Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Alaska Bukan Ujung Dunia, Tapi Cara Kita Membayangkan Ramadan Bersama

    20 Februari 2026

    Penjelasan Keluarga Pasien Cidolog Soal Tarif Mobil Desa yang Mahal

    20 Februari 2026

    Aksi Nyata Persebaya! 18.213 Paket Donasi Bonek Mengalir, Bukti Solidaritas untuk NTT

    20 Februari 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Jumat, 20 Februari 2026
    Trending
    • Alaska Bukan Ujung Dunia, Tapi Cara Kita Membayangkan Ramadan Bersama
    • Penjelasan Keluarga Pasien Cidolog Soal Tarif Mobil Desa yang Mahal
    • Aksi Nyata Persebaya! 18.213 Paket Donasi Bonek Mengalir, Bukti Solidaritas untuk NTT
    • Emas Mulai Bercahaya! 4 Zodiak Ini Diperkirakan Dapat Rezeki dan Peluang Besar Setelah 19 Februari 2026
    • Andri Tidak Tahu Kondisi Audy Lyliana, 9 Warga Jambi Terjebak Scam di Kamboja
    • Jangan Lupa Baca Niat Puasa, Cara Mandi Wajib 1 Bulan Penuh
    • Sate Maranggi di Kawung Tilu Cikarang, Nikmati Rasa dan Suasana Hutan Jati
    • MSC Jakarta-Solo Musim 2, Persaingan Sengit di Laga Puncak Kota, Juara Tampil Mengesankan
    • Tips cerdas kelola uang angpao Imlek 2026 agar tetap aman
    • 5 Pilihan Transportasi Denpasar–Singaraja untuk Liburan Tenang di Bali Utara
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Nasional»Penjelasan Keluarga Pasien Cidolog Soal Tarif Mobil Desa yang Mahal

    Penjelasan Keluarga Pasien Cidolog Soal Tarif Mobil Desa yang Mahal

    adm_imradm_imr20 Februari 20260 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Penanganan Kesehatan dan Renovasi Kamar Dayat

    Kasus viral tentang tarif mobil pelayanan desa di Desa Hegarmanah, Kecamatan Cidolog, Kabupaten Ciamis, kembali menjadi perhatian masyarakat setelah video yang diunggah oleh warga setempat menyebar di media sosial. Video tersebut mengungkapkan pengalaman keluarga Alma, yang merupakan salah satu warga setempat, dalam menghadapi kesulitan finansial akibat biaya transportasi kesehatan yang dinilai terlalu mahal.

    Alma, yang membagikan cerita melalui akun media sosial @missalma89, menjelaskan bahwa kakeknya, Dayat (79), sedang menderita berbagai penyakit komplikasi seperti TBC, jantung, ginjal, asam urat, hingga diabetes. Kondisi ini membuat keluarga sering kali harus berurusan dengan fasilitas kesehatan. Beberapa waktu lalu, ia mengunggah video yang menyampaikan ketidakmampuan dirinya untuk membayar tarif mobil desa yang mencapai Rp250-400 ribu.

    Akibatnya, ia memilih membawa kakeknya menggunakan motor dengan cara bonceng tiga: Alma menyetir, kakeknya di tengah, dan neneknya di belakang. Dalam video tersebut, ia juga meminta Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, untuk mengaudit desa tempat tinggalnya. Setelah video tersebut viral dan ditanggapi oleh gubernur, Alma mengaku bersedia jika dipanggil dan bertemu langsung dengan Dedi Mulyadi.

    Proses Renovasi Kamar Dayat

    Alma menjelaskan bahwa pemerintah setempat bersama petugas kesehatan sempat datang ke rumah untuk melihat kondisi kamar Dayat. Setelah petugas puskesmas memeriksa hasil rontgen dan laboratorium, pihak dinas kesehatan juga meninjau kondisi rumah dan meminta persetujuan untuk renovasi kamar.

    “Katanya supaya cepat sembuh, karena TBC itu harus ada ventilasi dan udara yang masuk. Kamar kakek memang tertutup dan belum ada ventilasi,” ujar Alma. Proses renovasi kamar Dayat saat ini sedang berlangsung dan mulai berjalan pada hari ini dengan biaya dari BPD (Badan Permusyawaratan Desa). Ia mengaku tidak mempermasalahkan rencana renovasi tersebut.

