AQI 153 atau dalam kategori tidak sehat
- Bandung, Jawa Barat, dengan poin AQI 102 atau dalam kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif
- Tangerang, Banten, dengan poin AQI 94 atau dalam kategori sedang
Sementara itu, Kota Palangkaraya di Kalimantan Tengah memiliki kualitas udara paling sehat pagi ini dengan poin AQI 38. Dengan poin AQI tersebut, kualitas udara Palangkaraya tergolong baik. Kemudian disusul Kota Pekanbaru di Riau dengan poin AQI 51, namun masuk kategori sedang.
Kualitas Udara yang Baik dan Aktivitas di Luar Ruangan
Kualitas udara yang tergolong baik dinilai menjadi waktu yang tepat untuk beraktivitas di luar ruangan. “Ini adalah waktu yang ideal untuk melakukan aktivitas di luar ruangan dengan sedikit atau tanpa risiko yang ditimbulkan oleh udara yang dihirup,” demikian pernyataan IQAir.
Di lingkup global, kota besar dengan kualitas udara terbaik memiliki poin AQI 0, tepatnya di Oslo, Norwegia. Selain itu ada pula Stockholm di Swedia dengan poin AQI 4 dan Melbourne di Australia dengan poin AQI 9. Kualitas udara ketiganya tergolong baik.
Kualitas Udara yang Sangat Tidak Sehat di Dunia
Berbanding terbalik dengan keadaan tersebut, kualitas udara di Chiang Mai, Thailand, tergolong sangat tidak sehat dan menjadi yang terburuk di dunia pagi ini. Berikut daftarnya:
- Chiang Mai, Thailand, dengan poin AQI 208 atau dalam kategori sangat tidak sehat
- Hanoi, Vietnam, dengan poin AQI 172 atau dalam kategori tidak sehat
- Kinshasa, Republik Demokratik Kongo, dengan poin AQI 157 atau dalam kategori tidak sehat
- Riyadh, Arab Saudi, dengan poin AQI 155 atau dalam kategori tidak sehat
- Jakarta, Indonesia, dengan poin AQI 153 atau dalam kategori tidak sehat
Penjelasan Mengenai Indeks AQI
Indeks AQI merupakan konsentrasi polutan udara yang menunjukkan kategori kualitas udara. Rumus indeks mempertimbangkan enam polutan utama, yaitu PM2.5, PM10, karbon monoksida, sulfur dioksida, nitrogen dioksida, dan ozon permukaan tanah.
Angka AQI keseluruhan pada waktu tertentu ditentukan oleh polutan paling berisiko dengan angka AQI paling tinggi. Indeks AQI berkisar dari 0 sampai 500 dengan pembagian enam kategori:
- Baik: 0–50
- Sedang: 51–100
- Tidak sehat untuk kelompok sensitif: 101–150
- Tidak sehat: 151–200
- Sangat tidak sehat: 200–299
- Berbahaya: 300–500
Kualitas udara dalam kategori sangat tidak sehat dapat merugikan kesehatan pada sejumlah segmen populasi yang terpapar. Sementara itu, kualitas udara kategori berbahaya dapat merugikan kesehatan yang serius pada populasi manusia.







