Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Menteri Zulhas: Pengelolaan Sampah Banyuwangi Terbaik di Indonesia

    23 Agustus 2026

    Bitcoin tembus $70 ribu, apa kaitannya dengan obligasi AS?

    23 Agustus 2026

    Ibu Rumah Tangga Tewas Ditembak Saat Lawan Pemaksaan OPM Bersama 8 Anak Lainnya

    23 Agustus 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Minggu, 23 Agustus 2026
    Trending
    • Menteri Zulhas: Pengelolaan Sampah Banyuwangi Terbaik di Indonesia
    • Bitcoin tembus $70 ribu, apa kaitannya dengan obligasi AS?
    • Ibu Rumah Tangga Tewas Ditembak Saat Lawan Pemaksaan OPM Bersama 8 Anak Lainnya
    • Kadin dan 5 Asosiasi P3MI Dorong Penempatan PMI Jasa Rumah Tangga ke Timur Tengah
    • Destinasi Wisata Seru untuk Keluarga di Pulau Rottnest
    • 5 Tips untuk Overthinker yang Mengambil Keputusan Penting, Menurut Psikologi
    • GIIAS Surabaya 2026: Pameran Lebih Luas, Merek Terbanyak
    • Sule Bocorkan Rahasia Uang Rp5 M Rizky Febian, Teddy Siap Lawan
    • 7 rekomendasi tabir surya untuk anak SD, pilih yang terbaik?
    • Sikap Aremania Soal Penutupan Mural Malang The Glory Land
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Politik»Jalan Poros Bandara Mozes Kilangin Jadi Simbol Kemajuan Mimika

    Jalan Poros Bandara Mozes Kilangin Jadi Simbol Kemajuan Mimika

    adm_imradm_imr18 Februari 20266 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Kesepakatan Pemkab Mimika dengan Keluarga Pemilik Hak Ulayat

    Pemerintah Kabupaten Mimika dan keluarga pemilik hak ulayat akhirnya mencapai kesepakatan terkait pembangunan jalan Bundaran Petrosi yang menjadi akses menuju Bandara Baru Mozes Kilangin. Kesepakatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam penyelesaian masalah lahan dan pembangunan secara damai melalui pendekatan adat dan musyawarah.

    Bundaran Petrosi merupakan salah satu bundaran yang ada di Kota Timika. Tidak hanya memiliki taman, bundaran ini juga memiliki patung orang Papua yang sedang berkesenian, sehingga menjadi ikon khas daerah tersebut. Lokasi bundaran ini berjarak sekitar 10 kilometer dari Pusat Perkantoran Bupati Mimika yang berada di Kawasan SP3 Kota Timika.

    Proses pengerjaan jalan sempat terhenti karena adanya aksi pemalangan yang dilakukan oleh pemilik hak ulayat. Namun, setelah beberapa kali negosiasi, akhirnya tercapai kesepakatan antara pihak pemerintah dan keluarga pemilik hak ulayat.

    Permintaan Maaf Bupati atas Kurangnya Koordinasi

    Bupati Mimika, Johannes Rettob, secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga atas kurangnya koordinasi dalam proses pembangunan jalan tersebut. Ia mengakui bahwa saat pembangunan dimulai, pemerintah belum melakukan komunikasi dan penyelesaian persoalan tanah secara baik dengan pihak keluarga.

    “Waktu kita membangun jalan ini, kita tidak berkoordinasi secara baik. Pembangunan terus berjalan tanpa persetujuan bersama. Atas nama pemerintah, saya memohon maaf sebesar-besarnya kepada keluarga Bapak Yan Magal,” ujarnya.

    Kesepakatan akhirnya tercapai setelah dilakukan pertemuan bersama Mama Yuliana Magal dan keluarga, yang ditandai dengan penandatanganan berita acara persetujuan beberapa hari lalu. Sebagai bentuk penghormatan terhadap adat dan leluhur pemilik hak ulayat, digelar doa bersama dan makan bersama di lokasi tersebut.

    Proses Pembangunan Jalan dan Target Waktu

    Bupati menyebut, acara adat ini juga pernah dilakukan saat pembangunan Bandara Moses Kilangin. “Yang penting kita bikin adat, kita berkumpul dan makan bersama. Sekarang jalan ini kita bangun dan kita pakai bersama,” ujarnya.

