Malaysia akan menghadirkan sejumlah pasangan ganda putra yang kuat dalam ajang All England Open 2026. Turnamen bulu tangkis bergengsi ini akan digelar di Birmingham, Inggris, pada 3 hingga 8 Maret 2026 mendatang. Dengan persaingan yang ketat, Malaysia memiliki beberapa pasangan yang diharapkan mampu memberikan hasil terbaik.
Berikut adalah daftar pasangan ganda putra yang akan berlaga:
- Aaron Chia/Soh Wooi Yik – Pasangan ini menjadi andalan utama Malaysia. Mereka saat ini berada di peringkat ke-2 dunia dan dinaungi oleh Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia (BAM).
- Man Wei Chong/Kai Wun Tee – Pasangan lain yang juga sangat diandalkan. Mereka menempati peringkat ke-6 dunia.
- Goh Sze Fei/Nur Izzuddin – Pasangan ini berasal dari jalur independen dan kini berada di peringkat ke-8 dunia.
Selain tiga pasangan utama tersebut, Malaysia juga mengirimkan beberapa pasangan pelapis seperti:
- Aaron Tai/Kang Khai Xing
- Haikal Muhammad/Choong Hon Jian
- Junaidi Arif/Roy King Yap
Beberapa pasangan lain yang akan turut berlaga adalah:
- Teo Ee Yi/Ong Yew Sin
- Nur Mohd Azriyn Ayub Azriyn/Tan Wee Kiong
Dari semua pasangan yang hadir, fokus utama tentu tertuju kepada Aaron Chia/Soh Wooi Yik. Mereka menjadi salah satu ganda putra terbaik yang dimiliki Malaysia. Dibawah bimbingan Herry Iman Pierngadi atau yang lebih dikenal dengan Herry IP, Soh Wooi Yik menyatakan bahwa All England Open 2026 menjadi target utama mereka.
Meskipun memiliki target, Wooi Yik menyadari bahwa memenangkan turnamen bulu tangkis tertua di dunia ini bukanlah hal mudah. Oleh karena itu, ia memilih untuk menggunakan mentalitas “nothing to lose” dalam setiap pertandingannya.
“Tentu saja, kami memiliki target, karena negara membutuhkan kami untuk meraih hasil yang baik di kompetisi besar,” ujarnya menjelaskan.
“Namun, kami tidak ingin terlalu menekan diri sendiri. Fokus pada permainan yang baik dan menjaga konsistensi adalah hal penting,” tambahnya.
Wooi Yik juga menyampaikan bahwa ia sangat beruntung bisa berlatih dengan pasangan ganda putra yang lebih muda. Ia berharap tren positif ini dapat dipertahankan hingga All England Open 2026 nanti.
“Ritme latihan sangat penting saat ini, tingkat persaingan sekarang benar-benar berbeda,” ujarnya menjelaskan.
“Kami sangat beruntung bisa berlatih dengan pasangan muda ini dan kami berharap momentum baik ini dapat dipertahankan hingga All England,” imbuhnya.
Semangat yang ditunjukkan oleh Soh Wooi Yik juga mendapat perhatian dari media China, Aiyuke. Dalam sebuah artikel mereka, Aiyuke menilai Chia/Soh akan menjadi amunisi utama bagi tim Malaysia dalam upaya meraih hasil yang baik di ajang All England Open tahun ini.
“Dengan peningkatan kualitas sparing dan lingkungan pelatihan, apakah Chia/Soh dapat membalas kegagalan mereka di ajang ini?” tulis Aiyuke.
“Melalui kualitas latih tanding tinggi ini, diharapkan Chia/Soh menjadi kekuatan pendorong utama bagi tim Malaysia dalam upaya meraih puncak.”