    “Kalau saya mah terserah yang mau ngasih saja. Mau direnovasi silakan, enggak juga enggak apa-apa,” katanya. Namun, Alma hanya menyoroti soal pelayanan transportasi desa. Ia mengaku tidak ditawari penggunaan mobil pelayanan desa saat kakeknya membutuhkan penanganan, melainkan disarankan menggunakan sepeda motor dengan berboncengan tiga orang.

    “Ibu Kawil (kepala dusun) bilang cukup pakai motor saja, dirempet tiga juga cukup. Kalau Pak Kuwu (Kepala Desa) tidak ngomong apa-apa,” ungkapnya.

    Pengalaman Sebelumnya dengan Mobil Pelayanan Desa

    Alma juga menceritakan pengalaman sebelumnya saat menjemput ibunya dari rumah sakit tahun lalu. Saat itu, ia sempat menanyakan soal penggunaan mobil desa. Awalnya disebut hanya perlu biaya bensin sekitar Rp50 ribu. Namun setelah dikonfirmasi ke pengelola kendaraan, tarif disebut mencapai Rp250 ribu. Bahkan, menurut informasi warga, tarif bisa mencapai Rp350 ribu.

    “Ibu dulu yang di rawat di RS tahun kemarin, pas mau pulang dari rumah sakit kan ada ibu Kadus jenguk ke rumah sakit, pas ibu Kadus jenguk nanya mau pulang pake apa? aku bilang pake Grab, soalnya mobil desa nya mahal kata tetangga yang ngomong. Pas kata bu Kadus kok mahal? paling beli bensin doang Rp50 ribu, tapi pas di telepon sama ibu Kadus ke yang pegang mobilnya ternyata Rp250 ribu, jadi dari situ gak pernah nanyoin lagi harga mobil karna udah tau harga mobilnya Rp250 ribu,” paparnya.

    Karena itu, keluarga pada saat itu memilih menggunakan transportasi daring dengan biaya sekitar Rp135 ribu.

    Harapan untuk Pelayanan yang Lebih Baik

    Diketahui, nenek Alma saat ini menerima bantuan sosial berupa BPNT. Sebelumnya, ia juga sempat terdaftar sebagai penerima bantuan sosial lansia, namun kini tidak lagi menerima bantuan tersebut dan hanya menerima BPNT saja.

    Alma berharap pelayanan terhadap warga, khususnya yang sedang sakit, dapat dilakukan secara transparan dan mengedepankan kemudahan akses, terutama terkait fasilitas desa yang diperuntukkan bagi masyarakat.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Video Teh Pucuk 17 Menit Viral, Mahasiswi KKN Dikaitkan, Kampus Bantah

    By adm_imr20 Februari 202640 Views

    Alasan Pemerintah Tetapkan 1 Ramadhan 1447 H pada Kamis 19 Februari 2026 Berbeda dengan Muhammadiyah

    By adm_imr20 Februari 20260 Views

    Diduga Mark Up Wakaf Al Qur’an, Taqy Malik Jadi Target Polisi Saudi

    By adm_imr19 Februari 20260 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Alaska Bukan Ujung Dunia, Tapi Cara Kita Membayangkan Ramadan Bersama

    20 Februari 2026

    Penjelasan Keluarga Pasien Cidolog Soal Tarif Mobil Desa yang Mahal

    20 Februari 2026

    Aksi Nyata Persebaya! 18.213 Paket Donasi Bonek Mengalir, Bukti Solidaritas untuk NTT

    20 Februari 2026

    Emas Mulai Bercahaya! 4 Zodiak Ini Diperkirakan Dapat Rezeki dan Peluang Besar Setelah 19 Februari 2026

    20 Februari 2026
    Berita Populer

    Kejari Kabupaten Malang Geledah Kantor Dispora, Dalami Dugaan Penyelewengan Dana Hibah KONI

    Kabupaten Malang 6 Februari 2026

    Kabupaten Malang– Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Malang menggeledah Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten…

    Keluhan Pasien Poli Gigi Puskesmas Arjuno, Kadinkes Kota Malang Beri Penjelasan

    6 Februari 2026

    Kabar Transfer: AC Milan Beralih dari Vlahovic ke Striker Nomor 9

    9 Februari 2026

    Jadwal Imsak dan Buka Puasa Kukar 2026 dari Kemenag, Download di Sini

    19 Februari 2026
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?