Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Verifikasi Data Peserta BPJS Kesehatan Nonaktif oleh Pemkot Malang

    17 Februari 2026

    Butuh motor dengan performa seimbang dan tampilan premium? New Vario 125 ISS Matte Black 2026 jawabannya!

    17 Februari 2026

    Lawan Berbahaya Indonesia di Thomas Cup 2026, Prancis Juara Eropa Usai Kalahkan Denmark dengan Ganda Kejutan

    17 Februari 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Selasa, 17 Februari 2026
    Trending
    • Verifikasi Data Peserta BPJS Kesehatan Nonaktif oleh Pemkot Malang
    • Butuh motor dengan performa seimbang dan tampilan premium? New Vario 125 ISS Matte Black 2026 jawabannya!
    • Lawan Berbahaya Indonesia di Thomas Cup 2026, Prancis Juara Eropa Usai Kalahkan Denmark dengan Ganda Kejutan
    • Danau Toba, Tujuan Wisata Favorit Sumatra Utara
    • Artis mengecam Indra Frimawan usai ludahi Fajar Sadboy dalam podcast
    • Megawati Berziarah Bersama Puan dan Prananda, Doakan Kemakmuran Indonesia
    • Jadwal Sekolah Jelang Puasa Ramadan 1447 H dan Liburan Imlek 2026, Belajar dari Rumah
    • Serangan Terhadap Ketua BEM UGM, DPR Minta Penyelidikan Pelaku Intelektual
    • Lanjutkan Bisnis Keluarga! Bintang Persebaya Surabaya Mikael Tata Beberkan Rencana Besar Usai Gantung Sepatu
    • 30 Pantun Imlek 2026 Penuh Doa dan Lucu
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Nasional»Polisi Selidiki Video Asusila, Tapi GEGP Belum Ditangkap

    Polisi Selidiki Video Asusila, Tapi GEGP Belum Ditangkap

    adm_imradm_imr16 Februari 20260 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Kasus Video Asusila yang Melibatkan Selebgram Ambon, GEGP Masih Tidak Ada Penetapan Tersangka

    Beberapa hari setelah video asusila yang melibatkan seorang selebgram Ambon berinisial GEGP viral di media sosial, masyarakat masih menantikan kejelasan dari pihak berwajib. Hingga kini, belum ada penangkapan atau penetapan status tersangka terhadap pelaku maupun pihak lain yang terlibat dalam kasus ini.

    GEGP sendiri telah mengakui bahwa dirinya adalah sosok dalam video tersebut. Pengakuan itu menjadi perhatian utama bagi masyarakat yang meminta penanganan kasus ini dilakukan secara transparan dan cepat. Namun, hingga saat ini, aparat kepolisian belum juga melakukan tindakan lebih lanjut terhadap GEGP maupun pemeran lain yang muncul dalam video.

    Kritik Terhadap Lambannya Penegakan Hukum

    Praktisi hukum Fensen Uktolseya menilai bahwa pengakuan GEGP sudah cukup menjadi dasar bagi pihak kepolisian untuk segera menetapkan status tersangka. Ia menekankan bahwa keputusan ini penting untuk memberi kepastian hukum dan menjaga kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.

    “Keterlibatan GEGP dalam video asusila itu sudah diakui sendiri. Ini seharusnya cukup bagi kepolisian untuk segera menangkap dan menetapkannya sebagai tersangka,” ujar Fensen kepada Infomalangraya.com, Kamis (12/2/2026).

    Ia khawatir jika proses penegakan hukum terlalu lambat, akan muncul persepsi negatif di tengah masyarakat. Menurutnya, kepercayaan publik bisa terkikis jika kasus yang menyita perhatian luas ini dibiarkan berlarut-larut tanpa kejelasan.

    “Kalau ini dibiarkan berlarut-larut, publik bisa menilai seolah-olah ada permainan di balik kasus ini. Penegakan hukum harus memberi rasa keadilan,” tambahnya.

    Pemeriksaan Pemeran Lain Juga Penting

    Selain GEGP, Fensen juga menekankan pentingnya memeriksa dan menangkap dua pemeran lain yang turut muncul dalam video asusila tersebut. Ia khawatir, jika tidak ditangani secara serius, kasus ini justru akan menciptakan preseden buruk.

    “Jika terjadi pembiaran, maka pelanggaran asusila bisa dianggap hal biasa dan dinormalisasi di tengah masyarakat,” ujarnya.

