Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Pembaruan kondisi Nadiem Makarim pasca-penuntutan 18 tahun dan operasi langsung

    20 Mei 2026

    Bandara Juanda dan Tanjung Perak Surabaya Siaga Hantavirus, Ini Langkah BBKK

    20 Mei 2026

    5 alasan harga properti turun, bukan selalu naik setiap tahun

    20 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Kamis, 21 Mei 2026
    Trending
    • Pembaruan kondisi Nadiem Makarim pasca-penuntutan 18 tahun dan operasi langsung
    • Bandara Juanda dan Tanjung Perak Surabaya Siaga Hantavirus, Ini Langkah BBKK
    • 5 alasan harga properti turun, bukan selalu naik setiap tahun
    • 3 Berita Populer Padang: Kabau Sirah Kalah 7-0, Anak Curigai Emas Ibu dan Tindakan Balap Liar
    • Pelita Ibrani 1:5-14: Takhtamu Ya Allah Tetap untuk Selamanya
    • Tanda-tanda underfueling pada atlet lari
    • Lima Oleh-Oleh Khas Jember yang Paling Populer, Suwar-Suwir hingga Prol Tape Legendaris
    • Beasiswa S2 Desain Media Digital ITB untuk Warga Kaltim, Daftar Sekarang!
    • DPRD Sukoharjo Minta Aturan Pilkades Segera Terbit
    • Pertumbuhan transportasi laut Maluku diimbangi penurunan bongkar muat barang
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Internasional»Tegang, Iran Setuju Negosiasi Nuklir dengan AS Tapi Tolak Tekanan Militer

    Tegang, Iran Setuju Negosiasi Nuklir dengan AS Tapi Tolak Tekanan Militer

    adm_imradm_imr12 Februari 20262 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Iran Kembali Berdialog dengan AS, Tapi Menolak Kehadiran Militer AS di Teluk

    Iran akhirnya menunjukkan sikap terbuka untuk kembali melakukan negosiasi nuklir dengan Amerika Serikat (AS), meskipun masih mempertahankan prinsip-prinsip utamanya dalam proses diplomasi. Pernyataan ini muncul setelah sebelumnya terjadi ketegangan antara kedua negara, terutama terkait kebijakan “tekanan maksimum” yang diterapkan oleh pemerintahan lalu.

    Dalam pernyataannya, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, menekankan bahwa diplomasi hanya bisa berjalan jika dilakukan dalam suasana saling menghormati dan tanpa ancaman senjata. Ia menyebutkan bahwa Iran bersedia membahas kerangka kerja teknis terkait program nuklir mereka, dengan tujuan memberikan jaminan internasional tentang sifat damai aktivitas nuklir tersebut. Namun, ia juga menuntut pencabutan sanksi ekonomi yang telah melumpuhkan ekonomi Iran.

    • Iran bersedia membahas kerangka kerja teknis terkait program nuklir.
    • Tujuan dari pembicaraan adalah memberikan jaminan internasional tentang sifat damai aktivitas nuklir.
    • Iran menuntut pencabutan sanksi ekonomi yang telah melumpuhkan negara tersebut.

    Meski membuka pintu dialog, Iran tetap menunjukkan sikap keras terhadap kehadiran armada militer AS di kawasan Teluk. Mereka memandang kehadiran kapal induk dan aset militer AS sebagai bentuk intimidasi dan provokasi. Baghaei menyatakan bahwa tindakan tersebut justru merusak upaya mediator dari negara-negara tetangga seperti Qatar dan Oman. Iran menegaskan bahwa mereka tidak akan memberikan konsesi apa pun selama moncong senjata AS masih diarahkan ke wilayah kedaulatan mereka.

    Fokus pada Isu Nuklir, Bukan Masalah Regional

    Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menegaskan bahwa hak Teheran untuk memperkaya uranium di wilayah sendiri harus diakui agar pembicaraan nuklir dengan AS berhasil. Ia menegaskan bahwa pengayaan nol tidak akan pernah bisa diterima oleh Iran. Pembicaraan harus fokus pada pengaturan yang memungkinkan pengayaan uranium di dalam Iran, sambil membangun kepercayaan bahwa pengayaan tersebut dilakukan dan akan tetap dilakukan untuk tujuan damai.

