Tentara ‘Israel’ Tembak Warga Palestina dari Jarak Dekat, Menanam Mayat dengan Buldoser

InfoMalangRaya.com— Kebrutalan tentara Zionis ‘Israel’ terhadap rakyat Palestina semakin ekstrem dan tak terkendali hingga mereka menguburkan jenazah warga Palestina yang ditembak mati Zionis menggunakan buldoser.
Cuplikan video baru-baru ini yang dibagikan oleh Al Jazeera berbahasa Arab menunjukkan tentara penjajah menembak mati dua warga Palestina tak bersenjata saat mereka berjalan di area terbuka di sepanjang pantai di Jalur Gaza utara.

[English audio]Aljazeera has released a clip showing Israeli soldiers kill unarmed civilians waving a white flag, then a bulldozer buries the bodies in sand and rubbish in front of another group of Palestinians whose fate is unknown. pic.twitter.com/p8Po95pIG0— Tameem | تميم (@TameeOliveFern) March 27, 2024

Salah satu pria terlihat melambaikan kain putih, untuk menunjukkan bahwa mereka bukan ancaman. Namun, keduanya ditembak dari jarak dekat sebelum jenazah mereka dikuburkan di bawah pasir oleh buldoser tentara ‘Israel’, lapor Al Jazeera.
Di antara kekejian lain tentara penjajah adalah mereka membunuh seorang pria lanjut usia di dalam sebuah rumah di sebuah lingkungan di Kota Gaza, dan sebuah pesawat tak berawak menembakkan roket ke arah para pemuda di Jalur Gaza selatan.
Ramadhan tahun ini dinikmati warga Palestina di tengah agresi penjajah ‘Israel’ terhadap Jalur Gaza, dengan dukungan Amerika dan Eropa. Sejak tanggal 7 Oktober, pesawat-pesawat Zionis mengebom sekitar rumah sakit, gedung, menara, dan rumah warga sipil Palestina, menghancurkan mereka secara langsung dan mencegah masuknya air, makanan, obat-obatan, dan bahan bakar.

Dakwah Media BCA – Green

Yuk bantu dakwah media BCA 1280720000 a.n. Yayasan Baitul Maal InfoMalangRaya (BMH). Kunjungi https://dakwah.media/

Agresi penjajah yang terus berlanjut terhadap Gaza menyebabkan kematian 32.490 syuhada dan melukai 74.889 orang, selain itu sekitar 85 persen penduduk Jalur Gaza harus mengungsi, menurut otoritas Gaza dan badan serta organisasi internasional.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *