Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Prabowo Hadiri Kesepakatan Rp401 Triliun RI-Jepang, Dorong Ekonomi Berkelanjutan

    5 April 2026

    Sholawat Adrikni: Makna dan Manfaatnya

    5 April 2026

    Cara cepat dan aman temukan HP Android hilang atau dicuri

    5 April 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Minggu, 5 April 2026
    Trending
    • Prabowo Hadiri Kesepakatan Rp401 Triliun RI-Jepang, Dorong Ekonomi Berkelanjutan
    • Sholawat Adrikni: Makna dan Manfaatnya
    • Cara cepat dan aman temukan HP Android hilang atau dicuri
    • Suporter Timnas Indonesia Serbu Stadion Usai Kalah di FIFA Series 2026, Ucap Ini Secara Kompak
    • Harga BBM Subsidi Masih Bisa Naik Meski Harga Non Subsidi Turun
    • Angin Kencang Rusak Rumah dan RSUD Ploso di Jombang
    • Ultimatum Noel untuk Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Pemimpin KPK Harus Mundur
    • Alasan Proyek PSEL Tidak Jadi Dibangun di Malang, Lahan dan Biaya Tinggi Jadi Penyebab Utama
    • 10 Makanan Pencerah Kulit yang Wajib Diketahui
    • Lima Bakmi Lezat di Jakarta Selatan untuk Makan Siang yang Menggugah Selera
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Politik»Target pertumbuhan ekonomi Aceh 2025 gagal dicapai

    Target pertumbuhan ekonomi Aceh 2025 gagal dicapai

    adm_imradm_imr6 Maret 20262 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Profil Penulis dan Peran dalam Pembangunan Aceh

    Weri, seorang dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Syiah Kuala (USK), tenaga ahli RPJMA Banleg DPRA 2025, serta mantan Kepala Bappeda Kota Banda Aceh periode 2020-2023, memiliki peran penting dalam memahami dinamika perekonomian Aceh. Dalam tulisan ini, ia mengungkapkan analisis mendalam tentang dampak bencana hidrometeorologi terhadap pertumbuhan ekonomi Aceh pada tahun 2025.

    Pertumbuhan Ekonomi sebagai Indikator Utama

    Pertumbuhan ekonomi merupakan salah satu Indikator Kinerja Utama (IKU) yang digunakan untuk mengukur keberhasilan pembangunan suatu daerah. Di Aceh, pertumbuhan ekonomi diukur melalui Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), yang mencerminkan nilai tambah barang dan jasa akhir yang dihasilkan oleh berbagai unit produksi selama satu tahun.

    Berdasarkan data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh, pertumbuhan ekonomi Aceh pada tahun 2025 mengalami penurunan signifikan akibat bencana banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi di akhir tahun. Bencana ini terjadi pada Triwulan IV 2025 dan menjadi faktor utama yang menyebabkan penurunan pertumbuhan ekonomi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

    Tren Pertumbuhan Ekonomi Aceh Sebelumnya

    Setelah masa pandemi Covid-19, khususnya antara tahun 2021 hingga 2024, pertumbuhan ekonomi Aceh menunjukkan angka positif dan meningkat secara signifikan. Pada tahun 2020, pertumbuhan ekonomi Aceh sempat anjlok menjadi -0,37 persen akibat dampak pandemi. Namun, pada tahun 2021, pertumbuhan ekonomi kembali naik menjadi 2,81 persen. Tahun 2022 mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 4,21 persen, dan terus meningkat pada tahun 2023 (4,23 persen) dan 2024 (4,66 persen).

    Namun, bencana hidrometeorologi yang terjadi di akhir November 2025 telah mengganggu rencana pemerintah Aceh untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi sebesar 5 persen sesuai Qanun RPJMA Tahun 2025-2029. Akibatnya, pertumbuhan ekonomi Aceh tahun 2025 hanya mencapai 2,97 persen, meskipun masih dalam kategori positif.

