Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Pemantauan Kemampuan Akademik Siswa SMP oleh Dindikpora Bangka

    11 April 2026

    Syahrini Kembali Bernyanyi, Suara Baru Istri Reino Jadi Sorotan di Pernikahan

    11 April 2026

    Liburan Musim Dingin Tanpa Visa: 8 Negara Pilihan

    11 April 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Sabtu, 11 April 2026
    Trending
    • Pemantauan Kemampuan Akademik Siswa SMP oleh Dindikpora Bangka
    • Syahrini Kembali Bernyanyi, Suara Baru Istri Reino Jadi Sorotan di Pernikahan
    • Liburan Musim Dingin Tanpa Visa: 8 Negara Pilihan
    • Hasil Pertandingan FC Bekasi City vs Persekat Tegal: Bekasi City Gagal Lampaui Posisi 3 dan 4 Klasemen
    • Kalender Jawa Selasa Wage 7 April 2026, Tetaplah Pelindung
    • Kantor Polisi Palsu di Kamboja: BBC Terjebak dalam Penipuan Internasional
    • BEI Buka Suara Soal Rahasia Pemegang Saham HSC
    • Parkir Dikaitkan dengan Pajak STNK: Efisien Tapi Berpotensi Merugikan
    • 7 Film 90-an yang Mengharukan dan Bahagia
    • 5 Trik Rambut Rapi Sepanjang Hari Tanpa Gaya Berlebihan
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Internasional»Iran Berubah Pikiran di Tengah Ancaman Trump, Siap Berunding di Oman-Istanbul

    Iran Berubah Pikiran di Tengah Ancaman Trump, Siap Berunding di Oman-Istanbul

    adm_imradm_imr12 Februari 20261 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Iran Menunjukkan Kesiapan untuk Kembali Berdialog dengan Amerika Serikat

    Pemerintah Iran menunjukkan tanda-tanda positif dengan menyatakan kesiapan untuk kembali berunding dengan Amerika Serikat (AS) terkait kesepakatan nuklir yang selama ini menjadi sumber ketegangan. Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, mengisyaratkan bahwa pembicaraan dengan Washington dapat segera dimulai, di tengah meningkatnya tekanan militer AS di kawasan Timur Tengah.

    “Iran selalu siap untuk jalur diplomasi, selama didasarkan pada rasa saling menghormati dan pertimbangan kepentingan,” ujar Araghchi saat kunjungannya ke makam pendiri Republik Islam Iran, Ayatollah Ruhollah Khomeini.

    Tekanan Militer AS dan Ultimatum Presiden Trump

    Sementara itu, Presiden AS Donald Trump menegaskan bahwa opsi militer tetap terbuka jika perundingan gagal mencapai kesepakatan. Trump menyatakan bahwa kapal-kapal perang terbesar dan terbaik AS telah menuju kawasan Iran sebagai bentuk tekanan militer.

    “Kami sedang berbicara dengan Iran. Jika kita bisa mencapai kesepakatan, itu akan sangat bagus. Jika tidak, mungkin hal-hal buruk akan terjadi,” kata Trump kepada wartawan di Gedung Putih.

    Persiapan Pertemuan Tingkat Tinggi di Istanbul

    Laporan dari kantor berita semi-resmi Iran, Fars, menyebutkan bahwa Presiden Iran Masoud Pezeshkian telah memerintahkan dimulainya pembicaraan nuklir dengan Amerika Serikat. Utusan khusus Trump, Steve Witkoff, dijadwalkan melakukan pertemuan di Istanbul bersama perwakilan negara-negara Arab dan Muslim, termasuk Qatar, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Mesir.

    Jika terlaksana, pertemuan ini akan menjadi kontak langsung pertama pejabat tinggi AS dan Iran sejak konflik bersenjata pada Juni lalu. Sebagaimana dilaporkan, konflik bersenjata yang terjadi pada Juni 2025 lalu melibatkan serangan Israel dan AS ke fasilitas nuklir dan rudal balistik Iran, yang kemudian dibalas dengan peluncuran ratusan rudal balistik oleh Iran ke wilayah Israel.

    Trump mendorong kesepakatan baru yang bertujuan menghentikan produksi uranium tingkat pengayaan tinggi dan membatasi program rudal balistik Iran. Namun, pernyataan Trump yang mengisyaratkan kemungkinan perubahan rezim di Teheran memicu kekhawatiran eskalasi konflik yang lebih luas di kawasan.

