Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Alasan Pemerintah Tetapkan 1 Ramadhan 1447 H pada Kamis 19 Februari 2026 Berbeda dengan Muhammadiyah

    20 Februari 2026

    Penganiaya Balita 4 Tahun di Surabaya: Dikurung 9 Jam Lalu Dibuang ke Kloset

    20 Februari 2026

    Tiga Wilayah Kaltim Siapkan Strategi 4K Hadapi Fluktuasi Harga

    20 Februari 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Jumat, 20 Februari 2026
    Trending
    • Alasan Pemerintah Tetapkan 1 Ramadhan 1447 H pada Kamis 19 Februari 2026 Berbeda dengan Muhammadiyah
    • Penganiaya Balita 4 Tahun di Surabaya: Dikurung 9 Jam Lalu Dibuang ke Kloset
    • Tiga Wilayah Kaltim Siapkan Strategi 4K Hadapi Fluktuasi Harga
    • Opini: Peringatan Dini Bunuh Dirinya Remaja NTT
    • Harga cabai Kota Malang tembus Rp 100 ribu per kg jelang Ramadhan 2026
    • Ustadz Adi Hidayat Bocorkan Doa Nabi Muhammad SAW Saat Salat Tarawih, Doa Cepat Dijabah Allah SWT
    • Apa Itu Kanker Ovarium? Penyakit Umum pada Wanita
    • Warga Tumpah Ruah Rayakan Festival Pasar Imlek 2026 di Timika
    • Arema FC Kalahkan Semen Padang 3-0, Marcos Santos Puas dengan Permainan Singo Edan
    • Cara Mendaftar Beasiswa Garuda Sarjana 2026 dengan Syarat Mudah
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Internasional»Kemlu: TNI Tak Terlibat Operasi Militer di Gaza

    Kemlu: TNI Tak Terlibat Operasi Militer di Gaza

    adm_imradm_imr19 Februari 20260 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link



    Pemerintah Indonesia telah menegaskan bahwa pasukan militer yang akan dikirim ke Gaza, Palestina, dalam rangka berpartisipasi dalam International Stabilization Force (ISF) tidak akan terlibat dalam operasi tempur. Pernyataan ini disampaikan melalui pernyataan resmi yang diterbitkan di situs web Kementerian Luar Negeri pada hari Sabtu, 14 Februari 2026. Dalam pernyataan tersebut, pemerintah menyatakan bahwa partisipasi Indonesia dalam ISF sepenuhnya berada di bawah kendali negara, serta didasarkan pada mandat Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa Resolusi 2803, politik luar negeri bebas aktif, dan hukum internasional.

    Pasukan dari Indonesia yang akan ditempatkan di Gaza hanya terbatas pada misi kemanusiaan, seperti perlindungan warga sipil, bantuan kesehatan, rekonstruksi infrastruktur, serta pelatihan dan penguatan kapasitas polisi Palestina. “Personel Indonesia tidak akan terlibat dalam operasi tempur atau tindakan apa pun yang mengarah pada konfrontasi langsung dengan pihak bersenjata mana pun,” demikian pernyataan yang dikeluarkan.

    Meskipun demikian, dalam ketentuan khusus mengenai partisipasi Indonesia dalam ISF, disebutkan bahwa penggunaan kekuatan dimungkinkan jika untuk pertahanan diri dan mempertahankan mandat. Penggunaan kekuatan tersebut merupakan upaya terakhir dan harus dilakukan secara bertahap.

    Kementerian Luar Negeri juga menegaskan bahwa Indonesia secara konsisten mendukung kemerdekaan Palestina melalui solusi dua negara. Oleh karena itu, penempatan TNI di Gaza akan dilakukan apabila terdapat persetujuan dari otoritas Palestina. Selama masa operasi ISF, pemerintah berjanji akan menolak seluruh perubahan demografi atau relokasi paksa rakyat Palestina dalam bentuk apa pun. “Partisipasi Indonesia didasarkan pada prinsip penghormatan terhadap konservasi Palestina dan hak menentukan nasib sendiri bangsa Palestina,” jelas pihak Kementerian.

