Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Tips mengenakan hijab motif untuk bukber

    9 Maret 2026

    Berita Buruk Aremania Jelang Laga Arema FC vs Bali United: Bintang Baru Absen Hingga Akhir Musim

    9 Maret 2026

    Tasya Farasya Bongkar Konten Settingan, Dituduh Hancurkan Rezeki Orang

    9 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Senin, 9 Maret 2026
    Trending
    • Tips mengenakan hijab motif untuk bukber
    • Berita Buruk Aremania Jelang Laga Arema FC vs Bali United: Bintang Baru Absen Hingga Akhir Musim
    • Tasya Farasya Bongkar Konten Settingan, Dituduh Hancurkan Rezeki Orang
    • Jadwal Bus AKAP Bali ke Jawa Selasa (3/3), Tiket Mudik Segera Dibuka!
    • Bahlil Bicara Nasib Dua Kapal Pertamina di Selat Hormuz
    • Bak Petir Siang Bolong, Fairuz A Rafiq Bereaksi Usai Kakaknya Kena OTT KPK
    • Bikin panas! Pengurus Maung Bandung kritik tajam wasit laga Persebaya vs Persib
    • 5 Mobil Ertiga Bekas Murah di Bawah 100 Juta untuk Keluarga
    • Pesantren Ramadan Rohis Indonesia 2026 Digelar di MAJT Semarang, Diikuti 7.000 Pelajar
    • Harga HP Samsung S26 Ultra, Ponsel Termahal dalam Seri, Lihat Harga dan Spesifikasi
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Uncategorized»Pendidikan Tetap Jadi Prioritas, Pemerintah Bantah Pemangkasan

    Pendidikan Tetap Jadi Prioritas, Pemerintah Bantah Pemangkasan

    adm_imradm_imr4 Maret 20261 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Pemerintah Pastikan Anggaran dan Program Pendidikan Tetap Prioritas Nasional

    Pemerintah kembali menegaskan bahwa anggaran dan program pendidikan tetap menjadi prioritas nasional yang terus ditingkatkan. Hal ini dilakukan untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia. Penegasan ini disampaikan oleh Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, menjawab isu mengenai pengurangan anggaran pendidikan akibat implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG).

    Dalam pernyataannya kepada awak media di lingkungan Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (27/2/2026), Teddy menyatakan bahwa seluruh program pendidikan tetap berjalan dengan lancar.

    “Tidak ada program pendidikan yang dikurangi atau tidak berjalan. Semua program tetap berjalan, bahkan ditambah. Lebih detail dan lebih fokus pada siswa, sekolah, serta guru,” ujarnya.

    Ia juga menekankan bahwa program strategis pendidikan dari periode sebelumnya tetap dilanjutkan tanpa adanya penghentian. “Faktanya, tidak ada program strategis pendidikan dari periode sebelumnya yang tidak berjalan sekarang. Tidak ada program dari periode sebelumnya yang dihentikan. Semuanya berjalan, bahkan ditambah. Ada Kartu Indonesia Pintar yang berjalan, ada Program Indonesia Pintar yang berjalan,” tambahnya.

    Sekolah Rakyat dan Infrastruktur Pendidikan

    Pemerintah terus memperluas akses pendidikan melalui pembangunan sekolah rakyat yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo Subianto. Program ini ditujukan bagi anak-anak yang tidak bersekolah atau putus sekolah, dengan fasilitas pendidikan, tempat tinggal, makanan bergizi, dan layanan kesehatan.

    “Anak-anak yang tidak bisa sekolah, putus sekolah, atau bahkan tidak pernah sekolah, akan disekolahkan di sekolah rakyat. Mereka diberi penginapan, pendidikan, makan, gizi, dan dijamin kesehatannya. Sampai saat ini, dalam satu tahun saja, sudah mencapai hampir 16.000 sampai 20.000 siswa. Ada 166 sekolah. Tahun ini, akan dibangun lagi 100 sekolah,” jelas Teddy.