    Dampak Bencana pada Lapangan Usaha

    Turunnya pertumbuhan ekonomi Aceh tahun 2025 disebabkan oleh penurunan laju pertumbuhan sebagian besar lapangan usaha. Berdasarkan data BPS Aceh, beberapa lapangan usaha yang mengalami penurunan tajam antara lain:

    • Pertambangan dan Penggalian: turun dari 11,16% pada 2024 menjadi 1,01% pada 2025
    • Pengadaan Listrik dan Gas: turun dari 5,54% menjadi -2,62%
    • Pengadaan Air: turun dari 1,91% menjadi -0,53%
    • Konstruksi: turun dari 4,37% menjadi -2,48%
    • Transportasi dan Perdagangan: turun dari 16,79% menjadi 6,00%
    • Jasa Keuangan: turun dari 22,04% menjadi 3,85%
    • Jasa Perusahaan: turun dari 4,32% menjadi -0,52%
    • Administrasi Pemerintahan, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib: turun dari 7,48% menjadi 2,54%
    • Jasa Pendidikan: turun dari 4,39% menjadi 3,47%
    • Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial: turun dari 2,23% menjadi 2,22%
    • Jasa Lainnya: turun dari 4,08% menjadi 2,06%

    Rekomendasi untuk Pemerintah Aceh

    Berdasarkan dampak bencana terhadap pertumbuhan ekonomi Aceh, penulis memberikan beberapa saran kepada Pemerintah Aceh:

    1. Perubahan Qanun RPJMA: Pemerintah Aceh disarankan untuk segera melakukan perubahan Qanun RPJMA 2025-2029 sebagai respons atas bencana hidrometeorologi. Hal ini penting agar target IKU dapat disesuaikan dengan kondisi saat ini.
    2. Tim Penyusun Profesional: Proses penyusunan perubahan Qanun RPJMA membutuhkan tim yang profesional dan berkualitas agar bisa menghasilkan dokumen perencanaan yang efektif.
    3. Sinkronisasi dengan RPJMD Kabupaten/Kota: Perubahan Qanun RPJMA harus diiringi dengan revisi Qanun RPJMD Kabupaten/Kota se-Aceh untuk memastikan keselarasan antara visi dan misi pemerintah Aceh dengan kabupaten/kota.

    Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan Aceh mampu bangkit dari dampak bencana dan tetap menjaga pertumbuhan ekonomi yang stabil di masa depan.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Makna Nama Anak Kedua Annisa Pohan, Arjuna Hanyokrokusumo Yudhoyono yang Dilafalkan SBY

    By adm_imr4 April 20264 Views

    Mencari gelar nasional, Biak Numfor percepat digitalisasi pasar Darfuar

    By adm_imr4 April 20261 Views

    Kader Golkar Dihebohkan, Ahmad Hidayat Jadi Sorotan Panas Dingin

    By adm_imr4 April 20264 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Prabowo Hadiri Kesepakatan Rp401 Triliun RI-Jepang, Dorong Ekonomi Berkelanjutan

    5 April 2026

    Sholawat Adrikni: Makna dan Manfaatnya

    5 April 2026

    Cara cepat dan aman temukan HP Android hilang atau dicuri

    5 April 2026

    Suporter Timnas Indonesia Serbu Stadion Usai Kalah di FIFA Series 2026, Ucap Ini Secara Kompak

    5 April 2026
    Berita Populer

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    Kabupaten Malang 27 Maret 2026

    Kabupaten Malang— Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang tengah menyiapkan perubahan status dua Unit Pelaksana Teknis…

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026

    Halal Bihalal Dinkes Kab. Malang, Bupati Sanusi Bahas Puskesmas Resik dan Tunggu Kebijakan WFH

    27 Maret 2026

    Buka Musrenbang RKPD 2027, Wali Kota Malang Tekankan Kolaborasi dan Pembangunan Inklusif

    31 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?