Sholat Taubat: Tata Cara dan Bacaan Niat serta Doanya
Sholat taubat merupakan salah satu bentuk ibadah sunnah yang dianjurkan bagi umat Islam untuk memohon ampunan kepada Allah SWT atas dosa-dosa yang telah dilakukan. Ibadah ini memiliki keistimewaan khusus karena dianggap sebagai cara untuk menjalankan taubat nasuha, yaitu taubat yang tulus dan sungguh-sungguh.
Niat Sholat Taubat
Niat adalah langkah awal dalam melaksanakan sholat taubat. Niat tersebut harus dibacakan dengan benar dan jelas sebelum memulai sholat. Berikut bacaan niat sholat taubat:
Arab:
أُصَلِّي سُنَّةَ التَّوْبَةِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ لِلَّهِ تَعَالَى
Latin:
“Usholli sunnatat taubati rok’ataini mustaqbilal qiblati lillaahitaala.”
Artinya:
“Saya berniat melakukan sholat sunnah tobat dua rakaat dengan menghadap kiblat karena Allah SWT.”
Tata Cara Sholat Taubat
Berikut langkah-langkah dalam melaksanakan sholat taubat:
Membaca niat sholat taubat
Sebelum memulai sholat, bacalah niat dengan penuh kesadaran dan keyakinan bahwa Anda ingin bertobat.Takbiratul Ihram
Ucapkan “Allahu Akbar” sebagai tanda dimulainya sholat.Doa iftitah (sunah)
Bacalah doa iftitah setelah takbiratul ihram.Membaca surat Al-Fatihah
Setiap rakaat harus diawali dengan membaca surat Al-Fatihah.Membaca surat pilihan dari Alquran
Pilihlah surat pendek atau panjang sesuai kemampuan Anda.Rukuk
Lakukan rukuk sambil membaca tasbih tiga kali.I’tidal
Bangkit dari rukuk sambil membaca doa i’tidal.Sujud
Lakukan sujud sambil membaca tasbih tiga kali.Duduk di antara dua sujud
Baca doa “Robbighfirlii warhamnii…” setelah sujud pertama.Sujud kedua
Lakukan sujud kedua sambil membaca tasbih tiga kali.Melanjutkan rakaat kedua
Ulangi langkah-langkah dari 4 hingga 10 untuk rakaat kedua.Tasyahud akhir
Baca tasyahud akhir setelah selesai rakaat kedua.Salam
Ucapkan salam dengan membaca “Assalamu alaikum wa rahmatullah”.Berdoa untuk memohon ampunan
Setelah salam, lakukan doa memohon ampunan kepada Allah SWT.
Waktu dan Jumlah Rakaat Sholat Taubat
Sholat taubat dapat dilakukan kapan saja, baik siang maupun malam hari. Namun, ada waktu-waktu tertentu yang sebaiknya dihindari, seperti:
- Mulai terbit fajar kedua hingga terbit matahari.
- Ketika matahari naik sepenggalah.
- Ketika matahari berada di tengah-tengah hingga condong.
- Dari sholat Asar hingga matahari tenggelam.
- Ketika menjelang matahari tenggelam hingga sempurna tenggelamnya.
Jumlah rakaat sholat taubat biasanya dua rakaat dan satu kali salam. Namun, beberapa ulama menyarankan untuk melakukan sholat taubat lebih dari dua rakaat jika memungkinkan.
Keutamaan Sholat Taubat
Sholat taubat memiliki banyak keutamaan, termasuk:
- Diampuni kesalahannya oleh Allah SWT.
- Urusan akan dimudahkan.
- Mendapatkan pahala besar.
- Dijanjikan surga oleh Allah SWT di akhirat.
Selain itu, sholat taubat juga menjadi bentuk amal yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW, sehingga memiliki nilai spiritual yang tinggi.
Bacaan Doa dan Dzikir Sholat Taubat
Untuk semakin memperkuat keimanan dan kesungguhan dalam melaksanakan sholat taubat, disarankan untuk membaca istighfar dan zikir menyebut asmaul husna-Nya. Salah satu doa yang sering dibaca adalah:
Bacaan Istighfar:
أسْتَغْفِرُ اللّهَ الْعَظِيمَ الَّذِي لا إلَهَ إلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ وَأتُوبُ إلَيْه
Artinya:
“Aku meminta pengampunan kepada Allah yang tidak ada tuhan selain Dia Yang Maha Hidup dan Berdiri Sendiri dan aku bertaubat kepadanya.”
Selain itu, doa sholat taubat juga bisa dibaca setelah sholat, seperti:
Doa Sholat Taubat:
اللهم أنت ربي لا إله إلا أنت، خلقتنى وأنا عبدي، وأنا على عهدك ووعدك استطعت، أستعذ بيك من شر ما صنعت، أبوء لك بنعمتك علي، وأبوء بذنبي، فاغفر لي فإن لا يغفر الذنوب إلا أنت.
Artinya:
“Ya Allah Engkau adalah Tuhanku. Tidak ada sesembahan yang berhak sebagai Engkau. Engkau yang menciptakanku, sedang aku adalam hamba-Mu dan aku di atas ikatan janji-Mu dan akan dipindahkannya dengan semampuku. Aku berlindung dari segala sesuatu yang ingin aku perbuat, aku inginmu nikmat terhadap diriku dan aku mengakui dosaku pada-Mu, maka ampunilah aku. Sesungguhnya tiada yang mengampuni segala dosa kecuali Engkau.”







