Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Daftar saham paling terkonsentrasi di BEI: BREN, RLCO, DSSA, AGII

    6 April 2026

    Niat Sholat Tabah: Tulisan Arab, Latin, dan Artinya Lengkap

    6 April 2026

    Mengintip Prospek Saham Kendaraan Listrik ASII, VKTR, dan IMAS di Tengah Isu BBM

    6 April 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Senin, 6 April 2026
    Trending
    • Daftar saham paling terkonsentrasi di BEI: BREN, RLCO, DSSA, AGII
    • Niat Sholat Tabah: Tulisan Arab, Latin, dan Artinya Lengkap
    • Mengintip Prospek Saham Kendaraan Listrik ASII, VKTR, dan IMAS di Tengah Isu BBM
    • Kru Kapal Nazila 05 yang Tenggelam di Perairan Utara Taliabu
    • Tekan BBM Tanpa WFH, DPRD Sidoarjo Dorong Transportasi Umum untuk ASN
    • Pencarian Bocah Hilang di DAM Colo Karanganyar, Relawan Sisir 4 Titik Air
    • Mensos Sosialisasi Digitalisasi Bansos di Kabupaten Malang untuk Data yang Lebih Akurat
    • 7 cara meningkatkan kesehatan usus, jangan lewatkan
    • Drama Ikan Lele Mentah MBG
    • Klasemen dan Top Skor Final Empat Proliga: Petrokimia dan Popsivo Incar JEP, Voronkova Meledak
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Malang Raya»Tarawih Cepat di Blitar Tetap Ramai Meski Sudah 119 Tahun

    Tarawih Cepat di Blitar Tetap Ramai Meski Sudah 119 Tahun

    adm_imradm_imr25 Februari 20263 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Tradisi Salat Tarawih Cepat di Pondok Mantenan yang Berusia 119 Tahun

    Di Desa Mantenan, Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar, terdapat sebuah pondok pesantren yang dikenal dengan nama Mambaul Hikam atau lebih umum disebut Pondok Mantenan. Tradisi salat tarawih cepat yang dilaksanakan di sini telah bertahan selama 119 tahun dan masih terjaga hingga saat ini. Setiap bulan Ramadan, ratusan jemaah hadir untuk mengikuti salat tarawih yang berlangsung dalam waktu sekitar 10-13 menit.

    Pada malam Kamis (19/2/2026), suasana di Masjid Pondok Mantenan terlihat ramai. Para jemaah mulai berdatangan setelah buka puasa, termasuk warga dari Desa Mantenan sendiri serta daerah lain seperti Kediri dan Tulungagung. Saat adzan Isya berkumandang, jemaah memenuhi masjid yang memiliki kapasitas sekitar 750 orang. Bagi yang tidak mendapatkan tempat di dalam masjid, mereka menggelar sajadah di halaman masjid menggunakan terpal.

    Salat Isya, kemudian dilanjutkan dengan salat tarawih dan witir, berlangsung lebih cepat dibandingkan biasanya. Di Pondok Mantenan, salat Isya bersama salat tarawih 20 rakaat dan salat witir 3 rakaat hanya memakan waktu sekitar 10-13 menit. Sedangkan durasi normalnya bisa mencapai 30-45 menit.

    Alasan Tradisi Ini Tetap Berlanjut

    Romadoni (31), salah satu jemaah, mengatakan bahwa ia selalu mengikuti salat tarawih di Pondok Mantenan setiap Ramadan. Ia menyukai suasana yang selalu ramai dan menambah semangat beribadah. Menurut Romadoni, salat tarawih cepat sangat cocok bagi jemaah yang masih muda karena kecepatan gerakannya.

    Slamet (27), warga Udanawu, juga mengaku rutin ikut salat tarawih di sini. Ia mengatakan, durasi yang singkat memungkinkannya pulang lebih cepat dan beristirahat. Jarak rumahnya dengan Pondok Mantenan sekitar 2 kilometer, sehingga ia sering naik sepeda motor untuk datang.

    Sejarah Awal Mula Tradisi Salat Tarawih Cepat

    Menurut KH Muhammad Dliya’uddin Azzamzami atau Gus Dliya’, pengasuh Ponpes Mambaul Hikam, tradisi salat tarawih cepat di Pondok Mantenan sudah dimulai sejak tahun 1907. Pencetus awalnya adalah Mbah Abdul Ghofur, pendiri Pondok Mantenan sekaligus kakek Gus Dliya’.

    Gus Dliya’ menjelaskan bahwa alasan Mbah Abdul Ghofur mencetuskan salat tarawih cepat adalah karena banyak warga sekitar yang masih mualaf dan mayoritas merupakan pekerja atau petani. Ketika salat tarawih dilakukan dengan durasi normal, banyak warga yang tidak datang ke masjid.

    “Setelah salat tarawih cepat diterapkan, antusiasme warga meningkat dan tetap mengikuti hingga akhir Ramadan,” ujarnya.

    Keunikan Salat Tarawih di Pondok Mantenan

    Meski berlangsung cepat, salat tarawih di Pondok Mantenan tetap memperhatikan rukun dan sunnah-sunnah yang ada. Bacaan Alfatihah lengkap, surat-surat tertentu, serta sunah-sunah lainnya tetap dilakukan. Durasi standar salat tarawih di sini adalah 13-15 menit, namun jika imamnya muda, durasinya bisa lebih singkat, yaitu sekitar 10 menit.

    Tradisi ini menjadi bukti bahwa kecepatan tidak harus mengorbankan kualitas ibadah. Dengan sistem yang terstruktur dan disiplin, salat tarawih cepat di Pondok Mantenan tetap memberikan makna dan kekhusyukan bagi para jemaah.


    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Mensos Sosialisasi Digitalisasi Bansos di Kabupaten Malang untuk Data yang Lebih Akurat

    By adm_imr6 April 20261 Views

    Menteri: Percepatan PSEL Surabaya-Malang Terealisasi

    By adm_imr5 April 20262 Views

    Pemkot Malang Dorong Ekonomi Inklusif di RKPD 2027

    By adm_imr5 April 20263 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Daftar saham paling terkonsentrasi di BEI: BREN, RLCO, DSSA, AGII

    6 April 2026

    Niat Sholat Tabah: Tulisan Arab, Latin, dan Artinya Lengkap

    6 April 2026

    Mengintip Prospek Saham Kendaraan Listrik ASII, VKTR, dan IMAS di Tengah Isu BBM

    6 April 2026

    Kru Kapal Nazila 05 yang Tenggelam di Perairan Utara Taliabu

    6 April 2026
    Berita Populer

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    Kabupaten Malang 27 Maret 2026

    Kabupaten Malang— Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang tengah menyiapkan perubahan status dua Unit Pelaksana Teknis…

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026

    Halal Bihalal Dinkes Kab. Malang, Bupati Sanusi Bahas Puskesmas Resik dan Tunggu Kebijakan WFH

    27 Maret 2026

    Buka Musrenbang RKPD 2027, Wali Kota Malang Tekankan Kolaborasi dan Pembangunan Inklusif

    31 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?