Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi: Kinerja ASN Harus Berbasis Data, Ini Caranya

    4 April 2026

    Tradisi Puter Kayun Banyuwangi, Dari Dokar Hias Sampai Cerita Mistis Watu Dodol

    4 April 2026

    2.432 siswa lulus SNBP UNS 2026, ini 10 prodi paling diminati

    4 April 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Sabtu, 4 April 2026
    Trending
    • Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi: Kinerja ASN Harus Berbasis Data, Ini Caranya
    • Tradisi Puter Kayun Banyuwangi, Dari Dokar Hias Sampai Cerita Mistis Watu Dodol
    • 2.432 siswa lulus SNBP UNS 2026, ini 10 prodi paling diminati
    • Mobil Hybrid Boleh Gunakan Plat Biru? Ini Aturannya
    • Tari Beskalan Malang, dari Ritual ke Pesta Tamu
    • Sholawat Adnani: Lengkap dengan Latin, Arti, dan Manfaat
    • 8 penyebab gatal di selangkangan wanita, jangan salah asumsi
    • Hojicha Jadi Tren Minuman, Genmai Milk Tea Tambah Pilihan Menu Musiman
    • Man United Didesak Rekrut Bintang Incaran Arsenal dan Liverpool
    • Kalender April 2026: 2 April, Hari Autisme Sedunia
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Teknologi»5 Teknik Belajar Hebat Orang Pintar yang Tidak Diajarkan di Sekolah

    5 Teknik Belajar Hebat Orang Pintar yang Tidak Diajarkan di Sekolah

    adm_imradm_imr21 Februari 20261 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Teknik Belajar yang Jarang Diajarkan di Sekolah

    Belajar tidak selalu harus dilakukan dengan membaca buku atau mencatat materi berulang kali. Terkadang, metode yang diajarkan di sekolah terasa monoton dan kurang efektif. Banyak orang tua mungkin pernah melihat anak mereka belajar keras, namun hasilnya masih biasa saja atau tidak ada peningkatan. Rupanya, banyak orang jenius di luar sana menggunakan teknik belajar yang berbeda, bukan hanya mengandalkan baca atau hafalan, tetapi juga cara-cara unik yang membuat otak bekerja lebih optimal.

    Berikut ini adalah lima teknik belajar yang jarang diajarkan di sekolah, tapi bisa menjadi rahasia kesuksesan para jenius.

    1. Feynman Technique



    Feynman Technique adalah teknik belajar dengan cara mengajarkan materi ke orang lain. Jika anak mama bisa menjelaskan sesuatu dengan bahasa sederhana, itu tandanya ia benar-benar paham materinya, bukan sekadar hafal. Mama bisa meminta anak untuk mengajarkan ulang pelajaran ke teman, adik, atau bahkan ke boneka kesayangannya agar kembali memahami materi. Proses ini akan membongkar bagian mana yang belum dipahami, lalu otaknya akan otomatis mencari jawabannya. Dijamin pemahaman anak jadi lebih dalam dan tahan lama.

    2. Active Recall



    Daripada membaca catatan berulang kali, lebih baik anak diajak untuk menutup buku dan mencoba menjawab pertanyaan dari ingatan. Inilah yang disebut teknik belajar Active Recall, metode yang terbukti secara ilmiah lebih efektif daripada sekadar membaca pasif. Aktivitas mengingat ini seperti olahraga untuk otak anak, Ma. Meski terasa lebih sulit, justru upaya ekstra inilah yang membuat informasi benar-benar menempel di memori jangka panjang. Mama bisa membantu dengan membuatkan flashcard atau pertanyaan-pertanyaan seru dari materi yang sudah dipelajari di sekolah. Dengan begitu, orangtua pun ikut berperan dalam membantu proses belajar anak dalam memahami sebuah materi pelajaran.

