Prediksi Susunan Pemain Persebaya vs Bhayangkara FC
Persebaya Surabaya akan menjamu Bhayangkara FC dalam laga pekan ke-21 Super League yang digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (14/2/2026) pukul 18.30 WIB. Laga ini diprediksi berlangsung sengit dengan susunan pemain yang menarik perhatian. Kedua tim diperkirakan tampil dengan formasi 4-3-3.
Persebaya datang dengan modal 13 laga tak terkalahkan, termasuk kemenangan 3-1 atas Bali United. Momentum ini membuat Bajol Ijo lebih diunggulkan menghadapi Bhayangkara. Skuad asuhan Bernardo Tavares berada di posisi kelima klasemen dengan 35 poin. Jika menang, Persebaya berpeluang naik ke posisi ketiga. Jika seri, mereka tetap bertahan di posisi kelima dengan tambahan satu poin. Jika kalah, posisi bisa turun ke peringkat enam.
Sebaliknya, Bhayangkara FC masih terjebak di papan tengah klasemen. Mereka berada di posisi ke-10 dengan 26 poin, hasil dari dua kemenangan, satu imbang, dan dua kekalahan dalam lima laga terakhir. Bernardo Tavares menegaskan timnya tidak boleh meremehkan lawan. “Dan mereka bukan sekadar pemain, mereka adalah pemain kunci dari klub lain. Jika Anda ingat, mereka merekrut Moussa Sidibe yang merupakan pemain kunci di Persis Solo sebelumnya,” ujarnya.
Persebaya dengan Formasi 4-3-3, Moreira sebagai Kapten
Persebaya diprediksi akan turun dengan formasi 4-3-3. Ernando Ari akan menjaga gawang sebagai kiper utama. Di lini belakang, Catur Pamungkas, Risto Mitrevski, Gustavo Fernandes, dan Jefferson Silva akan menjadi pilihan utama. Fernandes baru bergabung musim ini dan langsung mendapat kepercayaan tampil reguler.
Milos Raickovic akan kembali mengisi lini tengah. Ia akan berduet dengan Toni Firmansyah dan Francisco Rivera. Raickovic menjadi pengatur tempo permainan Bajol Ijo. Di lini depan, Gali Freitas akan mengisi sayap. Bruno Moreira akan menjadi kapten sekaligus ujung tombak. Moreira diharapkan bisa mencetak gol penting.
Bruno Paraiba diharapkan bisa tampil sebagai target man. Namun, kondisinya masih dipantau tim medis. Jika Paraiba absen, Rivera bisa didorong sebagai false nine. Kreativitasnya akan menjadi senjata utama. Alfan Suaib juga berpeluang mendapat menit bermain. Gol debutnya melawan Bali United menjadi modal penting.
Riyan Ardiansyah bisa menjadi opsi di sayap. Karakter pekerja kerasnya dibutuhkan dalam pressing tinggi. Leo Lelis masih diragukan tampil. Kondisi kebugarannya akan dipantau hingga jelang laga. Tavares menegaskan rotasi menjadi solusi. “Kami harus tetap kompetitif meski kehilangan beberapa pemain,” ujarnya.
Pemain asing baru seperti Jefferson Silva dan Pedro Matos masih beradaptasi. Namun, keduanya sudah menunjukkan kontribusi positif. Gustavo Fernandes juga menjadi sorotan. Bek asal Brasil ini tampil solid dalam debutnya. Francisco Rivera akan menjadi motor serangan dari lini tengah. Kreativitasnya memberi variasi permainan.
Dengan formasi ini, Persebaya diharapkan bisa menjaga momentum tak terkalahkan. Dukungan penuh Bonek dan Bonita akan menjadi energi tambahan.
Bhayangkara dengan Formasi 4-3-3, Sidibé dan Mbarga di Lini Depan
Bhayangkara diprediksi turun dengan formasi 4-3-3. Aqil Savik akan menjadi kiper utama. Di lini belakang, Putu Gede, Nehar Sadiki, Slavko Damjanovic, dan Frengky Missa akan menjaga pertahanan. Damjanovic menjadi pilar utama di jantung pertahanan.
Wahyu Subo Seto, Teuku Ichsan, dan Moises akan mengisi lini tengah. Mereka menjadi motor permainan Bhayangkara. Di lini depan, Privat Mbarga akan mengisi sayap. Moussa Sidibé akan menjadi ancaman utama di sisi lain. Cedric Henry diprediksi menjadi ujung tombak. Kombinasinya dengan Sidibé dan Mbarga bisa merepotkan Persebaya.
Paul Munster menegaskan timnya datang dengan misi bangkit. “Kami harus segera memperbaiki kesalahan kolektif,” ujarnya. Sidibé baru bergabung Januari 2026 dan langsung mencatat tiga pertandingan dengan kontribusi satu gol dan satu assist. Catatan itu menunjukkan betapa cepat ia beradaptasi.
Privat Mbarga juga menjadi ancaman tambahan. Golnya melawan Borneo menunjukkan kualitasnya. Sho Yamamoto memberi variasi serangan dari sisi sayap. Kombinasinya dengan Sidibé bisa menambah tekanan. Ryo Matsumura memberi kreativitas di lini tengah. Eks Persija ini bisa menjadi penghubung serangan Bhayangkara.
Munster menilai kombinasi pemain baru membuat Bhayangkara lebih solid. “Kami punya banyak pemain baru yang tidak perlu adaptasi lagi di Indonesia,” katanya. Bhayangkara datang dengan motivasi bangkit setelah hasil buruk. Mereka masih terjebak di posisi ke-10 klasemen dengan 26 poin.
Jika menang, Bhayangkara bisa naik ke posisi kedelapan klasemen. Jika seri, mereka tetap di posisi ke-10. Jika kalah, posisi bisa turun ke peringkat 11. Prediksi skor realistis menempatkan Persebaya unggul tipis 2-1. Namun, Sidibé bisa menjadi faktor kejutan jika ia memenangkan duel satu lawan satu.







