Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Pengusaha Konten Pernikahan Gen Z: Tren Terbaru

    3 April 2026

    Polisi dan warga evakuasi papan reklame roboh di Lamongan

    3 April 2026

    8 Fenomena Langit April 2026 yang Bisa Dilihat dari Indonesia

    3 April 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Jumat, 3 April 2026
    Trending
    • Pengusaha Konten Pernikahan Gen Z: Tren Terbaru
    • Polisi dan warga evakuasi papan reklame roboh di Lamongan
    • 8 Fenomena Langit April 2026 yang Bisa Dilihat dari Indonesia
    • 5 Berita Terpopuler: Unggahan Pertama Sheila Dara dan Foto Viral Richard Lee
    • Harga batubara melonjak, rekomendasi saham analis untuk pekan ini
    • Siapa Saja yang Rentan Terkena Campak? Cek Apakah Kamu Termasuk!
    • 7 Dampak Negatif Minum Jus Seledri Berlebihan
    • 20 Titik Nobar Final FIFA 2026: Timnas Indonesia vs Bulgaria di Bandung Malam Ini
    • Kata-kata penting di kapal Disney Cruise Line yang harus diketahui
    • Jadwal SIM Keliling Tangerang Banten Hari Ini, Senin 30 Maret 2026: Lokasi Terbaru
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Kuliner»Kuliner Hawker Singapura Menggema di Jakarta, Apa Rahasianya?

    Kuliner Hawker Singapura Menggema di Jakarta, Apa Rahasianya?

    adm_imradm_imr9 Maret 20262 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Konsep Kuliner Hawker Mulai Menyebar di Jakarta

    Konsep kuliner hawker yang identik dengan kehidupan sehari-hari masyarakat Singapura kini mulai hadir di Jakarta. Dalam beberapa tahun terakhir, restoran yang menawarkan hidangan khas hawker semakin mudah ditemukan di pusat perbelanjaan maupun kawasan kuliner ibu kota. Menu yang ditawarkan pun beragam, mulai dari mie kuah, wonton noodles, hingga berbagai comfort food sederhana yang praktis namun kaya rasa.

    Popularitas makanan ala hawker tidak lepas dari karakter hidangannya yang sederhana dan cepat disajikan, tetapi tetap memiliki cita rasa kuat. Banyak di antaranya berasal dari resep tradisional yang telah lama berkembang di Singapura. Sejumlah merek kuliner asal Singapura pun mulai membuka gerai di Jakarta. Salah satunya adalah restoran mie Encik Tan yang baru hadir di ibu kota.

    Masuknya restoran dengan konsep tersebut mencerminkan tren yang lebih luas. Pasar kuliner Indonesia dinilai semakin terbuka terhadap berbagai konsep makanan dari negara lain di Asia. Bagi sebagian orang, istilah hawker mungkin sudah cukup familiar, terutama bagi yang pernah berkunjung ke Singapura atau negara Asia lainnya.

    Secara sederhana, hawker merujuk pada kios atau warung makanan yang menjual berbagai hidangan dengan harga terjangkau. Di Singapura, hawker biasanya terkumpul dalam satu area yang dikenal sebagai hawker centre, yaitu pusat makanan yang berisi berbagai kios kuliner lokal. Tempat makan ini umumnya berada di lokasi strategis seperti kawasan permukiman, pusat perkantoran, hingga area komersial.

    Beragam hidangan dapat ditemukan di satu tempat, menjadikannya destinasi favorit bagi masyarakat untuk makan sehari-hari. Bagi banyak warga Singapura, hawker bukan sekadar tempat makan, tetapi juga ruang sosial untuk berkumpul dan berbincang bersama keluarga maupun teman.

    Seiring waktu, konsep makanan hawker mulai diadaptasi ke dalam format restoran modern. Hidangan yang sebelumnya dijual di kios kecil kini disajikan dalam bentuk restoran cepat saji atau quick service restaurant yang lebih sesuai dengan lingkungan pusat perbelanjaan dan gaya hidup urban. Menu yang disajikan umumnya tetap mempertahankan ciri khas makanan hawker, seperti mie kuah gurih, sup hangat, serta berbagai hidangan sederhana yang mengenyangkan.