    3. Pomodoro Focus Sprint



    Belajar berjam-jam non-stop ternyata nggak efektif untuk anak, lho. Teknik Pomodoro bisa Mama ajarkan pada anak sebagaimana yang banyak dilakukan para jenius. Teknik ini membagi waktu belajar jadi sprint-sprint pendek sekitar 25 menit untuk fokus penuh, lalu istirahat 5 menit. Setelah empat sesi, barulah anak bisa ambil istirahat lebih panjang. Ritme ini membantu otak anak tetap segar dan terhindar dari kelelahan mental. Selama 25 menit, minta ia fokus hanya pada satu tugas tanpa gangguan. Dengan cara ini, belajar terasa lebih ringan dan produktivitasnya pun meningkat drastis.

    4. Interleaved Practice



    Kebanyakan dari kita terbiasa belajar dengan sistem blok, misalnya matematika dulu baru IPA. Anak mama termasuk yang seperti ini juga nggak, nih? Interleaved Practice bisa coba dilakukan dengan mencampur berbagai topik dalam satu sesi belajar, misalnya sejarah 20 menit, lanjut biologi, lalu kembali lagi ke sejarah. Meski terasa lebih sulit di awal, metode ini justru akan melatih otak anak untuk membedakan konsep dan beradaptasi dengan cepat. Hasil jangka panjangnya jauh lebih unggul, Ma, karena otak terbiasa menghadapi soal-soal yang tidak berurutan, seperti dalam ujian sungguhan.

    5. Spaced Repetition



    Spaced Repetition adalah kebalikan dari sistem kebut semalam yang mungkin masih banyak dilakukan anak. Teknik belajar ini mengajak anak mengulang materi pada interval waktu yang semakin meningkat, jadi sehari setelah belajar, lalu tiga hari, seminggu, dua minggu, dan seterusnya. Dengan mengulang tepat sebelum lupa, anak akan memperkuat koneksi saraf di otaknya. Informasi pun berpindah dari memori jangka pendek ke jangka panjang. Mama bisa memanfaatkan berbagai aplikasi yang tersedia untuk membantu menerapkan teknik ini dengan cara yang menyenangkan. Jadi, screen time anak nggak melulu soal bermain game online saja, Ma.

    Nah, itu dia 5 teknik belajar ala orang jenius yang bisa langsung Mama praktikkan di rumah pada anak. Jadi pintar itu bukan cuma soal seberapa keras anak belajar, tapi juga seberapa cerdas kita sebagai orangtua membantu mereka menemukan cara yang tepat. Selamat mencoba ya, Ma.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Samsung Galaxy A57 5G, Ponsel A Series dengan AI Canggih dan Performa Tangguh

    By adm_imr4 April 20261 Views

    Tiongkok Selidiki Akuisisi Startup AI Singapura oleh Induk Instagram

    By adm_imr3 April 20261 Views

    Nafi,ah Inovasi Budidaya Tambak Crustea: Bisnis Berbasis Iklim Pesisir Jepara

    By adm_imr3 April 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi: Kinerja ASN Harus Berbasis Data, Ini Caranya

    4 April 2026

    Tradisi Puter Kayun Banyuwangi, Dari Dokar Hias Sampai Cerita Mistis Watu Dodol

    4 April 2026

    2.432 siswa lulus SNBP UNS 2026, ini 10 prodi paling diminati

    4 April 2026

    Mobil Hybrid Boleh Gunakan Plat Biru? Ini Aturannya

    4 April 2026
    Berita Populer

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    Kabupaten Malang 27 Maret 2026

    Kabupaten Malang— Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang tengah menyiapkan perubahan status dua Unit Pelaksana Teknis…

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026

    Halal Bihalal Dinkes Kab. Malang, Bupati Sanusi Bahas Puskesmas Resik dan Tunggu Kebijakan WFH

    27 Maret 2026

    Buka Musrenbang RKPD 2027, Wali Kota Malang Tekankan Kolaborasi dan Pembangunan Inklusif

    31 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?