Kenaikan Harga Bunga Ziarah Kubur di Blitar Jelang Ramadan
Harga bunga ziarah kubur di Kota Blitar, Jawa Timur, mengalami lonjakan signifikan menjelang bulan Ramadan. Hal ini terjadi karena permintaan yang meningkat tajam dari masyarakat yang ingin melakukan tradisi ziarah kubur. Dalam beberapa hari terakhir, harga bunga kenanga dan mawar melonjak hingga berkali-kali lipat dibandingkan dengan harga biasanya.
Perubahan Harga Bunga
Menurut informasi yang diperoleh, harga bunga kenanga kini mencapai Rp 150.000 hingga Rp 200.000 per kilogram. Sebelumnya, harga bunga tersebut hanya berkisar antara Rp 20.000 hingga Rp 30.000 per kilogram. Sementara itu, harga bunga mawar yang biasanya seharga Rp 40.000 per kilogram kini naik menjadi Rp 200.000 hingga Rp 250.000 per kilogram.
Pedagang bunga ziarah musiman di Jalan Mawar, Kota Blitar, Sunarmi (56) menyebutkan bahwa kenaikan harga bunga ini terjadi sejak tiga hari lalu. Ia menjelaskan bahwa setiap momen menjelang Ramadan, harga bunga selalu meningkat.
“Jika hari biasa, harga bunga kenanga hanya Rp 20.000-Rp 30.000 per kilogram, sedangkan harga bunga mawar biasanya Rp 40.000 per kilogram,” ujarnya.
Permintaan Tinggi dan Stok Berkurang
Permintaan tinggi terhadap bunga ziarah kubur membuat pedagang seperti Sunarmi bisa menjual lebih dari satu kuintal bunga setiap hari. Namun, kondisi ini tidak berjalan mulus karena stok bunga yang semakin menipis.
Komariyah (55), pedagang lainnya, mengungkapkan bahwa stok bunga ziarah kubur di Blitar berkurang akibat gagal panen dan serangan ulat. Selain itu, angin kencang juga menyebabkan banyak pohon bunga kenanga di wilayah Ponggok, yang merupakan sentra penghasil bunga ziarah kubur di Kabupaten Blitar, tumbang.
“Stok bunga kenanga di wilayah Blitar berkurang, karena diserang ulat tahun ini. Untuk mencukupi kebutuhan, sebagian kami ambil barang dari Tulungagung,” katanya.
Prediksi Harga yang Masih Naik
Komariyah memperkirakan bahwa harga bunga ziarah kubur masih bisa naik lagi mendekati hari H Ramadan. Menurutnya, puncak ziarah kubur menjelang Ramadan akan terjadi pada Minggu (15/2/2026) sampai Selasa (17/2/2026).
“Perkiraan harganya masih bisa naik lagi. Sekarang orang ziarah kubur masih belum ramai. Perkiraan besok dan lusa puncaknya,” ujarnya.
Kondisi Pasar Bunga Ziarah
Pasar bunga ziarah kubur di Blitar hanya ramai saat momen tertentu, seperti menjelang Ramadan dan Idulfitri. Sunarmi mengatakan bahwa ia sudah puluhan tahun berjualan bunga ziarah kubur, tetapi hanya berjualan saat momen-momen spesial tersebut.
Meski harga bunga melonjak, permintaan tetap tinggi karena masyarakat ingin memenuhi tradisi ziarah kubur yang memiliki makna penting dalam agama Islam. Banyak keluarga yang memilih untuk membersihkan dan merapikan makam sanak keluarga mereka sebagai bentuk penghormatan dan doa.
Tantangan bagi Petani dan Pedagang
Kenaikan harga bunga ziarah kubur memberi dampak positif bagi para pedagang, tetapi juga membawa tantangan bagi petani. Gagal panen dan gangguan cuaca membuat produksi bunga menurun, sehingga stok yang tersedia semakin terbatas.







