Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Stok BBM Sulawesi Aman, Pertamina Minta Warga Hentikan Pembelian Berlebihan dan Tidak Percaya Informasi Palsu

    7 April 2026

    ASDP Ketapang Banyuwangi Siapkan 34 Kapal Hadapi Puncak Arus Balik Lebaran, Pengendara Naik 57%

    7 April 2026

    Kemenkum Selidiki Pelanggaran Hak Cipta Musik di Platform Digital

    7 April 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Selasa, 7 April 2026
    Trending
    • Stok BBM Sulawesi Aman, Pertamina Minta Warga Hentikan Pembelian Berlebihan dan Tidak Percaya Informasi Palsu
    • ASDP Ketapang Banyuwangi Siapkan 34 Kapal Hadapi Puncak Arus Balik Lebaran, Pengendara Naik 57%
    • Kemenkum Selidiki Pelanggaran Hak Cipta Musik di Platform Digital
    • Bansos PKH dan BPNT Tahap 2 Cair April 2026, Ini Cara Cek NIK KTP
    • 10 tempat beli kue kering viral di Jakarta
    • Maut Menghancurkan Maria Simaremare, Staf Bawaslu Tewas Dibunuh Pacar
    • Jadwal Feri KMP Manta II Nunukan-Sebatik April 2026, Cek Harga Terbaru
    • Profil Dea Annisa, Artis Viral yang Jadi Tulang Punggung Keluarga, Menolak Dijuluki Sapi Perah Sejak Kecil
    • Tidak semua tahu, BBM yang disimpan lama kualitasnya menurun
    • Bukan Paling Mahal, Tipe Ini Jadi Favorit Penjualan Suzuki APV
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Olahraga»Maut Menghancurkan Maria Simaremare, Staf Bawaslu Tewas Dibunuh Pacar

    Maut Menghancurkan Maria Simaremare, Staf Bawaslu Tewas Dibunuh Pacar

    adm_imradm_imr7 April 20260 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Kasus Pembunuhan Staf Bawaslu yang Menggegerkan

    Kasus pembunuhan seorang staf Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten OKU Selatan, Sumatera Selatan, Maria Simaremare (38), menghebohkan masyarakat. Kejadian ini terjadi di rumah kontrakannya di Perumahan Bukit Berlian, Desa Pelangki, Kecamatan Muaradua, pada Rabu (25/3/2026). Maria ditemukan dalam kondisi mengenaskan dengan luka gorok di leher.

    Tersangka Ditangkap di Palembang

    Pelaku kasus ini, berinisial SHLN, ditangkap oleh pihak kepolisian di Kota Palembang pada Sabtu (28/3/2026). Pelaku merupakan kekasih korban yang sudah menjalin hubungan asmara selama dua tahun. Diketahui, pelaku dan korban sempat terlibat cekcok sebelum kejadian pembunuhan tersebut.

    Menurut pernyataan Kapolres OKU Selatan AKBP I Made Redi Hartana, pelaku tersinggung atas ucapan Maria sehingga nekat menghabisi nyawa kekasihnya. “Motif pembunuhan ini disertai, diikuti atau didahului dengan tindak pidana lain yaitu karena korban melontarkan perkataan meremehkan atau caci maki yang menimbulkan ketersinggungan pelaku,” ujarnya.

    Setelah memastikan korban meninggal, pelaku berusaha menghilangkan jejak dengan membersihkan darah di tubuhnya. Ia juga membawa kabur sejumlah barang milik korban, seperti laptop, handphone, dompet berisi uang tunai Rp700 ribu beserta dokumen penting, serta sepeda motor milik korban.

    Penemuan Jenazah Maria

    Jenazah Maria pertama kali ditemukan oleh warga sekitar yang curiga karena korban tidak terlihat beraktivitas sejak sehari sebelumnya dan tidak merespons saat dipanggil. Korban ditemukan dalam kondisi tergeletak di dalam kamar. Warga kemudian melaporkan temuan tersebut ke pihak kepolisian.

