Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Jadwal dan Pendaftaran Guatemala International Challenge 2026 Dibuka hingga 25 Agustus

    23 Agustus 2026

    Pasar Djadoel Grissee Kembali Hadir, Kenangan Lezat Gresik Tempo Dulu

    23 Agustus 2026

    Jepang, Tiongkok, dan Australia Dominasi Pasar Hotel Asia Pasifik

    23 Agustus 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Minggu, 23 Agustus 2026
    Trending
    • Jadwal dan Pendaftaran Guatemala International Challenge 2026 Dibuka hingga 25 Agustus
    • Pasar Djadoel Grissee Kembali Hadir, Kenangan Lezat Gresik Tempo Dulu
    • Jepang, Tiongkok, dan Australia Dominasi Pasar Hotel Asia Pasifik
    • Aditya Gumay: Aset Ruben Onsu Digunakan untuk Kebutuhan Keluarga
    • Profil Nuzran Zoher, Putra Jambi, Terpilih Jadi Ketua Ombudsman Pengganti Hery Susanto
    • Jadwal Pelni Nunukan-Parepare Agustus 2026, KM Bukit Siguntang Berangkat Besok dari Tunon Taka
    • Menguji Changan Nevo Q05, SUV Listrik 120 kW dengan Jarak Tempuh 462 km
    • Oli Mesin Berubah Putih, Tanda Air Masuk?
    • Rezeki Datang Setelah Perjuangan, 6 Weton Ini Dikabarkan Beruntung
    • Merawat generasi, menyelamatkan bangsa
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Hukum»Jasad Terbungkus Plastik di Kos, Korban Akui Jadi Korban Pencopetan

    Jasad Terbungkus Plastik di Kos, Korban Akui Jadi Korban Pencopetan

    adm_imradm_imr12 Februari 20262 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Penemuan Jasad Terbungkus Plastik di Indekos Bandar Lampung

    Penemuan jasad seorang pria terbungkus plastik di sebuah indekos di Jalan Untung Suropati, Bandar Lampung, menimbulkan banyak tanda tanya. Awalnya, korban sempat mengaku kepada penghuni lain bahwa dirinya menjadi korban pencopetan. Hal ini disampaikan oleh salah satu penghuni indekos yang juga saksi mata, Anas (23), yang mengungkapkan bahwa korban diduga mengalami masalah keuangan.

    Menurut informasi dari pengelola indekos, korban mengaku hanya membawa uang Rp 200 ribu dan menyebut dirinya menjadi korban pencopetan. Korban masuk ke kamar indekos pada Kamis siang dan seharusnya sudah keluar pada Jumat. Namun, saat kamar diketuk, tidak ada respons dari dalam.

    Karena curiga, Anas melihat dari ventilasi dan melihat ada sepatu di dalam kamar. Saat pintu dibuka dengan kunci cadangan, ternyata tidak bisa dibuka. Ia kemudian menggunakan kamera ponsel untuk melihat dari celah ventilasi dan melihat kaki korban di atas tempat tidur. Kondisi lampu kamar padam, sehingga ia merasa semakin curiga.

    Akhirnya, kamar didobrak dan korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa. Pemilik bengkel motor di depan indekos, Agus Sutiyono, menduga korban meninggal akibat pembunuhan. Menurutnya, kondisi kamar terlihat berantakan dan tangan korban seperti terikat di belakang tubuhnya. Korban ditutup plastik di bagian wajah dan tempat tidur acak-acakan.

    Indekos tersebut menyewakan delapan kamar dengan sistem harian hingga tahunan. Sebelumnya, kerap terlihat orang tak dikenal yang keluar-masuk indekos tersebut. Gatot, ketua RT setempat, membenarkan penemuan jasad seorang pria di indekos dalam kondisi kepala tertutup plastik. Ia mengaku mendapat informasi dari warga dan segera mendatangi lokasi kejadian.

    “Saya dapat informasi dari warga, terus saya instruksikan kepada mereka agar tidak mendekat dan tidak memegang barang apa pun di sana sampai polisi datang,” ujar Gatot. “Pas saya datang, warga sudah ramai. Ada bekas kerusakan pintu, kemungkinan bekas didobrak. Kalau sekilas saya lihat dari depan pintu, jenazah ditutup plastik.”