    • Pengayaan nol tidak akan pernah bisa diterima oleh Iran.
    • Pembicaraan harus fokus pada pengaturan yang memungkinkan pengayaan uranium di dalam Iran.
    • Perlu dibangun kepercayaan bahwa pengayaan dilakukan untuk tujuan damai.

    Araghchi juga menyampaikan bahwa hasil putaran Muscat sedang ditinjau, dan kedua belah pihak sedang menunggu keputusan apakah akan melanjutkan atau tidak. Putaran berikutnya diperkirakan akan tetap tidak langsung dan berpotensi diadakan di luar Oman.

    • Hasil pembicaraan sedang ditinjau.
    • Pendekatan keseluruhan kedua negara adalah untuk melanjutkan pembicaraan.
    • Putaran berikutnya diperkirakan akan tetap tidak langsung.

    Iran Tidak Akan Menegosiasikan Program Rudal atau Kebijakan Regional

    Araghchi menegaskan bahwa Iran tidak akan menegosiasikan program rudalnya atau kebijakan regionalnya, menolak seruan AS untuk memperluas agenda tersebut. Ia menyatakan bahwa masalah rudal dan masalah regional belum dan tidak ada dalam agenda pembicaraan.

    • Iran tidak akan menegosiasikan program rudalnya.
    • Kebijakan regional juga tidak akan dibahas dalam pembicaraan nuklir.
    • Seruan AS untuk memperluas agenda ditolak.

    Perspektif Analis: Pekan Depan akan Menentukan Nasib Diplomasi

    Para analis menilai bahwa pekan depan akan menjadi periode krusial bagi proses diplomasi antara Iran dan AS. Keberhasilan dialog sangat bergantung pada apakah Washington bersedia memberikan pelonggaran sanksi atau menarik mundur armadanya sebagai bentuk itikad baik sebelum pertemuan puncak dilakukan.

    Kesimpulan

    Dengan membuka pintu dialog, Iran menunjukkan komitmen untuk mencari solusi damai, namun tetap mempertahankan prinsip-prinsip intinya. Pihak Iran menekankan bahwa diplomasi harus dilakukan dalam atmosfer saling menghormati, bukan di bawah ancaman senjata. Di sisi lain, AS tetap menuntut pelucutan total program nuklir dan penghentian dukungan terhadap kelompok proksi di kawasan. Kedua belah pihak kini menunggu langkah-langkah lebih lanjut dari masing-masing pihak untuk menentukan arah hubungan diplomatik yang akan datang.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Heboh! Trump Umumkan Kesepakatan Besar dengan Tiongkok, Apa Isinya?

    By adm_imr20 Mei 20260 Views

    Netanyahu Ingin Bebas dari Ketergantungan AS, Israel Tolak Bantuan Rp62 Triliun Tahunan

    By adm_imr20 Mei 20261 Views

    Menteri Luar Negeri Iran: Tidak Percaya AS, Perdamaian Hanya Dilanjutkan Jika Washington Serius

    By adm_imr20 Mei 20262 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Pembaruan kondisi Nadiem Makarim pasca-penuntutan 18 tahun dan operasi langsung

    20 Mei 2026

    Bandara Juanda dan Tanjung Perak Surabaya Siaga Hantavirus, Ini Langkah BBKK

    20 Mei 2026

    5 alasan harga properti turun, bukan selalu naik setiap tahun

    20 Mei 2026

    3 Berita Populer Padang: Kabau Sirah Kalah 7-0, Anak Curigai Emas Ibu dan Tindakan Balap Liar

    20 Mei 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026

    Kejagung Sita Aset Kasus Ekspor CPO di Kota Malang, Tanah 157 Meter Persegi Dipasangi Plang

    2 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?