Aldi Taher dan Bisnis Burger yang Viral
Aldi Taher, seorang tokoh publik yang dikenal dengan berbagai inovasi dan gaya uniknya, kini memperlihatkan sisi lain dari dirinya. Bukan hanya sebagai penyanyi atau aktor, ia kini menjalani bisnis kuliner dengan membuka gerai burger bernama Aldi’s Burger. Lokasinya berada di Jalan Cempaka Putih Timur 12 Nomor 18, Jakarta Pusat.
Pengunjung yang datang ke tempat tersebut tidak hanya tertarik pada rasa burger, tetapi juga pada cara Aldi mempromosikan produknya. Ia menggunakan media sosial untuk menyebarluaskan informasi tentang bisnis barunya, dengan pendekatan yang unik dan sering kali terkesan spontan. Hal ini justru membuat banyak orang tertarik dan akhirnya membeli burger Aldi’s Burger.
Antrean Panjang dan Masalah Lingkungan
Dengan popularitas yang meningkat, jumlah pembeli yang datang semakin bertambah. Hal ini menyebabkan antrean panjang di lokasi penjualan. Namun, situasi ini ternyata menimbulkan masalah lingkungan. Antrean yang membeludak hingga ke jalanan diduga mengganggu kenyamanan warga sekitar. Akibatnya, muncul kabar bahwa antrean tersebut sempat disiram air oleh tetangga.
Antrean Pembeli Aldi’s Burger Disiram Air
Respons Positif Aldi Taher
Alih-alih merasa marah, Aldi Taher justru merespons insiden tersebut dengan cara yang positif. Ia mengibaratkan momen penyiraman air itu seperti wahana hiburan bagi para pelanggan yang sedang menunggu di bawah terik matahari. Menurutnya, hal ini justru memberikan kesejukan bagi mereka.
“Aku bilang, wahana air siraman cinta! Jadi siapa yang mengantre, ada wahana siram-siraman, gurih-gurih nyoy. Kayak di Dufan jadinya,” ujar Aldi saat ditemui di kawasan Sarinah, Jakarta Pusat, Sabtu (11/4/2026) kemarin.
Ia menegaskan bahwa dirinya tidak merasa tersinggung atas tindakan tersebut. Justru, Aldi menganggap hal itu sebagai bentuk perhatian dari tetangga. “Enggak dong, itu kan siraman cinta. Dan gini, kan waktu itu lagi panas-panasan, orang lagi mengantre, tiba-tiba Alhamdulillah dapat sejuk-sejuk-an kan enak, disiram,” tambahnya.

Penyanyi lagu “Lesty Love Rizky Billar” ini mengaku ketenangannya dalam menghadapi konflik lingkungan tersebut merupakan dampak positif dari kebiasaannya mengaji.
Sikap Husnuzon dan Permintaan Maaf
Aldi mengaku bahwa ketenangannya dalam menghadapi konflik lingkungan tersebut adalah hasil dari kebiasaannya mengaji. Ia memilih untuk selalu menerapkan prinsip husnuzon atau berprasangka baik. “Alhamdulillah efek baca Alquran, kita jadi selalu husnuzon insya Allah. Setiap jam 3 sore di belahan dunia mana pun, orang memang lagi menyiram kembang,” tuturnya.
Meski demikian, Aldi menyadari bahwa keramaian di gerai burgernya mungkin saja mengganggu ketertiban. Oleh karena itu, ia secara terbuka meminta maaf dan meminta para pelanggannya untuk lebih tertib saat mengantre. “Saya minta maaf kalau emang bagi pelanggan Aldi’s Burger kalau lagi mengantre, suaranya mungkin agak (keras), bismillah agar lebih tertib lagi,” ujarnya.
Komunikasi dengan Tetangga dan Dukungan
Sebagai bentuk penyelesaian masalah, Aldi memastikan bahwa dirinya telah menjalin komunikasi yang baik dengan tetangga di sekitar lokasi usahanya. Ia mengaku sudah mendatangi mereka untuk bersilaturahmi. “Sudah komunikasi, sudah silaturahmi juga, sudah dikasih burger juga. Saya kan buka usaha di situ punya izin,” kata pria berusia 42 tahun tersebut.
Aldi juga mengeklaim bahwa kehadiran gerai burgernya membawa dampak positif bagi keamanan lingkungan. Menurutnya, daerah yang semula rawan tindak kriminal kini menjadi lebih aman karena aktivitas warga yang ramai. Berkat viralnya bisnis tersebut, Aldi menyebut usahanya mendapatkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, yang disebutnya memberikan apresiasi terhadap pertumbuhan UMKM miliknya.