    Gatot menjelaskan, korban belum lama menghuni indekos tersebut. Dari informasi yang diperoleh, korban bekerja sebagai pengemudi ojek online. “Informasi dari ibu kos, katanya dia baru masuk ke kamar tersebut hari Kamis (5/2). Kalau dari mananya, saya kurang paham. Dia tinggal sendiri di sini. Informasinya dia kerja ojek online,” ujarnya.

    Polisi Masih Selidiki

    Polresta Bandar Lampung masih menyelidiki penemuan jasad pria dengan kepala terbungkus plastik di sebuah indekos. Hingga kini, penyebab pasti kematian korban belum diketahui. Peristiwa menggegerkan terjadi di sebuah indekos Jalan Untung Suropati, Kelurahan Labuhan Ratu, Kecamatan Labuhan Ratu, Bandar Lampung, Sabtu (7/2/2026) sekitar pukul 13.30 WIB.

    Warga dikejutkan dengan penemuan sesosok jasad di dalam kamarnya. Yang lebih mengagetkan lagi, jasad pria tersebut ditemukan dalam kondisi kepala terbungkus plastik yang direkatkan dengan lakban. Belum diketahui apakah pria itu sengaja mengakhiri hidup atau menjadi korban pembunuhan.

    Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Gigih Andri Putranto mengatakan, korban bernama Hindrajaja (61), warga Pakulonan Barat, Kecamatan Kelapa Dua, Tangerang, Banten. Menurut Gigih, ditemukan luka lebam di wajah korban. Luka lebam tersebut masih didalami untuk memastikan penyebab kematian korban.

    “Ditemukan luka lebam di bagian wajah. Namun, apakah korban meninggal akibat penganiayaan atau sebab lain, kami masih menunggu hasil pemeriksaan dokter forensik,” kata Gigih kepada Tribun Lampung, Minggu (8/2/2026).

    Gigih menambahkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dengan metode Scientific Crime Investigation (SCI) serta memperdalam keterangan para saksi. “Korban berada di kamar sendirian. Kami mengimbau agar tidak ada asumsi liar, karena proses penyelidikan masih berjalan,” tegasnya seraya menyatakan Polresta Bandar Lampung masih terus melakukan penyelidikan guna mengungkap penyebab pasti kematian korban.

    Pasca penemuan jasad di indekos, tim inafis Polresta Bandar Lampung melakukan olah TKP. Dalam olah TKP yang berlangsung selama sekitar empat jam itu, petugas mengamankan sejumlah barang bukti. Dari pantauan di lokasi, petugas mengamankan sejumlah barang bukti dan dimasukkan ke dalam plastik. Beberapa di antaranya berupa kotak sampah di dalam kamar korban, tas, serta beberapa bungkus sisa makanan.

    Setelah dilakukan olah TKP, jenazah korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) Bandar Lampung untuk menjalani visum luar. “Sementara jenazah kami bawa ke RSUD Abdul Moeloek untuk dilakukan visum luar guna mengetahui apakah korban merupakan korban pembunuhan atau bukan,” tambah Gigih.




    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Aditya Gumay: Aset Ruben Onsu Digunakan untuk Kebutuhan Keluarga

    By adm_imr23 Agustus 20260 Views

    Kesaksian Petugas SDA Temukan Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok

    By adm_imr22 Agustus 20260 Views

    3 Rekomendasi Drakor Medis Penuh Tegang, Salah Satunya Sudah 3 Musim

    By adm_imr22 Agustus 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Jadwal dan Pendaftaran Guatemala International Challenge 2026 Dibuka hingga 25 Agustus

    23 Agustus 2026

    Pasar Djadoel Grissee Kembali Hadir, Kenangan Lezat Gresik Tempo Dulu

    23 Agustus 2026

    Jepang, Tiongkok, dan Australia Dominasi Pasar Hotel Asia Pasifik

    23 Agustus 2026

    Aditya Gumay: Aset Ruben Onsu Digunakan untuk Kebutuhan Keluarga

    23 Agustus 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026

    Gus Iqdam Bongkar Aksi Kapolresta Malang Saat Kanjuruhan Memanas, Ribuan Jemaah di Stadion Gajayana Menangis!

    4 Juni 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?