    Indonesia berkomitmen akan mengakhiri partisipasi tentara Indonesia di Gaza apabila operasi ISF menyimpang dari pokok-pokok nasional caveats yang telah disepakati sebelumnya.

    Sebelumnya, pada Rabu, 11 Februari 2026, pejabat senior Hamas, Osama Hamdan, menegaskan bahwa Palestina menolak segala bentuk perwalian asing atas Gaza. Ia mengatakan bahwa setiap pasukan perdamaian internasional yang dikerahkan ke wilayah tersebut harus dibatasi pada tugas-tugas perbatasan dan mencegah serangan Israel tanpa campur tangan dalam pemerintahan internal.

    Hamdan berbicara kepada Al Jazeera seperti dikutip Jordan Daily. Ia menyatakan bahwa Hamas telah berkomunikasi langsung dengan Jakarta, menekankan bahwa setiap pasukan asing harus tetap netral dan tidak bertindak dengan cara yang bertentangan dengan kehendak Palestina atau berfungsi sebagai pengganti pendudukan Israel.

    Sementara itu, Kepala Staf TNI AD Jenderal Maruli Simanjuntak memperkirakan akan ada sekitar 8 ribu personel militer yang dikerahkan Indonesia untuk membantu perdamaian. “Bisa satu brigade, 5.000-8.000 mungkin. Tapi masih bernegosiasi semua, belum pasti. Jadi enggak ada, belum ada kepastian angka sampai sekarang,” kata Maruli seusai rapat pimpinan TNI dan Polri di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Senin, 9 Februari 2026.

    Saat ini, menurut Maruli, koordinasi penugasan pasukan perdamaian ke wilayah konflik masih berlangsung. Ia mengatakan bahwa internal TNI AD mulai melakukan persiapan awal, berupa pelatihan, meskipun penugasan pasukan perdamaian itu belum bisa dipastikan. Pelatihan para prajurit itu difokuskan pada pengembangan karakter hingga persiapan kesehatan.

    Ervana Trianaputri dan Sita Planasari berkontribusi dalam penulisan artikel ini.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Netanyahu Desak Iran Hentikan Pengayaan Uranium, Diskusi AS-Iran Dimulai di Jenewa

    By adm_imr20 Februari 20260 Views

    RI dianggap tetapkan prinsip tak tergantikan dalam ikut ISF

    By adm_imr19 Februari 20260 Views

    Bantu Ukraina, Inggris Kirim Bantuan Militer Rp11,4 T

    By adm_imr19 Februari 20260 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Alasan Pemerintah Tetapkan 1 Ramadhan 1447 H pada Kamis 19 Februari 2026 Berbeda dengan Muhammadiyah

    20 Februari 2026

    Penganiaya Balita 4 Tahun di Surabaya: Dikurung 9 Jam Lalu Dibuang ke Kloset

    20 Februari 2026

    Tiga Wilayah Kaltim Siapkan Strategi 4K Hadapi Fluktuasi Harga

    20 Februari 2026

    Opini: Peringatan Dini Bunuh Dirinya Remaja NTT

    20 Februari 2026
    Berita Populer

    Kejari Kabupaten Malang Geledah Kantor Dispora, Dalami Dugaan Penyelewengan Dana Hibah KONI

    Kabupaten Malang 6 Februari 2026

    Kabupaten Malang– Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Malang menggeledah Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten…

    Keluhan Pasien Poli Gigi Puskesmas Arjuno, Kadinkes Kota Malang Beri Penjelasan

    6 Februari 2026

    Kabar Transfer: AC Milan Beralih dari Vlahovic ke Striker Nomor 9

    9 Februari 2026

    Jadwal Imsak dan Buka Puasa Kukar 2026 dari Kemenag, Download di Sini

    19 Februari 2026
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?