Pertandingan Seleksi Nasional atau Seleknas PBSI 2026 telah berakhir di Majeh Arena, Wadas, Karawang, pada hari Sabtu (7/2/2026). Dalam rangkaian turnamen ini, masing-masing sektor yang ada di Pelatnas berhasil menemukan satu calon anggota baru.
Beberapa klub besar seperti PB Djarum terlihat mendominasi dengan tiga wakilnya yang berhasil menjadi pemenang. Sementara itu, dua gelar lainnya diraih oleh perwakilan dari klub PB Jaya Raya dan Gideon Badminton Academy.
Dari akademi Marcus Fernaldi Gideon, Joseph Marcellino Kyta dan Joven Farand yang merupakan anak didiknya berhasil memenangkan pertandingan ganda putra. Mereka hampir dipastikan akan bergabung dengan Raymond Indra dan Nikolaus Joaquin di tim ganda putra Pelatnas.
Joseph/Joven menjadi satu-satunya perwakilan dari Gideon Badminton Academy yang masuk babak final. Dari tujuh wakil akademi tersebut, mereka berhasil mengalahkan pasangan Ardiola Dionilo/Raffarel Radzinski Sadad, yang berasal dari akademi Candra Wijaya.
Hasil pertandingan yang diraih Joseph/Joven adalah kemenangan dua gim langsung dengan skor 21-19 dan 21-19. Joseph mengungkapkan rasa senang dan kegembiraannya karena ini adalah pertama kalinya ia mengikuti Seleknas.
“Kami tidak menyangka bisa menang, kami hanya bermain dengan percaya diri dan fokus pada setiap poin,” ujarnya. Ia juga menyatakan rencananya untuk meningkatkan ranking agar dapat ikut pertandingan besar dan meraih medali Olimpiade.
Meskipun hampir dipastikan lolos, Joseph dan Joven masih harus menjalani beberapa tahapan tes lanjutan. Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PP PBSI, Eng Hian, menjelaskan bahwa status kelulusan para juara saat ini hanya mencapai 99 persen.
Tes fisik, kesehatan, dan psikologis masih harus dijalani oleh para atlet. Selain juara dan finalis, atlet yang mencapai semifinal dan perempat final juga memiliki kesempatan untuk mengikuti tes lanjutan.
Salah satu atlet yang masih menunggu nasib kelolosan adalah Fardhan Rainanda Joe, pemain tunggal putra dari klub PB Exist. Ia terhenti di semifinal setelah dikalahkan Denis Azzarya dari PB Jaya Raya.
Nama-nama atlet dari jalur pemantuan akan disusun oleh tim pemandu bakat yang bekerja sama dengan PP PBSI sejak penyelenggaraan Sirkuit Nasional PBSI tahun lalu. Bambang Supriyanto, salah satu anggota tim pemandu bakat, menekankan pentingnya kesungguhan atlet dalam mengikuti seluruh tahapan seleksi.
“Beberapa atlet memiliki teknik yang baik, tetapi hasil tes psikologisnya kurang optimal,” ujarnya. Ia berharap semua atlet mengikuti tes psikologis dengan sungguh-sungguh.
Terkait kriteria pemilihan atlet, mantan pebulu tangkis andalan Indonesia menjelaskan bahwa prestasi dan kualitas teknik menjadi indikator utama. “Prestasi menjadi indikator pertama, kemudian diikuti dengan kualitas teknik,” ucapnya.
Berikut hasil final Seleknas PBSI 2026:
Hasil Final Seleknas PBSI 2026
Tunggal Taruna Putra (TTA):
Denis Azzarya (PB Jaya Raya Jakarta) mengalahkan Izza Al-Faruq Aston Martin (Exist Badminton Club) dengan skor 21-11, 15-21, 21-8.Tunggal Taruna Putri (TTI):
Jolin Angelia (PB Djarum Kudus) mengalahkan Wening Arviani Sabrina (Pelatkot Tangsel) dengan skor 21-13, 23-21.Ganda Taruna Putra (GTA):
Joseph Marcellino Kyta/Joven Farandi (Gideon Badminton Academy) mengalahkan Ardiola Dionilo/Raffarel Radzinski Sadad (Daihatsu Yonex Sunrise Candra Wijaya) dengan skor 21-19, 21-19.Ganda Taruna Putri (GTI):
Halifia Usni Pratiwi/Selsi Josika (PB Djarum Kudus) mengalahkan Atresia Naufa Candani/Aurelia Syakira Putri (PB Djarum Kudus) dengan skor 23-21, 19-21, 21-14.Ganda Taruna Campuran (GTC):
Ikhsan Lintang Pramudya/Salsabila Zahra Aulia (PB Djarum Kudus) mengalahkan Theodorus Steve Kurniawan/Leonora Keyla Frandrica (PB Djarum Kudus) dengan skor 21-18, 21-17.