    Ia memastikan, Dinas Pekerjaan Umum (PU) langsung bekerja merapikan jalan usai acara tersebut. Bahkan, jalan tersebut ditargetkan segera bisa dilalui masyarakat dan akan diaspal pada tahun ini (2026). “Dinas PU langsung kerjakan hari ini. Besok masyarakat sudah bisa lewat kembali. Tahun ini kita aspal,” tegasnya.

    Bupati juga mengajak masyarakat untuk mendukung pembangunan dan tidak lagi mengganggu proses pekerjaan yang sedang berjalan. “Kalau ada pembangunan di sini, jangan diganggu lagi. Berikan kepercayaan kepada pemerintah untuk bangun Mimika bersama,” ujarnya.

    Selain itu, ia juga mengingatkan warga agar tidak menjual tanah secara sembarangan demi kepentingan pihak lain. “Kita jangan jual tanah sembarangan. Kita bangun daerah ini bersama, tapi jangan karena kepentingan orang lain lalu tanah dijual begitu saja,” pesannya.

    Penutupan Jalan dan Keberlanjutan Pembangunan

    Sementara itu, Mama Yuliana Magal menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemkab Mimika karena permintaannya telah terlaksana. “Saya terima kasih kepada Bapak Bupati. Apa yang saya minta sudah terlaksana. Yang saya inginkan sudah dijawab,” ujarnya di hadapan masyarakat dan aparat yang hadir.

    Ia mengungkapkan, persoalan serupa kerap terjadi di Kota Timika, khususnya di wilayah bumi Amugsa. Karena itu, ia meminta pemerintah ke depan tetap mengedepankan pendekatan adat dan doa bersama sebelum pembangunan dilakukan. “Kalau bikin jalan baru, harus bersyukur kepada Tuhan. Harus buat adat supaya jangan ada kecelakaan di tempat ini. Supaya tidak ada darah yang tumpah di jalan ini,” katanya.

    Menurutnya, proses adat penting dilakukan demi keselamatan masyarakat, terutama anak-anak dan keluarga yang setiap hari melintasi jalan tersebut. “Saya lakukan ini supaya anak-anak saya yang lewat di sini aman dan selamat,” ucapnya.

    Ia juga menyampaikan terima kasih kepada unsur TNI-Polri serta jajaran Pemerintah Kabupaten Mimika yang telah memfasilitasi penyelesaian persoalan tersebut. Dalam kesempatan itu, ia menegaskan bahwa penutupan jalan sebelumnya dilakukan olehnya sebagai bentuk protes atas persoalan dengan pemerintah. Namun kini, setelah ada kesepakatan, jalan tersebut kembali dibuka untuk umum.

    Nama Jalan dan Harapan Masa Depan

    Dengan dibukanya kembali akses jalan tersebut, masyarakat kini dapat kembali melintas dengan lancar menuju bandara maupun pusat kota. Pemerintah berharap kesepakatan ini menjadi langkah awal penyelesaian persoalan lahan dan pembangunan secara damai melalui pendekatan adat dan musyawarah.

    Atas permintaan keluarga, jalan Bundaran Petrosi tembus Bandara Baru (perbatasan jalan C. Heatubun) kini diberi nama Jalan Yan Magal. Nama tersebut akan dibuat dalam Peraturan Bupati.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Sule Bocorkan Rahasia Uang Rp5 M Rizky Febian, Teddy Siap Lawan

    By adm_imr23 Agustus 20260 Views

    Fariz-Pupung Siap Bawa IMI Sumsel Naik Kelas dengan Fokus Event dan Pembinaan Komunitas

    By adm_imr23 Agustus 20260 Views

    Rezeki Datang Setelah Perjuangan, 6 Weton Ini Dikabarkan Beruntung

    By adm_imr23 Agustus 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Menteri Zulhas: Pengelolaan Sampah Banyuwangi Terbaik di Indonesia

    23 Agustus 2026

    Bitcoin tembus $70 ribu, apa kaitannya dengan obligasi AS?

    23 Agustus 2026

    Ibu Rumah Tangga Tewas Ditembak Saat Lawan Pemaksaan OPM Bersama 8 Anak Lainnya

    23 Agustus 2026

    Kadin dan 5 Asosiasi P3MI Dorong Penempatan PMI Jasa Rumah Tangga ke Timur Tengah

    23 Agustus 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026

    Gus Iqdam Bongkar Aksi Kapolresta Malang Saat Kanjuruhan Memanas, Ribuan Jemaah di Stadion Gajayana Menangis!

    4 Juni 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?