Pasa Pabukoan Kapalo Koto Padang Diserbu Warga dan Mahasiswa, Lalin Sempat Tersendat
Masyarakat dan mahasiswa memadati Pasa Pabukoan di kawasan Kapalo Koto, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Minggu (22/2/2026) sore. Pasa Pabukoan ini berada dekat dengan kampus Universitas Andalas (Unand), sehingga menjadi salah satu spot favorit berburu takjil di Kota Padang.
Pantauan Infomalangraya.com sekitar pukul 16.23 WIB, tenda-tenda dengan atap merah telah berdiri rapi, sementara masyarakat mulai memadati kawasan tersebut. Puncak keramaian terjadi mendekati pukul 17.30 WIB. Menu yang tersedia di Pasa Pabukoan sangat beragam, mulai dari jajanan hits, cendol, puding, mochi, es mangga, jeruk, gorengan, hingga aneka takjil lainnya.
Sejumlah personel Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Padang tampak berjaga di lokasi untuk mengatur lalu lintas. Hal ini penting karena tenda-tenda yang berjejer di setengah badan jalan sempat menyebabkan kendaraan harus melambat. Salah satu mahasiswa, Hidayatul, mengaku datang sejak pukul 16.00 WIB bersama temannya untuk mencari minuman segar di tengah cuaca panas Kota Padang. “Saya sore ini beli cendol, tadi datang sejak pukul 16.00 WIB,” ujarnya.
Putra, pengunjung lain, datang sekitar pukul 16.30 WIB untuk mencari menu berbuka. Setelah berkeliling, ia memutuskan membeli es buah dan mochi. “Saya beli mochi dan es buah, tampaknya menarik untuk dinikmati saat buka puasa nanti,” ujarnya. Kedua mahasiswa ini menyebut keramaian cukup tinggi, bahkan arus lalu lintas sempat macet di sekitar lokasi. Beruntung petugas Dishub standby sehingga arus cepat kembali normal.
Gagal Raih 3 Poin di Kandang, The Kmers Desak Manajemen Semen Padang Segera Berbenah
Semen Padang FC gagal meraih tiga poin dan ditahan imbang Malut United pada pekan ke-22 kompetisi BRI Super League 2025/2026 di GOR Haji Agus Salim, pada Jumat (20/2/2026) malam. Kabau Sirah yang sempat tertinggal 2-0 di babak pertama, berhasil menyamakan kedudukan 2-2 pada babak kedua. Akibat kegagalan mendapatkan tiga poin di kandang, Semen Padang FC masih tertahan di dasar klasemen posisi ke 17.
Tim berjuluk Kabau Sirah tersebut baru mampu meraih 16 poin, sehingga belum keluar dari zona degradasi. Suporter Semen Padang FC yang tergabung dalam The Kmers menilai laga menghadapi Malut United berlangsung dengan intensitas tinggi. Laga Jumat malam itu berlangsung ketat dan kaya akan peluang, memperlihatkan ambisi besar dari kedua tim, meskipun akhirnya harus puas dengan hasil imbang yang dramatis.
Humas dan Infokom The Kmers Mania, Agung Putra, menyatakan bahwa intensitas pertandingan mencerminkan betapa krusialnya kemenangan bagi kedua belah pihak. “Kedua tim sama-sama menunjukkan bahwa mereka butuh poin penuh. Atmosfer di lapangan sangat terasa tekanannya,” ujarnya. Dilema poin bagi kedua tim, membuat pertandingan ini menjadi panggung bagi dua misi yang berbeda.
Malut United datang dengan target mengamankan posisi di Top 4, sementara Semen Padang FC berjuang habis-habisan untuk segera bangkit dan keluar dari zona merah klasemen. Sama halnya, Ketua Harian sekaligus Dirigen The Kmer’s Mania, Anwar Nurman Bay, menekankan bahwa laga ini merupakan ujian yang sangat sulit bagi mental pemain. “Pertandingan yang sangat sulit, tim harus lebih fokus untuk ke depannya. Ini menjadi PR besar bagi sektor kiper agar lebih siap menghadapi tekanan lawan di laga-laga berikutnya,” tutur Nurman yang akrab disapa bule.
Ia berharap, usai hasil imbang tersebut, kedua tim segera melakukan evaluasi cepat. Untuk Semen Padang FC, fokus pada konsentrasi lini pertahanan menjadi harga mati jika ingin bertahan di kasta tertinggi. “Sementara Malut United harus kembali mencari formula untuk tetap berada di jalur persaingan papan atas,” sebutnya. Koordinator Lapangan The K’Mers, Alif, menyebut bahwa usai gol pertama tercipta dari Malut United ke gawang Semen Padang FC, para pemain kehilangan fokus. Alif meminta Semen Padang FC untuk melakukan evaluasi, agar mental para pemain dapat terjaga ke depannya. “Untuk pelatih, kedepannya juga menjaga tensi (agresivitas) pertandingan lebih tinggi, agar pemain tidak terkesan ngotot di akhir laga,” tambahnya.
Jalannya Pertandingan
Semen Padang FC menunjukkan semangat juang tinggi pada babak kedua saat menjamu Malut United pada lanjutan pekan ke-22 BRI Super League 2025/2026, Jumat (20/2/2026). Sempat tertinggal, Kabau Sirah akhirnya mampu memaksakan hasil imbang 2-2 dalam laga yang berlangsung sengit hingga menit akhir.