    Kondisi Domestik Iran dan Pentingnya Jalur Diplomasi

    Pemerintah Iran menghadapi tekanan ekonomi yang berat akibat inflasi tinggi dan pelemahan mata uang, yang berpotensi memicu gelombang protes domestik. Kondisi ini membuat jalur diplomasi menjadi semakin penting bagi stabilitas kedua negara dan kawasan.

    Dialog Positif Sudah Berlangsung di Oman dan Harapan Lanjutan Negosiasi

    Perundingan tidak langsung yang berlangsung di Oman pada 6 Februari 2026 berlangsung dalam suasana positif. Presiden Trump menyatakan pembicaraan dengan Teheran berjalan sangat baik dan akan dilanjutkan dalam waktu dekat. Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menggambarkan suasana pembicaraan sebagai konstruktif dan menegaskan fokus perundingan pada program nuklir Iran.

    Negara-negara sekutu AS di kawasan, seperti Qatar, menyambut baik dialog ini dan berharap menghasilkan kesepakatan yang meningkatkan keamanan dan stabilitas regional. Sementara itu, Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Noel Barrot menyebut Iran sebagai kekuatan yang “mendestabilisasi” dan menyerukan pengendalian diri kelompok-kelompok yang didukung Iran.

    Diberitakan sebelumnya, ketegangan antara Washington dan Teheran tetap tinggi, dengan ancaman tindakan militer dari AS terkait penindasan demonstran di Iran. Namun, sejumlah negara di kawasan mendesak agar kedua pihak menghindari intervensi militer dan kembali ke meja perundingan.

    Menurut laporan lembaga pemantau HAM, ribuan demonstran telah tewas dan puluhan ribu lainnya ditangkap dalam penindakan aparat keamanan Iran, menambah kompleksitas situasi politik dan sosial di negara tersebut. Sementara, AS terus memberlakukan sanksi baru terhadap entitas yang terkait dengan ekspor minyak Iran sebagai bagian dari kebijakan “tekanan maksimum”.

    Juru bicara Departemen Luar Negeri AS menegaskan komitmen pemerintah Trump untuk menekan pendapatan rezim Iran melalui sanksi ekonomi.

    Perundingan Nuklir yang Berada di Titik Krusial

    Kini, perundingan nuklir antara Iran dan AS berada pada titik krusial di tengah ketegangan militer dan tekanan ekonomi yang berat. Jalur diplomasi yang dibuka kembali memberikan harapan untuk menghindari eskalasi konflik yang lebih luas dan menjaga stabilitas kawasan Timur Tengah.

    Namun, ketegangan dan ancaman militer yang masih mengintai menunjukkan bahwa proses ini masih penuh tantangan dan memerlukan komitmen kuat dari kedua belah pihak serta dukungan komunitas internasional untuk mencapai solusi damai yang berkelanjutan.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Anggota DPR Usulkan Pergeseran TNI dari UNIFIL Setelah 3 Prajurit Gugur

    By adm_imr11 April 20260 Views

    Macron vs Trump: Kekacauan Barat dan Strategi Iran

    By adm_imr11 April 20261 Views

    Beberapa Jam Lagi, Trump Akan Serang Iran: Listrik, Jembatan, dan Militer Jadi Target

    By adm_imr11 April 20262 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Pemantauan Kemampuan Akademik Siswa SMP oleh Dindikpora Bangka

    11 April 2026

    Syahrini Kembali Bernyanyi, Suara Baru Istri Reino Jadi Sorotan di Pernikahan

    11 April 2026

    Liburan Musim Dingin Tanpa Visa: 8 Negara Pilihan

    11 April 2026

    Hasil Pertandingan FC Bekasi City vs Persekat Tegal: Bekasi City Gagal Lampaui Posisi 3 dan 4 Klasemen

    11 April 2026
    Berita Populer

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    Kabupaten Malang 27 Maret 2026

    Kabupaten Malang— Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang tengah menyiapkan perubahan status dua Unit Pelaksana Teknis…

    Karcis Masuk Pantai Pasir Panjang Disorot, Transparansi Retribusi Dipertanyakan

    7 April 2026

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026

    Halal Bihalal Dinkes Kab. Malang, Bupati Sanusi Bahas Puskesmas Resik dan Tunggu Kebijakan WFH

    27 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?