Tes Pramusim MotoGP 2026: Kondisi Marc Marquez dan Persaingan yang Dinanti
Tes pramusim pertama MotoGP 2026 yang digelar di Sirkuit Sepang, Malaysia, telah memberikan gambaran awal mengenai persaingan yang akan terjadi pada musim depan. Salah satu pembalap legendaris asal Jepang, Nobuatsu Aoki, memberikan pendapatnya tentang performa para pembalap dan motor yang digunakan.
Aoki, yang pernah finis di posisi ketiga klasemen pada era GP500 tahun 1997, menilai bahwa Marc Marquez, pembalap Ducati Lenovo, masih dalam kondisi prima meski baru saja menjalani operasi bahu setelah kecelakaan dalam balapan MotoGP Indonesia tahun lalu. Selama tes pramusim di Sirkuit Sepang, Marquez berhasil menyelesaikan tes dengan urutan keempat secara keseluruhan dalam tiga hari.
“Marc Marquez tampaknya dalam kondisi prima tahun ini,” ujar Aoki. “Dia finis di posisi keempat secara keseluruhan dalam tiga hari, tetapi cara dia menghadapi program dengan tenang dan santai sungguh luar biasa, benar-benar mengesankan.”
Aoki juga hadir langsung selama tes pramusim di Sirkuit Sepang dan memberikan pandangan mengenai motor Desmosedici GP26. Ia menyatakan bahwa saat ini belum jelas apakah motor tersebut dapat disebut sebagai model 2026. Spesifikasi pasti kemungkinan akan ditentukan setelah tes berikutnya di Thailand (21-22 Februari).
Meskipun Bagnaia dan Marquez tidak tampil mencolok selama tes tiga hari di Sepang, keduanya menunjukkan tekad dan komitmen untuk melesat di atas GP26. “Mereka tidak melakukan sesuatu yang mencolok, tetapi mereka bersepeda dengan kecepatan yang mantap dan jujur, mengamati situasi, dan menunjukkan keseriusan tim resmi,” ucap Aoki.
Menurut Aoki, persaingan kejuaraan dunia MotoGP 2026 masih akan menjadi milik Marquez bersaudara. Alex Marquez dinilai cukup menakutkan bagi para pesaingnya. “Marc tenang dan terkendali. Alex rileks. Menurut saya, Marc masih memiliki keunggulan, tapi tahun ini sepertinya akan menjadi pertarungan gelar juara antara Marquez saudara,” kata Aoki.
Perubahan Besar di MotoGP 2027
Aoki juga membahas peralihan besar yang akan terjadi di MotoGP 2027, yaitu penurunan spesifikasi mesin menjadi 850cc. Selain itu, ia menyebutkan adanya transfer besar-besaran yang akan menarik perhatian. Salah satunya adalah rumor Francesco Bagnaia yang akan hengkang dari Ducati ke Aprilia.
“Ada rumor bahwa Bagnaia akan pindah dari Ducati ke Aprilia, Jorge Martín dari Aprilia ke Yamaha, Fabio Quartararo dari Yamaha ke Honda, Pedro Acosta dari KTM ke Ducati, dan Alex Marquez dari Ducati ke KTM,” ujar Aoki. “Jika transfer ini terwujud, itu akan menjadi perombakan besar.”
Nama-nama yang disebutkan Aoki merupakan tiga pembalap dengan peraih titel juara dunia MotoGP. Menurutnya, perpindahan pembalap dari tim ke tim lainnya akan sangat menarik. “Secara pribadi, saya pikir transfer apa pun akan menarik. Yang tampaknya sangat cocok adalah Aprilia milik Bagnaia dan Ducati milik Acosta,” kata Aoki.
“Bagnaia adalah tipe pembalap yang bisa mengendarai motor apa pun, dan tampaknya cocok dengan Aprilia, yang merupakan motor untuk tikungan. Jika Acosta mengendarai Ducati, dia seharusnya bisa memanfaatkan kemampuan pengereman alaminya dengan baik. Namun, ini masih terlalu dini,” pungkasnya.
Namun, dilaporkan oleh Corsedimoto, harapan Aprilia mengharapkan Bagnaia prosesnya tidak mudah karena diperlukan dana besar untuk menggaet juara dunia MotoGP dua kali itu.