    Penyelidikan Dilakukan oleh Tim Khusus

    Sebelumnya, Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Maluku membentuk tim khusus untuk menyelidiki kasus ini. Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Maluku, Kombes Pol. Dasmin Ginting, menyatakan pihaknya telah menerbitkan surat perintah penyelidikan sebagai respons atas keresahan publik akibat viralnya video tersebut.

    “Kita sudah selidiki. Hari ini kita sudah mengeluarkan sprint lidik,” ujar Kombes Ginting, Kamis (5/2/2026).

    Ia menegaskan, kepolisian bergerak cepat karena kasus ini memiliki dampak sosial yang luas. Namun demikian, hingga sepekan berlalu, belum ada informasi lanjutan mengenai hasil penyelidikan maupun penetapan tersangka.

    Upaya Patroli Digital Dilakukan

    Upaya penanganan juga dilakukan oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Maluku melalui Subdit Siber. Kepolisian mengklaim telah melakukan patroli digital untuk menekan penyebaran konten asusila tersebut di ruang maya.

    Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Maluku, Kombes Pol. Piter Yanottama, mengungkapkan bahwa tim siber telah mengidentifikasi sejumlah akun yang diduga menyebarkan video tersebut.

    “Tim kami sudah melakukan patroli siber dan mengidentifikasi sejumlah akun yang menyebarkan konten tersebut,” kata Kombes Piter, Jumat (6/2/2026).

    Meski patroli siber telah dilakukan, publik masih menanti langkah tegas aparat penegak hukum. Hingga kini, belum ada pengumuman resmi mengenai siapa pihak yang ditetapkan sebagai tersangka, baik dari sisi pemeran maupun penyebar video asusila yang telah memicu polemik luas di Maluku dan sekitarnya.

    Pernyataan Terbuka dari GEGP

    Terpisah, GEGP telah menyampaikan pernyataan terbuka kepada publik. Ia mengaku menyesal dan menyebut peristiwa ini sebagai titik terendah dalam hidupnya.

    “Saya sangat-sangat menyesal,” ujar GEGP, Senin (9/2/2026).

    Ia mengaku terlalu jauh mengejar popularitas hingga melupakan nilai-nilai spiritual. “Saya terlalu mementingkan hal duniawi, salah bergaul, dan terlalu memikirkan pamor,” katanya.

    GEGP juga mengungkapkan tekanan psikologis berat setelah video tersebut viral. “Saya shock berat. Keadaan saya sekarang sangat down,” ungkapnya.

    Ia mengakui bahwa sosok dalam video tersebut adalah dirinya, namun mengaku tidak mengetahui kronologi pembuatan video maupun bagaimana video itu bisa tersebar. “Saya tidak tahu apakah saya sadar atau tidak sadar saat kejadian itu. Saya juga tidak tahu bagaimana video itu bisa ada dan menyebar,” jelasnya.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Serangan Terhadap Ketua BEM UGM, DPR Minta Penyelidikan Pelaku Intelektual

    By adm_imr17 Februari 20260 Views

    Sejarah Pendidikan Rismon Sianipar, Ijazah Universitas Yamaguchi Dilaporkan Palsu ke Polisi

    By adm_imr17 Februari 20266 Views

    8 Batasan Privasi yang Dijaga Orang Berwibawa di Media Sosial, Ini Penjelasan Psikologi

    By adm_imr16 Februari 20260 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Verifikasi Data Peserta BPJS Kesehatan Nonaktif oleh Pemkot Malang

    17 Februari 2026

    Butuh motor dengan performa seimbang dan tampilan premium? New Vario 125 ISS Matte Black 2026 jawabannya!

    17 Februari 2026

    Lawan Berbahaya Indonesia di Thomas Cup 2026, Prancis Juara Eropa Usai Kalahkan Denmark dengan Ganda Kejutan

    17 Februari 2026

    Danau Toba, Tujuan Wisata Favorit Sumatra Utara

    17 Februari 2026
    Berita Populer

    Kejari Kabupaten Malang Geledah Kantor Dispora, Dalami Dugaan Penyelewengan Dana Hibah KONI

    Kabupaten Malang 6 Februari 2026

    Kabupaten Malang– Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Malang menggeledah Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten…

    Keluhan Pasien Poli Gigi Puskesmas Arjuno, Kadinkes Kota Malang Beri Penjelasan

    6 Februari 2026

    Kabar Transfer: AC Milan Beralih dari Vlahovic ke Striker Nomor 9

    9 Februari 2026

    Unduh Jadwal Imsakiyah Ramadan 2026, Lengkap Muhammadiyah dan Kemenag

    8 Februari 2026
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?