Wisata Kuliner Alam yang Menarik Perhatian Pengunjung
Wisata kuliner berbasis alam kini menjadi daya tarik tersendiri di Kabupaten Ciamis. Salah satu tempat yang menarik perhatian adalah Alam Kadu, yang terletak di Dusun Cijoho, Desa Muktisari, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis. Tempat ini menawarkan pengalaman unik dengan konsep makan nasi liwet dadakan di tengah alam, yang dipadukan dengan sajian durian saat musimnya tiba.
Alam Kadu buka setiap hari mulai pukul 09.00 hingga 18.00 WIB. Pengunjung dapat menikmati nasi liwet khas yang dimasak dadakan sambil bersantai di alam terbuka. Selain itu, anak-anak bisa bermain air atau berenang di waterboom kecil yang disediakan. Konsep ini dirancang untuk memberikan suasana santai yang cocok bagi keluarga.
- Di sini bukan wisata renang. Tapi saat orang tuanya sedang meliwet, anaknya bisa sambil berenang. Jadi suasananya santai buat keluarga.
Pengelola juga menyediakan durian yang bisa dibeli langsung dari pohonnya. Saat ini, tersedia durian jenis Bawor, sementara Musang King sedang habis karena tingginya permintaan. Durian dianggap sebagai bonus dalam konsep utama yang mengutamakan nasi liwet.
Di kawasan Alam Kadu terdapat sekitar 1.000 pohon durian yang ditanam di lahan seluas lima hektare. Ke depan, pengelola berencana menambah fasilitas penunjang seperti lahan parkir, mengingat jumlah pengunjung yang meningkat, terutama menjelang munggahan. Pada hari Minggu atau libur, pengunjung bisa mencapai lebih dari 500 orang.
Ciri khas Alam Kadu terletak pada nasi liwet dadakan yang dimasak langsung setelah dipesan. Proses memasak membutuhkan waktu sekitar 22 menit demi menghasilkan nasi liwet dengan kerak dan rasa gurih yang khas. H. Aan Targana, owner Alam Kadu, menegaskan bahwa ia tidak ingin mengganti menu dengan yang instan.
Menu liwet di Alam Kadu juga mengusung cita rasa tempo dulu, dengan tambahan ikan bakar bumbu cobek khas tahun 1970-an. Sambal dibuat dari racikan tomat, jahe, dan kencur tanpa santan, sesuai resep tradisional Ciamis.
Untuk paket nasi liwet, harga untuk 2–3 orang dibanderol Rp110 ribu, sudah termasuk ikan bakar, tahu, tempe, ikan asin peda, sambal, dan lalapan. Sementara paket 4 orang seharga Rp190 ribu. Pengelola juga melayani pemesanan khusus, termasuk untuk buka puasa bersama, dengan sistem reservasi.
- Kalau mau bukber harus booking dulu. Jangan sampai datang dan nunggu lama.
Daya tarik wisata kuliner Alam Kadu di Dusun Cijoho, Desa Muktisari, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis, tak hanya menyedot pengunjung lokal, tetapi juga wisatawan dari luar daerah. Salah satunya Dede Ridwan (37), pengunjung asal Tasikmalaya, yang mengaku penasaran setelah melihat konten Alam Kadu di media sosial.
- Sebetulnya sudah lama dapat info Alam Kadu ini dari TikTok dan Facebook. Baru hari ini bisa sempat datang langsung.
Dede datang bersama keluarganya sekaligus bersilaturahmi dan menjenguk anak yang kebetulan tinggal tak jauh dari kawasan Alam Kadu. Menurutnya, suasana alam yang asri menjadi nilai tambah tersendiri.
- Alhamdulillah suasananya nyaman. Bisa makan sambil menikmati alam.
Ia mengaku langsung memesan menu andalan berupa nasi liwet khas Alam Kadu serta durian. Meski jenis durian yang tersedia saat itu hanya Bawor dan Musang King, Dede tetap puas dengan kualitas rasa yang disajikan.
- Durian mah relatif harganya, sama saja dengan yang lain. Rasanya enak.
Sementara untuk nasi liwet, Dede menilai konsep serba dadakan menjadi pembeda dibanding tempat lain. Ia mengapresiasi penggunaan bahan segar, terutama ikan yang langsung diambil dari kolam dan dibakar.
- Saya senang makan ikan yang bukan dari freezer. Di sini semuanya dadakan, ikannya langsung dibakar, rasanya beda dan lebih enak.
Kunjungan pertamanya ke Alam Kadu meninggalkan kesan positif. Ia menyebut tempat ini cocok untuk dikunjungi bersama keluarga, terutama bagi yang ingin menikmati kuliner khas Ciamis dengan nuansa alam.







