Kesederhanaan Wakil Wali Kota Tasikmalaya Saat Menghadiri Lamaran Putranya
Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Diky Candra Negara, kembali menunjukkan sikap sederhananya saat menghadiri lamaran putranya ke Surabaya. Ia tidak menggunakan fasilitas negara atau diawasi oleh ajudan, melainkan memilih transportasi umum untuk perjalanan tersebut. Hal ini dilakukan sebagai bentuk contoh yang ingin diberikan kepada bawahannya dan masyarakat.
Diky bersama istri, Rani Permayani, serta putranya, Difa Candra, tiba di Stasiun Kereta Api Kota Tasikmalaya dengan membawa sejumlah koper. Mereka tampak mengantre seperti pengguna biasa. Tidak ada rombongan keluarga lainnya yang ikut mendampingi. Hanya tiga orang saja yang hadir dalam perjalanan tersebut.
Diky mengungkapkan alasan utamanya adalah efisiensi anggaran. Ia ingin memberikan contoh hidup sederhana bagi bawahan dan warga Kota Tasikmalaya. Menurutnya, jika para pemimpin hidup mewah, maka bawahan juga akan mengikuti gaya hidup yang sama. Namun, jika pimpinan berperilaku sederhana dan siap berkorban, maka bawahan akan mengikuti jejaknya.
“Saya hanya bertiga, saya, istri, dan Diffa. Kami ingin tetap menjaga kesederhanaan,” ujarnya saat dikonfirmasi.
Ia juga menjelaskan bahwa keputusan ini tidak terlepas dari keinginan untuk lebih efisien. Bahkan, ia memilih tidak membawa anak-anaknya agar tidak menyebabkan pemborosan. Selain itu, keberangkatan menggunakan transportasi umum juga menjadi pilihan karena lebih hemat dan sesuai dengan prinsip yang dianutnya.
Pengalaman Kedinasan yang Sederhana
Kesederhanaan Diky tidak hanya terlihat saat menghadiri acara lamaran. Saat melakukan tugas kedinasan ke luar kota, ia selalu memilih cara yang sederhana. Misalnya, saat harus ke Jakarta, ia lebih memilih menginap di rumah kerabat di Bogor daripada menginap di hotel. Begitu pula saat berkunjung ke Bandung, ia lebih memilih menginap di rumah kerabat.
“Kalau di hotel, sayang uangnya. Lebih baik digunakan untuk kepentingan masyarakat,” jelas Diky.
Ia menekankan bahwa penghematan anggaran sangat penting, terutama dalam situasi saat ini yang membutuhkan kebijaksanaan dalam penggunaan dana publik. Dengan begitu, uang yang dialokasikan bisa digunakan untuk kebutuhan yang lebih mendesak.
Profil Difa Candra
Putra Diky Candra, yaitu Difa Candra, adalah seorang penyanyi yang cukup dikenal di kalangan masyarakat. Ia pernah merilis single kedua berjudul “Pindah Rumah”. Lagu ini menceritakan kisah pribadinya yang didedikasikan untuk seseorang yang sangat berarti dalam hidupnya.
Lagu ini mengajak pendengar untuk ikhlas dan tidak terlalu larut dalam penyesalan ketika kehilangan seseorang. Difa mengaku mengalami kesulitan pada awal karier musiknya, namun ia berhasil melewati masa-masa sulit tersebut.
Difa juga menyebut dirinya sebagai sosok introvert. Meskipun demikian, dukungan dari keluarganya sangat besar dalam mendukung karirnya. Salah satunya adalah bantuan promosi karya-karyanya melalui media sosial dengan dikemas dalam bentuk komedi.
Keinginan untuk Berkumpul dengan Keluarga
Setelah pulang dari Surabaya, Diky berencana untuk membagikan kabar tentang lamaran putranya kepada keluarga. Ia berharap bisa menggunakan media seperti Zoom atau cara lain untuk berkomunikasi dengan anak-anaknya yang tidak berada di Tasikmalaya.
Namun, ia mengakui bahwa momen munggahan bersama anak-anak mungkin tidak bisa dilakukan. Alasannya adalah karena banyak agenda dinas yang menanti setelah kembali dari Surabaya. Meski begitu, ia berharap semua berjalan lancar dan penuh berkah.
“Iya, saya ingin sekali berkumpul dengan anak-anak. Tapi, banyak agenda dinas yang sudah menanti. Mungkin nanti saya cari caranya,” katanya.
Diky berharap, meskipun tidak bisa berkumpul secara langsung, hubungan dengan keluarga tetap terjalin dengan baik. Ia juga berpesan kepada anak-anaknya untuk memahami bahwa tugas sebagai pejabat publik membutuhkan waktu dan komitmen yang tinggi.