    Selain itu, pemerintah juga memperbaiki infrastruktur pendidikan di seluruh Indonesia. Hingga 2025, sekitar 16.000 sekolah telah direnovasi dengan anggaran sekitar Rp17 triliun. Pemerintah juga sedang menyiapkan sekolah Garuda, sekolah terintegrasi, serta pembangunan kampus baru yang sedang berlangsung.

    Digitalisasi Pembelajaran dan Dukungan Teknologi

    Dalam mendukung transformasi pembelajaran, pemerintah menyalurkan televisi digital ke sekolah-sekolah di seluruh Indonesia. “Jumlahnya tahun 2025 sudah mencapai 280.000 TV,” tambahnya.

    Program ini bertujuan memperluas akses pembelajaran digital, terutama di wilayah terpencil. Pemerintah juga menegaskan bahwa program MBG tidak menggantikan anggaran pendidikan, melainkan melengkapi kebijakan peningkatan kualitas generasi muda melalui pemenuhan gizi siswa. Kebijakan ini menjadi bagian strategi pembangunan nasional yang mengintegrasikan pendidikan, kesehatan, dan kualitas pembelajaran.

    Kesejahteraan Guru Ikut Ditingkatkan

    Pemerintah juga memberikan perhatian besar pada kesejahteraan guru melalui sejumlah kebijakan konkret. Salah satunya adalah kenaikan insentif bagi guru honorer yang kini mencapai Rp400 ribu.

    “Dari tahun 2005 sampai 2025, ada namanya insentif. Dan baru naik di zaman Presiden Prabowo menjadi Rp400 ribu,” ujar Seskab.

    Selain itu, tunjangan bagi guru non-ASN naik dari Rp1,5 juta menjadi Rp2 juta. Pemerintah juga memperbaiki sistem penyaluran tunjangan dengan transfer langsung ke rekening guru setiap bulan.

    “Tahun lalu, Presiden memberi instruksi agar setiap bulan, itu langsung diberikan langsung ke gurunya. Dan sudah berjalan. Tentunya semua tadi diwadahi oleh Kementerian Dikdasmen,” katanya.

    Teddy menegaskan bahwa seluruh kebijakan tersebut menunjukkan komitmen pemerintah untuk memperkuat peran guru sebagai ujung tombak pendidikan. “Tidak ada program pendidikan yang dikurangi atau tidak berjalan. Seluruhnya berjalan, dilanjutkan, bahkan ditambah. Dan lebih detail, lebih fokus kepada siswanya, sekolahnya, dan juga gurunya,” tegasnya.

    Kebijakan ini diharapkan dapat memperkuat kualitas pendidikan nasional serta mencetak generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Trik Olahraga Aman Saat Puasa: Hindari Dehidrasi dan Atur Pola Makan

    By adm_imr4 Maret 20261 Views

    Yakin dengan kekuatanku — Sangarthit siap hadapi Rodtang di ONE Friday Fights 144

    By adm_imr4 Maret 20261 Views

    Daftar 23 pemain Arema FC bertolak ke Borneo FC Tanpa Adi Satryo dan Valdeci

    By adm_imr3 Maret 202627 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Tips mengenakan hijab motif untuk bukber

    9 Maret 2026

    Berita Buruk Aremania Jelang Laga Arema FC vs Bali United: Bintang Baru Absen Hingga Akhir Musim

    9 Maret 2026

    Tasya Farasya Bongkar Konten Settingan, Dituduh Hancurkan Rezeki Orang

    9 Maret 2026

    Jadwal Bus AKAP Bali ke Jawa Selasa (3/3), Tiket Mudik Segera Dibuka!

    9 Maret 2026
    Berita Populer

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    Kabupaten Malang 28 Februari 2026

    Malang – Aparat dari Polres Malang mengungkap dugaan tindak pidana membuat dan menguasai bahan peledak…

    Kejari Kabupaten Malang Geledah Kantor Dispora, Dalami Dugaan Penyelewengan Dana Hibah KONI

    6 Februari 2026

    Jadwal MotoGP Thailand 2026 Live Trans7, Bagnaia Tunjukkan Tanda Bertahan

    1 Maret 2026

    Keluhan Pasien Poli Gigi Puskesmas Arjuno, Kadinkes Kota Malang Beri Penjelasan

    6 Februari 2026
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?