Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Waspada! 7 Tanda Diabetes yang Pengaruhi Kesuburan

    29 Maret 2026

    Keunggulan dan Spesifikasi Asuransi Mobil Chery Tiggo 8

    29 Maret 2026

    Berita Persebaya Hari Ini: Terobosan Pasca Penutupan Tribun Utara

    29 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Minggu, 29 Maret 2026
    Trending
    • Waspada! 7 Tanda Diabetes yang Pengaruhi Kesuburan
    • Keunggulan dan Spesifikasi Asuransi Mobil Chery Tiggo 8
    • Berita Persebaya Hari Ini: Terobosan Pasca Penutupan Tribun Utara
    • 5 Alasan Mengapa Anda Harus Menonton ONE Friday Fights 147 Tanggal 20 Maret
    • 40 Ucapan Idul Fitri 2026 untuk Guru dan Wali Kelas yang Tulus dan Berkesan
    • Kandidat Kuat Pengganti Kabais TNI dan Ressa Panggil Denada sebagai Ibu
    • Kisah Darsono, Tukang Servis Spion Berpengalaman 32 Tahun di Jombang
    • Harga Emas Pegadaian Sabtu 28 Maret 2026: Galeri 24, Antam, UBS Turun Bersama
    • 19 Orang Ditangkap Saat Markas Judol Dibongkar di Apartemen Royal Condominium Medan
    • Hadits tentang Perkawinan di Bulan Syawal, Tazawwuj Rasulullah dan Penjelasannya
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Uncategorized»Tata cara mandi wajib sebelum sholat Idul Fitri untuk laki-laki dan perempuan, lengkap niatnya

    Tata cara mandi wajib sebelum sholat Idul Fitri untuk laki-laki dan perempuan, lengkap niatnya

    adm_imradm_imr24 Maret 20261 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Infomalangraya.com – Sebelum melaksanakan sholat ied Idul Fitri 1447 H/2026, kita umat muslim dianjurkan untuk mandi wajib atau keramas.

    Hukum dari mandi wajib/junub atau keramas adalah sunnah, karena ujuan dari mandi adalah membersihkan anggota badan dari bau yang tidak sedap, dan membuat badan menjadi segar bugar.

    Namun apabila dalam kondisi junub, maka diwajibkan untuk mandi dan membersihkan diri karena akan berpengaruh pada sah atau tidaknya sholat idul fitri.

    Waktu mandi ini lebih utama dilakukan setelah terbit fajar pada hari Idul Fitri, tapi boleh dilakukan mulai dari tengah malam menurut Syekh Sulaiman al-Bujairimi dalam kitab mazhab Syafi’i, Tuhfah al-Habib ‘Ala Syarh al-Khathib, juz 1, hal. 252.

    Berikut bacaan niat dan tata cara mandi wajib sebelum salat Idul Fitri untuk laki-laki dan perempuan sebagaimana dilansir dari Tribunnews:

    Niat mandi sunnah Idul Fitri:

    نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِيَوْمِ عِيْدِ الْفِطْرِ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى

    Latin : Nawaitul ghusla liyaumi ‘iiedil fithri sunnatan lillahi ta’alaa

    Terjemahannya : “Sengaja saya mandi pada hari raya Idul Fitri sunnah karena Allah ta’ala.”

    Selain mandi, umat Muslim yang hendak berangkat menunaikan shalat Idul idul fitri disunnahkan untuk memakai wangi-wangian.

    Tak hanya itu, untuk menyempurnakan penampilan, umat Muslim disunnahkan pula untuk memotong rambut, memotong kuku, menghilangkan bau badan yang tidak enak.

    Ini bertujuan untuk memperoleh keutamaan di hari raya.

    Tata Cara Mandi Junub Bagi Pria

    Ada hadits dan beberapa anjuran yang berbeda mengenai tata cara mandi wajib untuk pria.

    Menurut HR At-Tirmidzi, menyela pangkal rambut hanya dikhususkan bagi laki-laki. Para wanita tidak perlu melakukan hal ini.

    Berikut ini tata cara mandi wajib dengan cara Nabi Muhammad SAW menurut hadits Al Bukhari.

