Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    BERITA TERKINI Arema FC vs Bali United: Pertarungan Sengit, 1 Menit 2 Gol Bunuh Diri Tercipta

    14 Maret 2026

    5 cara hindari kendaraan mogok saat mudik

    14 Maret 2026

    Persebaya Dihancurkan Borneo FC 5-1, Torehkan Rekor Buruk Lagi

    14 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Sabtu, 14 Maret 2026
    Trending
    • BERITA TERKINI Arema FC vs Bali United: Pertarungan Sengit, 1 Menit 2 Gol Bunuh Diri Tercipta
    • 5 cara hindari kendaraan mogok saat mudik
    • Persebaya Dihancurkan Borneo FC 5-1, Torehkan Rekor Buruk Lagi
    • Membuat Air Lebih Manusia untuk Cegah Bencana
    • Kepsek Dilaporkan Diancam Oknum Media, Polres Magetan: Butuh Bukti!
    • Skor Babak Pertama Borneo FC vs Persebaya: Bajul Ijo Tertinggal 1-0 dari Gol Juan Villa
    • Tiga Siswi SMK dan Tiga Pria Digerebek di Hotel, Ada Cuci Kampung
    • 5 Tips Belanja Bulanan untuk Keuangan Hemat dan Terkendali
    • Masyarakat Diminta Tenang, Stok BBM Nasional Aman
    • Jadwal Tinju Dunia: Pertarungan Inoue vs Nakatani Bakal Seru
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Kesehatan»Naskah Ceramah Tarawih 5 Ramadan 1447 H/2026: Menggembirakan Pendengaran di Bulan Suci

    Naskah Ceramah Tarawih 5 Ramadan 1447 H/2026: Menggembirakan Pendengaran di Bulan Suci

    adm_imradm_imr27 Februari 20262 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Bulan Ramadan: Mempuasakan Telinga sebagai Ibadah

    Bulan Ramadan, yang merupakan bulan istimewa dan penuh keistimewaan dibandingkan dengan bulan-bulan lainnya, tengah berjalan. Di bulan ini, setiap muslim dianjurkan untuk menjalankan ibadah dengan keseriusan dan ketulusan. Puasa menjadi salah satu bentuk ibadah yang memiliki pahala luar biasa, bahkan lebih besar dari ibadah-ibadah lainnya.

    Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim, Rasulullah SAW bersabda:

    “Seluruh amal ibadah bani Adam adalah miliknya, dan setiap kebaikan akan dibalas 10x lipat hingga 700x lipat. Kecuali ibadah puasa, ia adalah milik Allah dan akan langsung dibalas. Sebabnya pahala yang banyak dari seseorang yang telah menahan diri dari syahwat makanan dan minuman karena Allah semata. Ada 2 kegembiraan saat seseorang yang berpuasa, kegembiraan saat berbuka, dan saat bertemu dengan Allah.”

    Pernyataan ini menjadi tolak ukur penting bagi setiap muslim yang menjalankan puasa. Bukan hanya sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga memiliki andil di sisi Tuhan jika dilakukan dengan sungguh-sungguh. Dengan demikian, dalam bulan yang penuh ampunan ini, setiap amal kecil pun akan diterima dan dilipatgandakan pahalanya.

    Berbagai Amalan dalam Bulan Ramadan

    Salah satu amalan yang bisa dilakukan dalam bulan Ramadan adalah mendengarkan kultum atau ceramah. Selain itu, kamu juga bisa memberikan kultum atau ceramah singkat untuk mengisi bulan Ramadan. Bagi yang membutuhkan contoh kultum atau ceramah singkat di awal puasa, berikut ini adalah naskah kultum Ramadhan dengan tema “Mempuasakan Telinga di Bulan Ramadan”.

    “Mempuasakan Telinga di Bulan Ramadan”

    Jamaah yang dimuliakan Allah,

    Telinga adalah salah satu alat informasi dan pengetahuan bagi seseorang. Telinga adalah jendela ilmu dan ilmu terbaik bagi telinga yang sadar akan diiringi dengan zikir. Mendengar kebenaran menambah kemantapan pijakan hati di atas kebenaran, sedang mendengar kebatilan akan mewariskan dampak-dampak kebatilan ke dalam hati.

    Kedudukan telinga yang begitu tinggi di antara anggota tubuh dalam menerima sebuah informasi, menjadikan dirinya disebut pertama kali dalam Al-Qur’an. Allah berkata, “Sesungguhnya pendengaran, penglihatan, dan hati, semuanya itu akan dimintai pertanggungjawabannya.” (al-Isrâ’: 36). Di samping itu, dalam ayat ini secara tegas Allah akan meminta pertanggungjawaban telinga tentang apa yang ia dengar.

    Karena itu, tidak semua informasi pantas dan layak untuk didengar oleh seorang mukmin yang bertakwa. Terlebih jika dalam kondisi ia sedang berpuasa. Seorang yang berpuasa didik untuk mampu menahan telinganya dari mendengarkan berbagai hal yang tidak diperbolehkan oleh syarak. Karena tidak semua suara pantas untuk didengar.

