Drama Tujuh Gol dalam Laga Persik Kediri Vs Bhayangkara Presisi Lampung FC
Laga antara Persik Kediri dan Bhayangkara Presisi Lampung FC di Stadion Brawijaya Kediri, Jumat (20/2/2026) malam, menjadi salah satu pertandingan yang penuh drama. Pertandingan pekan ke-22 Super League 2025/2026 ini berlangsung dengan kondisi lapangan basah akibat hujan yang mengguyur sejak sore hari. Meskipun terdapat genangan air di beberapa titik lapangan, kick off tetap digelar tepat waktu.
Pertandingan dimulai dengan rintik hujan yang masih turun, membuat permainan kedua tim berjalan cepat namun penuh kehati-hatian. Tim tamu, Bhayangkara Presisi Lampung FC, memberikan kejutan pada menit keenam melalui gol Slavko Damjanovic. Sepakan yang dilepaskannya berhasil melewati lini belakang Persik sehingga membuat Bhayangkara unggul 0-1.
Persik mencoba merespons dengan membangun tekanan, tetapi justru harus menerima dua kartu kuning pada babak pertama. Adrian Luna diganjar kartu kuning pada menit ke-13, disusul Ady Eko Jayanto pada menit ke-21. Hal ini memaksa tuan rumah lebih berhati-hati dalam setiap duel.
Tekanan terus dibangun oleh Persik melalui skema bola mati dan serangan terbuka. Beberapa peluang emas tercipta lewat Ezra Walian, termasuk sepak pojok yang disundul Hamra Hehanusa serta tendangan bebas yang mengarah ke Jon Toral. Namun, peluang-peluang tersebut belum membuahkan hasil.
Gol penyeimbang akhirnya hadir pada menit ke-33 lewat tendangan jarak jauh Francisco Pereira Carneiro atau Kiko. Gol tersebut sempat melalui pengecekan VAR sebelum dinyatakan sah, mengubah skor menjadi 1-1. Namun Bhayangkara kembali unggul pada menit ke-38 melalui sundulan Nehar Sadiki. Hingga tambahan waktu lima menit babak pertama berakhir, Persik gagal menyamakan kedudukan meski mendapatkan beberapa peluang dari bola mati.
Permainan Babak Kedua
Memasuki babak kedua, pertandingan berlangsung semakin terbuka. Wahyu Subo Seto dari Bhayangkara Presisi Lampung FC menerima kartu kuning, sementara Persik berhasil menyamakan skor menjadi 2-2 pada menit ke-51 melalui Jose Enrique setelah memanfaatkan kemelut di depan gawang.
Pertandingan berubah menjadi duel saling balas gol. Bhayangkara kembali memimpin pada menit ke-59 lewat Jean Befolo Mbarga, namun Persik merespons cepat melalui Ernesto Gomez pada menit ke-64 sehingga skor kembali imbang 3-3.
Menjelang akhir laga, Bhayangkara memastikan kemenangan lewat gol Henri pada menit ke-87 yang mengubah skor menjadi 3-4. Tambahan waktu tujuh menit tak mampu dimaksimalkan Persik untuk menyamakan kedudukan, bahkan Kiko harus meninggalkan lapangan setelah menerima kartu merah pada menit 90+7.
Hingga peluit panjang dibunyikan, Persik Kediri harus mengakui keunggulan Bhayangkara Presisi Lampung FC dengan skor akhir 3-4.