    “Dari Aisyah istri Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, bahwa jika Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam mandi karena junub, beliau memulainya dengan mencuci kedua telapak tangannya, kemudian berwudhu sebagaimana wudhu untuk salat. Lalu memasukkan jari-jarinya ke dalam air dan menggosokkannya ke kulit kepala. Setelah itu beliau menyiramkan air ke atas kepalanya dengan cidukan kedua telapak tangannya sebanyak tiga kali, kemudian beliau mengalirkan air ke seluruh kulitnya.” (HR Al Bukhari)

    Hadits kedua dari Ibnu Abbas berkata bahwa Maimunah istri Rasulullah SAW mengatakan :

    عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ قَالَتْ مَيْمُونَةُ وَضَعْتُ لِرَسُولِ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – مَاءً يَغْتَسِلُ بِهِ ، فَأَفْرَغَ عَلَى يَدَيْهِ ، فَغَسَلَهُمَا مَرَّتَيْنِ مَرَّتَيْنِ أَوْ ثَلاَثًا ، ثُمَّ أَفْرَغَ بِيَمِينِهِ عَلَى شِمَالِهِ ، فَغَسَلَ مَذَاكِيرَهُ ، ثُمَّ دَلَكَ يَدَهُ بِالأَرْضِ ، ثُمَّ مَضْمَضَ وَاسْتَنْشَقَ ، ثُمَّ غَسَلَ وَجْهَهُ وَيَدَيْهِ ثُمَّ غَسَلَ رَأْسَهُ ثَلاَثًا ، ثُمَّ أَفْرَغَ عَلَى جَسَدِهِ ، ثُمَّ تَنَحَّى مِنْ مَقَامِهِ فَغَسَلَ قَدَمَيْهِ

    Dari Ibnu ‘Abbas berkata bahwa Maimunah mengatakan, “Aku pernah menyediakan air mandi untuk Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Lalu beliau menuangkan air pada kedua tangannya dan mencuci keduanya dua kali-dua kali atau tiga kali. Lalu dengan tangan kanannya beliau menuangkan air pada telapak tangan kirinya, kemudian beliau mencuci kemaluannya. Setelah itu beliau menggosokkan tangannya ke tanah. Kemudian beliau berkumur-kumur dan memasukkan air ke dalam hidung. Lalu beliau membasuh muka dan kedua tangannya. Kemudian beliau membasuh kepalanya tiga kali dan mengguyur seluruh badannya. Setelah itu beliau bergeser dari posisi semula lalu mencuci kedua telapak kakinya (di tempat yang berbeda).” (HR. Bukhari no. 265 dan Muslim no. 317)

    Seperti yang dirangkum sebagai berikut:

    1. Menuangkan air dan mencuci kedua tangan

    2. Mengambil air dengan tangan kanan untuk mencuci kemaluan dengan tangan kiri

    3. Menggosokkan tangan kiri ke tanah (bisa dilakukan dengan sabun)

    4. Berkumur dan menghirup air ke dalam hidung, kemudian dilanjutkan dengan berwudhu, namun tidak sampai mencuci kaki.

    5. Ketika mulai membasahi rambut, sela-selai pangkal rambut dan basahi dengan air, sampai seluruh kepala dan rambut basah

    6. Siram kepala 3 kali, dilanjutkan dengan menyiram seluruh anggota badan.

    7. Mengguyur air ke seluruh badan dengan mendahulukan yang kanan

    8. Berpindah tempat dan cuci kedua kaki

    Tata Cara Mandi Wajib Bagi Wanita

    Tata cara mandi bagi wanita, dibedakan antara mandi junub dan mandi setelah haid atau nifas.

    Untuk tata cara mandi junub bagi wanita, sama dengan tata cara mandi bagi laki-laki, sebagaimana yang telah dijelaskan di atas.

    Hanya saja, wanita yang mandi junub dibolehkan untuk menggelung rambutnya, sebagaimana disebutkan dalam hadis dari Ummu Salamah, beliau bertanya:


    
“Wahai Rasulullah, aku seorang wanita yang gelungan rambutnya besar. Apakah aku harus membuka gelungan rambutku ketika mandi junub?”

    Beliau menjawab: “Jangan (kamu buka). Cukuplah kamu menyela-nyelai kepalamu dengan air tiga kali, kemudian guyurlah kepala dan badanmu dengan air, sehingga kamu telah suci.” (HR. Muslim no. 330).

    Dan ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha berkata: “Kami ( istri-istri Nabi) apabila salah seorang diantara kami junub, maka dia mengambil (air) dengan kedua telapak tangannya tiga kali lalu menyiramkannya di atas kepalanya, kemudian dia mengambil air dengan satu tangannya lalu menyiramkannya ke bagian tubuh kanan dan dengan tangannya yang lain ke bagian tubuh yang kiri,” (HR Bukhari: 277 dan Abu Dawud: 253).

