Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Pengusaha Konten Pernikahan Gen Z: Tren Terbaru

    3 April 2026

    Polisi dan warga evakuasi papan reklame roboh di Lamongan

    3 April 2026

    8 Fenomena Langit April 2026 yang Bisa Dilihat dari Indonesia

    3 April 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Jumat, 3 April 2026
    Trending
    • Pengusaha Konten Pernikahan Gen Z: Tren Terbaru
    • Polisi dan warga evakuasi papan reklame roboh di Lamongan
    • 8 Fenomena Langit April 2026 yang Bisa Dilihat dari Indonesia
    • 5 Berita Terpopuler: Unggahan Pertama Sheila Dara dan Foto Viral Richard Lee
    • Harga batubara melonjak, rekomendasi saham analis untuk pekan ini
    • Siapa Saja yang Rentan Terkena Campak? Cek Apakah Kamu Termasuk!
    • 7 Dampak Negatif Minum Jus Seledri Berlebihan
    • 20 Titik Nobar Final FIFA 2026: Timnas Indonesia vs Bulgaria di Bandung Malam Ini
    • Kata-kata penting di kapal Disney Cruise Line yang harus diketahui
    • Jadwal SIM Keliling Tangerang Banten Hari Ini, Senin 30 Maret 2026: Lokasi Terbaru
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Kesehatan»Siapa Saja yang Rentan Terkena Campak? Cek Apakah Kamu Termasuk!

    Siapa Saja yang Rentan Terkena Campak? Cek Apakah Kamu Termasuk!

    adm_imradm_imr3 April 20260 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Penyakit Campak: Bahaya, Gejala, dan Pentingnya Vaksinasi

    Campak adalah penyakit yang sering dianggap remeh oleh banyak orang. Namun, sebenarnya penyakit ini sangat berbahaya dan bisa menyebabkan komplikasi serius jika tidak ditangani dengan tepat. Di Indonesia, vaksinasi campak menjadi salah satu program kesehatan yang wajib dilakukan oleh balita. Vaksinasi biasanya diberikan di posyandu, klinik, atau rumah sakit terdekat.

    Campak disebabkan oleh virus dari genus Morbillivirus. Penyakit ini ditandai dengan munculnya ruam di kulit tanpa rasa gatal. Meski tampak tidak berbahaya, campak justru bisa menimbulkan risiko kematian yang tinggi. Berdasarkan data dari World Health Organization (WHO), pada tahun 2023 lalu, sekitar 107.500 orang meninggal akibat campak. Meskipun jumlah ini telah menurun setelah adanya vaksinasi, penting bagi masyarakat untuk tetap waspada terhadap penyakit ini.

    Campak Sangat Menular

    Campak merupakan penyakit yang paling menular di dunia. Banyak orang menganggapnya tidak berbahaya, padahal jika tidak segera ditangani, penyakit ini bisa memicu komplikasi seperti pneumonia, pembengkakan otak, diare parah, dan penyakit pernapasan lainnya. Penularannya juga sangat cepat. Jika seseorang terinfeksi, maka kemungkinan besar 9-10 anggota keluarga akan tertular. Bahkan, seorang penderita bisa menularkan virus ke 18 orang lainnya.

    Virus campak menyebar melalui udara ketika seseorang yang terinfeksi bernapas, berbicara, bersin, atau batuk. Virus ini juga bisa menempel di permukaan benda dan bertahan selama dua jam. Oleh karena itu, menjaga kebersihan dan menjauhi area yang terkontaminasi sangat penting dalam mencegah penyebaran penyakit ini.

    Gejala Campak Mirip dengan Flu

    Gejala awal campak sangat mirip dengan gejala flu. Setelah virus masuk ke tubuh melalui mulut, hidung, dan mata, virus akan berkembang biak di paru-paru dan menginfeksi sel imun. Setelah beberapa hari, gejala seperti demam tinggi, batuk, hidung berair, dan mata merah akan muncul. Dalam waktu 2-3 hari, bintik-bintik putih kecil muncul di dalam mulut, diikuti dengan ruam dan benjolan kecil di wajah dan leher. Demam tinggi mencapai 40 derajat Celsius.

    Karena gejalanya mirip dengan flu, banyak orang mengabaikan tanda-tanda awal campak. Hal ini bisa menyebabkan penundaan pengobatan yang berisiko memperparah kondisi penderita. Oleh karena itu, segera konsultasikan ke dokter jika mengalami gejala tersebut.

    Anak-Anak Paling Rentan Terserang Campak

    Anak-anak, terutama yang berusia di bawah 5 tahun, merupakan kelompok yang paling rentan terserang campak. Orang dengan sistem kekebalan tubuh rendah, seperti penderita HIV atau leukemia, juga memiliki risiko tinggi. Selain itu, bayi di bawah 1 tahun belum bisa menerima vaksin campak, sehingga lebih rentan terinfeksi.

    Orang dewasa yang belum mendapatkan vaksinasi juga bisa tertular campak. Mereka memiliki risiko tinggi mengalami komplikasi serius jika tidak segera mendapatkan penanganan medis. Dengan demikian, vaksinasi menjadi langkah paling efektif dalam mencegah penyebaran penyakit ini.

    Vaksinasi sebagai Solusi Utama

    Saat ini, vaksin MMR (measles, mumps, rubella) adalah satu-satunya cara untuk mencegah campak. Dua dosis vaksin ini dapat menurunkan risiko tertular hingga 97 persen. Vaksin MMR biasanya diberikan saat anak berusia 12-15 bulan, dan dosis kedua diberikan saat usia 4-6 tahun.

    Setelah vaksinasi, anak mungkin mengalami efek samping seperti demam dan ruam ringan, tetapi efek ini biasanya hilang dalam beberapa hari. Namun, vaksin ini tidak cocok untuk semua orang. Ibu hamil, bayi di bawah 1 tahun, orang dengan alergi tertentu, serta orang yang sedang sakit atau memiliki masalah imunitas tidak boleh menerima vaksin MMR.

    Sebelum melakukan vaksinasi, konsultasikan terlebih dahulu dengan petugas kesehatan atau dokter. Vaksinasi bukan hanya melindungi individu, tetapi juga mencegah penyebaran penyakit ke orang-orang di sekitarnya.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    5 Diet yang Bantu Kendalikan Eksim

    By adm_imr3 April 20261 Views

    Ramalan zodiak 31 Maret 2026: Kariermu, Keuangan, Cinta, dan Kesehatan

    By adm_imr3 April 20260 Views

    6 tanda ibu hamil obesitas, salah satunya gangguan tidur

    By adm_imr3 April 20262 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Pengusaha Konten Pernikahan Gen Z: Tren Terbaru

    3 April 2026

    Polisi dan warga evakuasi papan reklame roboh di Lamongan

    3 April 2026

    8 Fenomena Langit April 2026 yang Bisa Dilihat dari Indonesia

    3 April 2026

    5 Berita Terpopuler: Unggahan Pertama Sheila Dara dan Foto Viral Richard Lee

    3 April 2026
    Berita Populer

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    Kabupaten Malang 27 Maret 2026

    Kabupaten Malang— Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang tengah menyiapkan perubahan status dua Unit Pelaksana Teknis…

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026

    Halal Bihalal Dinkes Kab. Malang, Bupati Sanusi Bahas Puskesmas Resik dan Tunggu Kebijakan WFH

    27 Maret 2026

    Buka Musrenbang RKPD 2027, Wali Kota Malang Tekankan Kolaborasi dan Pembangunan Inklusif

    31 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?