Program Buka Puasa Bersama Warga Binaan Lapas Kelas IIB Tulungagung
Selama Bulan Ramadan 2026, warga binaan di Lapas Kelas IIB Tulungagung mengikuti program khusus buka puasa bersama keluarga. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk perkuatan hubungan antara warga binaan dan keluarga mereka, terutama dalam suasana yang penuh makna dan kehangatan.
Program buka puasa bersama digelar dua kali selama bulan suci tersebut, dengan masing-masing sesi diisi oleh keluarga yang ingin berbagi momen istimewa bersama anggota keluarga yang sedang menjalani pembinaan. Dalam sesi pertama yang berlangsung pada Selasa (3/3/2026), sebanyak 70 keluarga hadir untuk berbuka puasa bersama warga binaan. Setiap warga binaan dapat dikunjungi maksimal empat orang dari keluarga, sehingga total jumlah peserta mencapai 70 keluarga.
Pada hari itu, suasana di aula lapas terasa sangat berbeda dibanding biasanya. Suasana yang biasanya sepi menjadi penuh haru dan kebahagiaan. Para keluarga datang untuk melepas rindu, bahkan ada yang membawa anak-anak kecil agar bisa bertemu dengan orang tua mereka yang sedang menjalani masa pembinaan.
Kepala Seksi Bimbingan Narapidana, Anak Didik dan Kegiatan Kerja (Kasi Binadik Giatja) Lapas Tulungagung, Rizal Arbi Fanani menjelaskan bahwa program buka puasa bersama ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi antara warga binaan dan keluarga mereka selama Ramadan. “Buka puasa bersama ini untuk mempererat kembali silaturahmi warga binaan dan keluarganya saat Ramadan,” ujarnya.
Selama Ramadan, jadwal kunjungan reguler dibuka setiap Selasa, Kamis, dan Sabtu mulai pukul 13.30 WIB hingga 15.00 WIB. Pada hari tersebut, tercatat 110 warga binaan menerima kunjungan keluarga. Selain kunjungan reguler, Lapas juga membuka sesi tambahan bagi keluarga yang ingin mengikuti buka puasa bersama. Sesi ini berlangsung mulai pukul 15.30 WIB hingga 17.00 WIB dan dilanjutkan dengan berbuka bersama.
Menu berbuka puasa dibawa langsung oleh masing-masing keluarga yang datang berkunjung. Tidak ada seleksi khusus bagi warga binaan yang ingin mengikuti kegiatan ini. Meski demikian, petugas lapas tetap menerapkan pemeriksaan badan dan barang bawaan secara ketat guna mencegah adanya penyelundupan barang terlarang.
Program buka puasa bersama ini dijadwalkan berlangsung dua kali selama Ramadan. Pelaksanaan kedua direncanakan pada Kamis (12/3/2026) atau Sabtu (14/3/2026). Selama bulan puasa, warga binaan tetap kembali ke kamar masing-masing pada pukul 16.00 WIB dan melaksanakan buka puasa di kamar apabila tidak mengikuti kegiatan bersama.
Sementara itu, pelaksanaan salat tarawih dilakukan secara bergilir per blok hunian karena keterbatasan kapasitas masjid di dalam lapas. “Karena keterbatasan daya tampung masjid salat tarawih dilaksanakan bergilir, karena tidak muat jika dilakukan bersama-sama,” pungkas Rizal.
Salah satu wali warga binaan, sebut saja Siti, warga Kelurahan Jepun, Kecamatan Tulungagung, mengaku bersyukur dapat berbuka puasa bersama putranya di dalam lapas. Ia datang dengan membawa menu ayam yang disiapkan khusus untuk anaknya. “Anak saya kena narkoba, sudah 10 bulan di sini. Ini pertama buka puasa di Lapas,” katanya.