    Berikut ringkasan tata cara mandi junub seorang Muslimah yang disunnahkan adalah sebagai berikut:

    1. Niat (Menurut para ulama niat itu tempatnya di hati). Lafaz niat adalah:

    Nawaitul Gusla liraf’il hadatsil Akbari fardhan lillahi ta’ala

    Saya niat mandi mengangkat hadats besar wajib karena Allah

    2. Mencuci tangan terlebih dahulu sebanyak tiga kali sebelum tangan tersebut dimasukkan dalam bejana atau sebelum mandi.

    3. Membersihkan kemaluan dan kotoran yang ada dengan tangan kiri.

    4. Mencuci tangan setelah membersihkan kemaluan dengan menggosokkan ke tanah (atau lantai) atau dengan menggunakan sabun.

    5. Berwudhu dengan wudhu yang sempurna seperti ketika hendak shalat.

    6. Menyiramkan air ke atas kepalanya tiga kali.

    7. Mengguyur air pada kepala sebanyak tiga kali hingga sampai ke pangkal rambut atau kulit kepala dengan menggosok-gosokkannya dan menyela-nyelanya (Tidak wajib bagi wanita untuk mengurai ikatan rambutnya).

    8. Mengguyur air ke seluruh badan dimulai dari sisi yang kanan setelah itu yang kiri.

    Sedangkan untuk mandi karena haidh dan nifas, tata caranya sama dengan mandi junub namun ditambahkan dengan beberapa hal berikut ini:

    Pertama: dianjurkan menggunakan sabun.

    Hal ini berdasarkan hadis Aisyah radhiallahu ‘anha, yang bertanya kepada Nabishallallahu ‘alaihi wa sallam tentang mandi wanita haid. Beliau menjelaskan:

    “Kalian hendaklah mengambil air dan daun bidara, lalu wudhu dengan sempurna. Kemudian menyiramkan air pada kepalanya, lalu menggosok-gosoknya agak keras hingga mencapai akar rambut kepalanya. Kemudian menyiramkan air pada kepalanya. Kemudian engkau mengambil kapas bermisik, lalu bersuci dengannya.” (HR Bukhari nomor 314 dan Muslim nomor 332)

    Kedua: melepas gelungan, sehingga air bisa sampai ke pangkal rambut.

    Hadis di atas merupakan dalil dalam hal ini: “…lalu menggosok-gosoknya agak keras hingga mencapai akar rambut kepalanya..”

    Hadis ini menunjukkan tidak cukup dengan hanya mengalirkan air seperti halnya mandi junub, namun harus juga digosok, seperti orang keramas memakai sampo.

    Ikuti dan bergabung di saluran WhatsApp Tribunsumsel

    Baca berita dan artikel lainnya langsung dari google news

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Harga HP iPhone 17 series pasca Lebaran, iPhone 17 bebas dari kenaikan harga di akhir Maret 2026

    By adm_imr29 Maret 20262 Views

    Ganti nada dering WhatsApp dengan suara Google, lagu, atau rekaman sendiri tanpa aplikasi

    By adm_imr29 Maret 20261 Views

    6 Sunnah Sebelum Sholat Idul Fitri, Jalan Berbeda Saat Pergi dan Pulang

    By adm_imr27 Maret 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Waspada! 7 Tanda Diabetes yang Pengaruhi Kesuburan

    29 Maret 2026

    Keunggulan dan Spesifikasi Asuransi Mobil Chery Tiggo 8

    29 Maret 2026

    Berita Persebaya Hari Ini: Terobosan Pasca Penutupan Tribun Utara

    29 Maret 2026

    5 Alasan Mengapa Anda Harus Menonton ONE Friday Fights 147 Tanggal 20 Maret

    29 Maret 2026
    Berita Populer

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    Kabupaten Malang 27 Maret 2026

    Kabupaten Malang— Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang tengah menyiapkan perubahan status dua Unit Pelaksana Teknis…

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026

    Halal Bihalal Dinkes Kab. Malang, Bupati Sanusi Bahas Puskesmas Resik dan Tunggu Kebijakan WFH

    27 Maret 2026

    Kejari Kabupaten Malang Geledah Kantor Dispora, Dalami Dugaan Penyelewengan Dana Hibah KONI

    6 Februari 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?