Penggunaan Obat Tetes Mata yang Sudah Kedaluwarsa: Apakah Aman?
Obat tetes mata digunakan untuk berbagai kondisi mata, seperti infeksi, tekanan bola mata, atau mata kering. Beberapa mengandung antibiotik, sementara yang lain dirancang untuk meredakan gejala tertentu. Ada obat tetes mata yang bisa dibeli bebas dan ada pula yang memerlukan resep dokter.
Setiap obat tetes mata memiliki tanggal kedaluwarsa. Setelah tanggal tersebut, obat tidak boleh digunakan lagi, baik botolnya masih tersegel maupun sudah dibuka. Namun, sering kali orang bertanya apakah aman menggunakan obat tetes mata yang sudah kedaluwarsa. Berikut penjelasannya:
Bolehkah Menggunakan Obat Tetes Mata yang Sudah Kedaluwarsa?
Tidak disarankan untuk menggunakan obat tetes mata setelah tanggal kedaluwarsa. Bahkan jika obat masih terlihat baik, bahan aktifnya mungkin sudah mulai rusak atau terkontaminasi. Ini sangat berisiko karena obat tetes mata adalah produk yang rentan terhadap kontaminasi, terutama setelah botol dibuka.
Kontaminasi bisa terjadi karena ujung botol menyentuh permukaan lain atau karena bakteri masuk ke dalam botol. Jika obat tetes mata terkontaminasi, penggunaannya bisa menyebabkan infeksi mata yang serius.
Apa yang Terjadi Setelah Kemasan Obat Tetes Mata Dibuka?
Saat botol dibuka, segel steril yang melindungi obat akan rusak. Hal ini memungkinkan kuman masuk ke dalam botol. Selain itu, bahan aktif dalam obat tetes mata bisa mulai terurai, sehingga efektivitasnya menurun.
Beberapa jenis obat tetes mata mengandung bahan pengawet untuk mencegah pertumbuhan bakteri. Namun, bahan pengawet juga bisa terurai seiring waktu. Untuk itu, penting untuk memperhatikan petunjuk penggunaan dan tanggal kedaluwarsa pada kemasan.
Ada juga bentuk vial sekali pakai yang tidak mengandung bahan pengawet. Vial ini biasanya hanya bisa digunakan selama 24 jam setelah dibuka, atau dalam beberapa kasus hingga 3×24 jam. Pastikan untuk mematuhi instruksi penggunaan yang diberikan.
Berapa Lama Obat Tetes Mata Bisa Digunakan Setelah Botol Dibuka?
Banyak produsen merekomendasikan untuk membuang obat tetes mata 28 hari setelah botol dibuka. Alasannya adalah bahan pengawet dalam obat bisa mulai terurai, sehingga risiko kontaminasi meningkat.
Namun, setiap jenis obat tetes mata memiliki aturan yang berbeda. Misalnya, obat antibiotik seperti ofloxacin biasanya digunakan selama 14 hari. Jadi, obat seharusnya stabil selama periode tersebut.
Lifitegrast adalah contoh obat tetes mata sekali pakai. Setiap wadah hanya berisi satu dosis untuk satu mata dan harus segera dibuang setelah digunakan. Jika kamu tidak tahu kapan botol terakhir kali dibuka, lebih baik jangan digunakan.
Untuk memudahkan, kamu bisa mencatat tanggal pembukaan di kemasan. Ini membantu menghindari kesalahan penggunaan.
Risiko Menggunakan Obat Tetes Mata yang Sudah Kedaluwarsa
Menggunakan obat tetes mata yang sudah kedaluwarsa bisa berisiko. Obat mungkin tidak efektif atau bahkan terkontaminasi. Ini bisa menyebabkan infeksi mata yang serius, terutama jika obat digunakan untuk mengatasi kondisi medis yang berat.
Beberapa orang mungkin menggunakannya karena harga obat baru yang mahal. Namun, risiko kesehatan lebih penting daripada biaya. Jika kamu secara tidak sengaja menggunakan obat tetes mata yang sudah kedaluwarsa, perhatikan gejala seperti mata merah, sakit, atau iritasi. Jika muncul gejala tersebut, segera cari pertolongan medis.
Biasanya, penggunaan obat tetes mata kedaluwarsa tidak menyebabkan efek samping serius. Namun, tetap waspada dan hindari penggunaan yang tidak diperlukan.
Cara Mencegah Kontaminasi pada Obat Tetes Mata
Untuk menjaga keamanan dan efektivitas obat tetes mata, lakukan langkah-langkah berikut:
- Cuci tangan sebelum dan sesudah menggunakan obat tetes mata.
- Hindari menyentuh ujung botol dengan mata, tangan, atau permukaan lain.
- Simpan obat tetes mata di tempat kering dengan suhu yang sesuai. Beberapa obat perlu disimpan di lemari es.
- Baca instruksi penyimpanan pada kemasan. Jika ragu, tanyakan kepada apoteker.
Obat tetes mata yang sudah kedaluwarsa mungkin kurang efektif atau terkontaminasi. Oleh karena itu, jangan gunakan obat tetes mata yang sudah melewati tanggal kedaluwarsa, baik yang masih tersegel maupun yang sudah dibuka.







