Peran Vitamin C dan D dalam Mendukung Sistem Kekebalan Tubuh
Vitamin C dan D sering kali menjadi pilihan suplemen tambahan ketika tubuh terasa lelah atau mudah sakit. Kedua vitamin ini memang memiliki peran yang bisa diandalkan untuk mendukung daya tahan tubuh. Vitamin C dan D sama-sama dapat menguatkan sistem imun sehingga tubuh tidak gampang tumbang dan menjaganya tetap prima. Namun, di antara keduanya, mana yang lebih baik dalam mendukung sistem kekebalan tubuh? Artikel ini akan mengulas cara kerja vitamin C dan D dalam perannya menjaga imunitas tubuh.
Cara Kerja Vitamin C Mendukung Sistem Kekebalan Tubuh
Vitamin C adalah mikronutrien penting yang memainkan banyak peranan di dalam tubuh, seperti menghasilkan kolagen, agen penyembuhan, menjaga tulang dan otot tetap kuat, serta menjaga sel-sel tubuh dari kerusakan. Vitamin ini adalah antioksidan kuat. Mereka bekerja memerangi radikal bebas yang bisa menyebabkan kerusakan sel. Nah, inilah yang membuat vitamin C diandalkan dalam menjaga sistem kekebalan tubuh.
Di dalam tubuh, vitamin C bekerja di tingkat sel. Mereka melakukan penyembuhan pada sel-sel yang “sakit”, bahkan membantu mencegah penyakit tertentu dengan melindungi jaringan dari stres oksidatif. Selain itu, Vitamin C juga membantu sel darah putih memerangi kuman atau virus penyebab penyakit. Peranannya yang menghasilkan kolagen, juga memberikan perlindungan fisik tingkat pertama pada kulit dari serangan penyakit dari luar.
Saat kita sakit, misalnya demam atau flu, vitamin C yang membantu proses penyembuhan. Mereka membantu meredakan gejala dan mempersingkat durasi sakit dengan memperbaiki sel-sel yang sakit. Hal yang perlu digarisbawahi terkait cara kerja vitamin C mendukung sistem kekebalan tubuh adalah vitamin C bukan perisai dari penyakit, akan tetapi membantu proses penyembuhannya.
Cara Kerja Vitamin D Mendukung Sistem Kekebalan Tubuh

Berbeda dengan vitamin C, cara kerja vitamin D mendukung sistem kekebalan tubuh berada pada tingkat pengaturan atau regulasi sistem kekebalan tubuh. Vitamin D bekerja seperti “pembawa pesan” yang memberi tahu bagaimana sistem kekebalan tubuh harus berfungsi. Mereka mencegah sistem kekebalan tubuh menyerang jaringan tubuh yang sehat, mengenali dan merespons virus, hingga mencegah peradangan.
Saat tubuh memiliki ketersediaan vitamin D yang memadai, tubuh menjadi lebih kebal atau lebih kuat terhadap serangan infeksi. Sebaliknya, ketika ketersediaannya defisit atau kekurangan, tubuh bisa menjadi lebih rentan terkena infeksi, seperti infeksi saluran pernapasan yang mungkin menyebabkan flu. Dalam laman National Library of Medicine juga dipaparkan bahwa kekurangan vitamin D dikaitkan dengan peningkatan autoimunitas serta peningkatan kerentanan terhadap infeksi.
Dalam hal ini, bisa dikatakan vitamin D menjadi garda depan untuk membantu tubuh mencegah infeksi sehingga mencegah sakit. Sementara itu, vitamin C bertindak sebagai agen penyembuh yang membantu memperbaiki sel yang sakit atau rusak.
Mana yang Lebih Baik Antara Vitamin C dan D dalam Mendukung Sistem Kekebalan Tubuh?

Vitamin C dan D masing-masing memiliki cara kerja yang berbeda dalam peranannya mendukung sistem kekebalan tubuh. Keduanya saling terkait satu sama lain meski tidak berada dalam jalur kerja yang sama. Jadi, tidak ada yang lebih baik antara vitamin C dan D dalam mendukung sistem kekebalan tubuh, keduanya saling bersinergi dan berjalan beriringan.
Laman Verywell Health menjelaskan, vitamin D membantu fungsi kekebalan tubuh secara keseluruhan dan menurunkan risiko terkena infeksi tertentu, terutama pada orang yang memiliki kadar vitamin D rendah. Vitamin C mendukung aktivitas sel imun dan dapat mengurangi gejala dan durasi sakit. Jadi, alih-alih membandingkan, kedua vitamin tersebut akan lebih efektif jika dikonsumsi secara teratur untuk memenuhi kebutuhannya.
Vitamin D bekerja bertahap dari waktu ke waktu. Jadi, menjaga kadarnya secara cukup sepanjang tahun sangat penting. Sementara itu, vitamin C dapat memberi bantuan saat sedang sakit, akan tetapi vitamin ini akan bekerja lebih baik jika dikonsumsi secara teratur daripada menunggu gejala muncul.
Vitamin C dan D, keduanya dapat mendukung fungsi kekebalan tubuh dengan baik. Tidak ada yang lebih baik di antaranya, karena vitamin C dan D bekerja beriringan satu sama lain dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh.