    Model restoran seperti ini dinilai lebih praktis bagi masyarakat kota besar yang menginginkan makanan cepat namun tetap memiliki cita rasa khas.

    Jakarta dan Tren Kuliner Asia

    Jakarta sendiri dikenal memiliki dinamika kuliner yang cukup tinggi. Berbagai brand makanan dari Jepang, Korea, Thailand, hingga Singapura terus bermunculan di kota ini. Pertumbuhan kelas menengah, budaya makan di luar rumah, serta berkembangnya pusat perbelanjaan yang juga menjadi destinasi kuliner turut mendorong tren tersebut.

    Founder Fei Siong Group, Tan Kim Siong, mengatakan Indonesia memiliki karakter pasar yang cukup dekat dengan budaya kuliner Singapura. Masyarakat di kedua negara dinilai memiliki kebiasaan menikmati hidangan sederhana yang hangat dan mudah diakses. “Jakarta merupakan pilihan alami untuk ekspansi internasional pertama karena karakter pasar yang dinamis serta keterbukaannya terhadap comfort food khas Asia,” katanya.

    Executive Director Fei Siong Group, Tan Kim Leng, menilai Jakarta merupakan kota yang cukup terbuka terhadap berbagai jenis makanan Asia. “Minat masyarakat terhadap comfort food khas Asia cukup tinggi, dan Jakarta merupakan salah satu kota dengan dinamika kuliner yang aktif di kawasan ini,” ujarnya.

    Jakarta memiliki pasar yang besar, terutama dari kalangan anak muda yang terbuka terhadap pengalaman kuliner baru. “Banyak turis datang ke Singapura, termasuk dari Indonesia. Ketika mereka berkunjung ke kedai kami, ada yang mengatakan jika kami membuka cabang di Indonesia mereka pasti akan datang. Itu yang mendorong kami memulai perjalanan pertama di sini,” ujarnya.

    Jakarta dipilih sebagai kota pembuka karena dinilai memiliki populasi besar serta pasar kuliner yang dinamis. Selain itu, kawasan pusat perbelanjaan seperti PIK dinilai memiliki komunitas pelanggan yang kuat dan terbiasa dengan konsep kuliner internasional. Ia menambahkan, meski berasal dari Singapura, sejumlah hidangan biasanya tetap disesuaikan dengan selera konsumen lokal. Penyesuaian tersebut dapat mencakup tingkat rasa, komposisi menu, hingga penggunaan bahan yang lebih familiar bagi masyarakat Indonesia.

    Selain itu, konsep restoran cepat juga menjadi salah satu daya tarik di kota besar seperti Jakarta. Model quick service restaurant memungkinkan pengunjung menikmati makanan dengan waktu tunggu yang relatif singkat. Konsep ini dinilai sesuai dengan gaya hidup masyarakat urban yang sering mencari makanan praktis namun tetap memiliki cita rasa khas.

    “Tren ini diperkirakan akan terus berkembang seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap beragam pilihan kuliner Asia di kota-kota besar,” katanya.


    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    7 Dampak Negatif Minum Jus Seledri Berlebihan

    By adm_imr3 April 20261 Views

    Smoothie atau Jus, Mana yang Lebih Sehat?

    By adm_imr3 April 20261 Views

    30 Kata-kata Halal Bihalal untuk Guru: Santun dan Penuh Doa dalam Berbagai Kategori

    By adm_imr3 April 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Pengusaha Konten Pernikahan Gen Z: Tren Terbaru

    3 April 2026

    Polisi dan warga evakuasi papan reklame roboh di Lamongan

    3 April 2026

    8 Fenomena Langit April 2026 yang Bisa Dilihat dari Indonesia

    3 April 2026

    5 Berita Terpopuler: Unggahan Pertama Sheila Dara dan Foto Viral Richard Lee

    3 April 2026
    Berita Populer

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    Kabupaten Malang 27 Maret 2026

    Kabupaten Malang— Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang tengah menyiapkan perubahan status dua Unit Pelaksana Teknis…

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026

    Halal Bihalal Dinkes Kab. Malang, Bupati Sanusi Bahas Puskesmas Resik dan Tunggu Kebijakan WFH

    27 Maret 2026

    Buka Musrenbang RKPD 2027, Wali Kota Malang Tekankan Kolaborasi dan Pembangunan Inklusif

    31 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?