    Peran Telinga dalam Ibadah

    Baik di bulan puasa atau di luar bulan puasa, kita dituntut mampu memaksimalkan anggota tubuh untuk beribadah kepada Allah. Pendengaran kita, diisi dengan mendengarkan Al-Qur’an, tausiyah, nasihat, dan perkataan yang baik, sebab ternyata, kebanyakan orang menyia-nyiakan pendengarannya dalam hal-hal yang tidak benar. Mereka layaknya hewan, karena tidak mampu memfungsikan pendengarannya dengan baik.

    Allah berkata, “Atau apakah kamu mengira bahwa kebanyakan mereka itu mendengar atau memahami. Mereka itu tidak lain hanyalah binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat jalannya (dari binatang ternak itu).” (al-Furqân: 44).

    Di antara mereka ada yang memenuhi telinganya dengan nyanyian yang diharamkan, atau informasi penuh dosa. Mereka menutupi telinganya dari mendengar Al-Qur’an, sunnah Nabi, atau tausiyah kebenaran. Berbeda dengan perilaku para salafus saleh, di mana mereka sangat rindu untuk mendengarkan kalam ilahi, sunnah Rasulullah, dan nasehat para ulama. Tidak sedikit mereka yang menangis karena terbawa dengan apa yang mereka dengar.

    Karenanya Allah memuji orang-orang yang mampu menggunakan telinganya untuk mendengarkan kebaikan. Allah berkata, “Dan, apabila mereka mendengarkan apa yang diturunkan kepada Rasul (Muhammad), kamu lihat mata mereka mencucurkan air mata disebabkan kebenaran (Al-Qur’an) yang telah mereka ketahui.” (al-Ma’idah: 83)

    Menjaga Telinga dari Suara yang Tidak Baik

    Dengan demikian, puasa telinga adalah dengan mencegahnya dari mendengar suara-suara atau perkataan yang tidak baik; seperti mendengarkan gosip, gunjingan, umpatan, dan suara atau perkataan buruk lainnya. Karena setiap sesuatu yang dilarang untuk diucapkan, juga dilarang untuk didengarkan. Ini sungguh tidak mudah, karena manusia adalah makhluk informatif yang senang kepada segala informasi.

    Kalau tidak sadar dan berhati-hati, kita akan lebih senang mendengarkan informasi yang berbau fitnah, gunjingan, ghibah, dan sejenisnya. Di samping itu, alat informasi terus berkembang, dan pasti setan memasang perangkapnya lewat sarana-sarana semacam itu. Padahal mendengarkan perkataan batil kedudukannya sama dengan orang yang memakan harta secara batil. Keduanya sama keharamannya.

    Dalam Al-Qur’an, Allah berkata, “Mereka gemar mendengar kebohongan dan memakan yang tiada halal.” (al-Maidah 42). Oleh karena itu, untuk menjaga telinga dari suara yang tidak dibenarkan oleh syarak adalah dengan menghindarkan diri dari tempat yang penuh kemungkaran, dan selektif ketika membuka channel atau memilih acara TV, atau radio.

    Karena salah satu karakter orang mukmin, sebagaimana yang Allah jelaskan adalah, “Dan apabila mereka mendengar perkataan yang tidak bermanfaat, mereka berpaling daripadanya dan mereka berkata: ‘Bagi kami amal-amal kami dan bagimu amal-amalmu, kesejahteraan atas dirimu, kami tidak ingin bergaul dengan orang-orang jahil.'” (al-Qhashash: 55).

    Apabila kita tidak mau berpaling, maka hukum kita sama dengan mereka, yakni dianggap melakukan kemaksiatan tersebut. Allah berkata dalam wahyu-Nya, “Jika engkau (tetap duduk bersama mereka), sungguh, engkau pun seperti mereka…” (an-Nisâ’: 140).


    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Sebelum Meninggal, Vidi Aldiano Berharap Sembuh, Sedih Dikabarkan Sakit Parah hingga Pakai Wig

    By adm_imr14 Maret 202616 Views

    Ramalan Zodiak Cancer, Leo, Virgo Hari Ini 5 Maret 2026: Cinta, Karier, Keuangan, Kesehatan

    By adm_imr13 Maret 20269 Views

    Gejala Kanker Ginjal yang Menyebabkan Kematian Vidi Aldiano di Usia 35

    By adm_imr13 Maret 20264 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    BERITA TERKINI Arema FC vs Bali United: Pertarungan Sengit, 1 Menit 2 Gol Bunuh Diri Tercipta

    14 Maret 2026

    5 cara hindari kendaraan mogok saat mudik

    14 Maret 2026

    Persebaya Dihancurkan Borneo FC 5-1, Torehkan Rekor Buruk Lagi

    14 Maret 2026

    Membuat Air Lebih Manusia untuk Cegah Bencana

    14 Maret 2026
    Berita Populer

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    Kabupaten Malang 28 Februari 2026

    Malang – Aparat dari Polres Malang mengungkap dugaan tindak pidana membuat dan menguasai bahan peledak…

    Kejari Kabupaten Malang Geledah Kantor Dispora, Dalami Dugaan Penyelewengan Dana Hibah KONI

    6 Februari 2026

    Jadwal MotoGP Thailand 2026 Live Trans7, Bagnaia Tunjukkan Tanda Bertahan

    1 Maret 2026

    Keluhan Pasien Poli Gigi Puskesmas Arjuno, Kadinkes Kota Malang Beri Penjelasan

    6 Februari 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?