Peluncuran Jersey Baru Timnas Indonesia Dikritik Netizen
Pengumuman jersey baru tim nasional (timnas) Indonesia yang dirilis oleh merek pakaian asal Spanyol, Kelme, menimbulkan berbagai reaksi dari masyarakat. Banyak netizen menganggap desain seragam tersebut terlihat biasa saja dan tidak sesuai dengan ekspektasi. Peluncuran jersey ini dilakukan di pelataran Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, pada malam Kamis, 12 Maret 2026.
Banyak warganet membandingkan desain jersey tim Garuda dengan jersey timnas Malaysia yang diproduksi oleh Puma. Salah satu pengguna X, @moeharrams_5, menyampaikan pendapatnya dengan mengatakan, “Rasanya baru kemarin ledekin jersey Puma Malaysia, eh sekarang Indonesia malah begini jersey-nya.”
Selain itu, ada juga komentar yang menyebut jersey baru ini sebagai seragam multifungsi. Pengguna X lain, @Segagoreng1107, berkomentar, “Selain buat sepak bola juga bisa buat badminton.” Hal ini menunjukkan bahwa banyak orang merasa desain jersey tersebut kurang khusus untuk olahraga sepak bola.
Netizen juga mengkritik kebiasaan timnas Indonesia yang sering meluncurkan jersey baru tanpa diimbangi dengan prestasi yang signifikan. Seorang pengguna X, @isolatedmindd, menyampaikan, “Kebanyakan rilis jersey, prestasinya kaga ada.”
Beberapa netizen juga mempertanyakan identitas desainer jersey tersebut. Bahkan, mereka menuduh bahwa desainer jersey ini berasal dari dalam PSSI. Akun @Alqasyimi mengatakan, “Gak tahu spesifiknya siapa, tapi yang pasti para petinggi PSSI.”
Dari sisi filosofi, beberapa netizen mengaitkan desain jersey Kelme dengan harapan bahwa timnas Indonesia dapat menjadi tim kuat di Asia Tenggara. Akun @Menkomdigiri mengatakan, “Itu filosofinya jelas. Garis putih itu adalah anak tangga yang harus dilewati untuk mencapai level raja Asia Tenggara.”
Namun, ada juga yang membandingkan hasil desain Kelme dengan jersey edisi perdana produksi Erspo. Akun @goodveyfrezee menyebut jersey tersebut terbilang bagus. Ia berkomentar, “Kok banyak yang gak suka, ya. Padahal, menurutku bagus-bagus aja. Apalagi kalau dibandingkan waktu Erspo pertama rilis. Meski masih banyak jersey timnas yang lebih bagus, tapi yang Kelme ini juga gak jelek-jelek banget.”
Desain Jersey Baru yang Menggabungkan Tradisional dan Modern
Menurut Kelme, jersey baru pasukan Merah Putih mengusung desain klasik yang terinspirasi dari era tahun 1999 dengan sentuhan teknologi modern dan kain jacquard yang didesain dengan motif batik. Jersey ini terdiri dari dua jenis, yaitu kostum saat bermain kandang dan tandang.
CEO Kelme Indonesia, Kevin Wijaya, menjelaskan bahwa motif batik yang digunakan terinspirasi dari batik Parang. “Itu menjadi inspirasi kami untuk menghadirkan nuansa tradisional dan modern,” ujar Kevin kepada wartawan seusai peluncuran jersey baru, Kamis malam, 12 Maret 2026.
Kevin juga menyampaikan bahwa pihaknya akan mendengarkan berbagai kritik yang datang mengenai bentuk dan desain jersey baru timnas Indonesia. Menurut dia, dalam sebuah produk tidak mungkin bisa dibuat dengan menyenangkan semua orang. Pro-kontra akan menjadi masukan untuk Kelme.
“Saya rasa kami tidak mungkin bisa membuat semua orang 100 persen happy, pasti akan ada kontra. Kami akan belajar, mendengar masukan, lalu diskusikan dengan PSSI untuk menanggapi atau mengatasi masukan tersebut,” ucap Kevin.