    Petugas melakukan pengamanan lokasi hingga pengumpulan keterangan saksi di sekitar tempat kejadian. Dari hasil pemeriksaan awal di TKP, polisi menemukan adanya luka serius di bagian leher korban. Jenazah korban selanjutnya dibawa ke RSUD Muaradua untuk menjalani Visum et Repertum (VER) guna memastikan penyebab kematian secara ilmiah.

    Polisi juga telah berkoordinasi dengan pihak keluarga korban yang berada di luar daerah. Jenazah Maria kini telah dimakamkan di Bagan Batu, Kabupaten Rokan Hilir, Riau.

    Hasil Autopsi yang Menyedihkan

    Berdasarkan hasil autopsi yang dilakukan dokter forensik, terdapat luka yang bervariasi pada tubuh korban. Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Nandang Mu’min Wijaya, menyampaikan bahwa pada pemeriksaan luar ditemukan korban mengalami memar, lecet, bintik perdarahan, hingga luka robek menganga.

    “Pada pemeriksaan luar terdapat luka memar pada dahi serta bahu kanan dan kiri. Terdapat luka lecet pada dagu, lengan kanan bawah, serta bibir bagian atas dan bawah pola cetakan gigi,” ujar Nandang, Jumat (27/3/2026).

    “Terdapat juga bintik perdarahan pada kelopak atas bawah mata kanan dan kiri, serta pada seluruh wajah. Kebiruan pada ujung jari tangan kanan dan kiri, terdapat pucat pada ujung jari dan kaki, serta luka terbuka yang sudah dijahit dengan 33 jahitan,” imbuhnya.

    Sedangkan untuk pemeriksaan dalam, luka yang ditimbulkan tergolong serius yang mengindikasikan korban mengalami kekerasan cukup berat. Dokter forensik RS Bhayangkara Moh Hasan menemukan resapan darah pada bagian dalam kulit kepala korban yang menunjukkan adanya benturan keras. Selain itu, terdapat kerusakan fatal pada saluran pernapasan yang terputus disertai patah tulang leher.

    Pemeriksaan juga menemukan bintik-bintik perdarahan pada permukaan organ vital seperti paru-paru, jantung, dan hati, yang mengindikasikan adanya tekanan atau trauma hebat sebelum korban meninggal dunia. Dari hasil tersebut, penyebab kematian korban diduga kuat adalah mati lemas atau terhalangnya udara masuk ke saluran napas, disertai dengan luka sayat pada leher yang menyebabkan putusnya pembuluh darah.

    “Setelah diautopsi, jenazah dikembalikan ke keluarganya,” katanya. Kombes Nandang menegaskan bahwa penanganan kasus ini dilakukan secara profesional dan sesuai prosedur yang berlaku.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Berita Arema FC Terkini: Kekurangan Pemain Asing, Walisson Maia Tunggu Hasil Tes Medis

    By adm_imr7 April 202648 Views

    Fakta Pembunuhan Maria Simaremare, Pelaku Suharlan Masih Berkeliaran Dua Tahun

    By adm_imr7 April 20261 Views

    Resmi! 14 Pemain Timnas Futsal Indonesia di Piala AFF 2026

    By adm_imr7 April 20264 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Stok BBM Sulawesi Aman, Pertamina Minta Warga Hentikan Pembelian Berlebihan dan Tidak Percaya Informasi Palsu

    7 April 2026

    ASDP Ketapang Banyuwangi Siapkan 34 Kapal Hadapi Puncak Arus Balik Lebaran, Pengendara Naik 57%

    7 April 2026

    Kemenkum Selidiki Pelanggaran Hak Cipta Musik di Platform Digital

    7 April 2026

    Bansos PKH dan BPNT Tahap 2 Cair April 2026, Ini Cara Cek NIK KTP

    7 April 2026
    Berita Populer

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    Kabupaten Malang 27 Maret 2026

    Kabupaten Malang— Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang tengah menyiapkan perubahan status dua Unit Pelaksana Teknis…

    Karcis Masuk Pantai Pasir Panjang Disorot, Transparansi Retribusi Dipertanyakan

    7 April 2026

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026

    Halal Bihalal Dinkes Kab. Malang, Bupati Sanusi Bahas Puskesmas Resik dan Tunggu Kebijakan WFH

    27 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?