Memasuki babak kedua, Semen Padang langsung melakukan sejumlah pergantian pemain untuk meningkatkan daya gedor. Firman ditarik keluar dan digantikan Maicon. Ravy Tsouka digantikan Kazaki, sementara Ripal keluar dan Rian masuk menambah energi baru di lapangan. Peluang emas langsung didapatkan tuan rumah pada menit ke-49. Maicon yang berhasil lepas dari penjagaan pemain Malut United menusuk dari sisi serangan. Alih-alih menuntaskan peluang dengan tembakan langsung, ia memilih mengirim umpan silang. Namun, tak ada satu pun pemain Semen Padang yang mampu menyambut bola tersebut.
Tiga menit berselang, Malut United memperoleh kesempatan menambah keunggulan. Mereka mendapatkan tendangan bebas di dalam kotak penalti setelah Rendy Oscario melakukan kesalahan dengan menyentuh bola menggunakan tangan usai menerima umpan ke belakang dari rekannya. Beruntung bagi Semen Padang, eksekusi tendangan bebas itu hanya membentur pagar hidup sehingga skor tetap bertahan. Pada menit ke-65, Malut kembali mengancam. Melalui skema tendangan bebas, sepakan salah seorang pemainnya nyaris menambah gol, namun bola hanya membentur mistar gawang.
Ancaman kembali datang pada menit ke-68. Kesalahan lini belakang Semen Padang dimanfaatkan David Da Silva yang berhadapan satu lawan satu dengan Rendy Oscario. Namun, kiper Semen Padang itu tampil sigap dan berhasil mencuri bola dari kaki David sebelum peluang berubah menjadi gol. Semen Padang terus berupaya meningkatkan intensitas serangan. Pada menit ke-74, Irsyad Maulana masuk menggantikan Kasim Botan. Di sisi lain, Malut United juga melakukan penyegaran di lini pertahanan dengan menarik keluar Taufik Rustam dan memasukkan Abduh Lestaluhu.
Menit ke-83, Maicon kembali menjadi ancaman melalui skema serangan balik. Ia menggiring bola sendirian dan mencoba menyelesaikan peluang tersebut, namun tendangannya masih melebar ke sisi kanan gawang. Kerja keras Semen Padang akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-87. Berawal dari skema tendangan bebas di sisi kiri yang menghasilkan bola liar di kotak penalti, Kianz Froese yang berdiri bebas sukses memanfaatkan situasi tersebut. Gol itu memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2 dan membakar semangat tuan rumah.
Memasuki awal injury time babak kedua, Stadion Haji Agus Salim bergemuruh. Umpan silang dari sisi kanan sempat terlalu tinggi dan mengarah ke sisi kiri lapangan. Namun di sana sudah menunggu Maicon yang langsung melepaskan tendangan voli keras ke sudut sempit kanan gawang Malut United. Bola melesat deras dan mengubah skor menjadi 2-2. Gol tersebut sempat ditinjau melalui VAR, namun setelah pengecekan, wasit mengesahkannya. Kedua tim masih saling melancarkan serangan di sisa waktu pertandingan, namun hingga peluit panjang dibunyikan, skor tetap bertahan 2-2. Hasil ini membuat Semen Padang FC menunjukkan mental pantang menyerah setelah mampu bangkit dan mengamankan satu poin di kandang sendiri.

Masjid Taqwa Muhammadiyah Pasar Raya Padang Siapkan 130 Porsi Takjil Setiap Hari Selama Ramadan
Bulan suci Ramadan membawa suasana yang lebih khusyuk di Masjid Taqwa Muhammadiyah yang terletak di kawasan pusat Pasar Raya Padang, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Sumatera Barat. Seperti masjid pada umumnya, Masjid Taqwa Muhammadiyah tetap menggelar rangkaian ibadah rutin selama Ramadan, mulai dari salat berjamaah lima waktu hingga salat tarawih setiap malam.
Pengurus Masjid Taqwa Muhammadiyah, Irawan Toni, mengatakan tidak ada perubahan besar dalam pola kegiatan ibadah selama Ramadan tahun ini. Namun, pihak masjid menambahkan program sosial berupa penyediaan takjil bagi jamaah dan masyarakat sekitar. “Untuk kegiatan di bulan Ramadan pada dasarnya sama seperti masjid-masjid lain, yakni salat berjamaah lima waktu dan salat tarawih. Program tambahan yang kami lakukan adalah penyediaan takjil,” ujar Irawan Toni.
Ia menjelaskan, setiap hari masjid menyediakan sekitar 100 hingga 130 porsi takjil. Takjil tersebut disiapkan dengan nilai Rp15 ribu per porsi dan dapat dinikmati jamaah yang beribadah maupun masyarakat yang berada di sekitar masjid saat waktu berbuka puasa. Menurut Irawan, seluruh biaya penyediaan takjil bersumber dari sumbangan jamaah. Partisipasi tersebut dinilai sangat membantu kelancaran program berbagi selama Ramadan.
“Alhamdulillah, dana untuk takjil berasal dari sumbangan jamaah. Ini menjadi bentuk kebersamaan dan kepedulian antarjamaah di bulan Ramadan,” katanya. Keberadaan Masjid Taqwa Muhammadiyah di kawasan pusat aktivitas ekonomi Pasar Raya Padang menjadikan program berbagi takjil ini cukup membantu, terutama bagi pedagang dan masyarakat yang masih beraktivitas hingga menjelang waktu berbuka.
Melalui kegiatan ibadah rutin dan program berbagi tersebut, pengurus masjid berharap Ramadan tahun ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi serta meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat Kota Padang.







