Ria Ricis Batal Umrah Karena Tipuan Travel
Ria Ricis, seorang youtuber ternama, mengungkapkan bahwa dirinya terpaksa membatalkan rencana umrah yang telah direncanakannya selama bulan Ramadan 1447 H. Ia mengaku kena tipu oleh sebuah agen travel haji dan umrah, sehingga tidak bisa berangkat ke tanah suci.
Menurut Ria Ricis, ia sangat ingin menjalani ibadah umrah saat sedang berpuasa di bulan suci ini. Namun, karena alasan tertentu, ia harus menunda niatnya untuk berangkat. “Pengen banget (umrah), tapi karena satu dan lain hal kemarin juga kita kena tipu ya sama travel umrah. Jadi kayaknya kita tahan dulu,” ujarnya ketika ditemui di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan, Kamis (19/2/2026).
Meskipun demikian, Ria Ricis tidak menjelaskan secara rinci bagaimana peristiwa penipuan tersebut terjadi. Ia hanya menyampaikan bahwa manajemennya sedang menyelesaikan masalah dengan agen travel yang terkait. “Ada satu dan lain hal juga dari manajemen untuk menyelesaikan dulu permasalahan kita sama travel yang terakhir,” katanya.
Wanita berusia 30 tahun ini menegaskan bahwa ia sudah ikhlas dengan kegagalan tersebut dan tidak menjadikannya sebagai beban besar. “Pun kalau kita udah bersiap diri, kita udah sampe bandara pun, kalau emang Allah tidak mengizinkan untuk pergi ya berarti belum panggilan. Jadi itu nggak menjadi hal yang gimana-gimana banget,” jelasnya.
Ria Ricis juga mengatakan bahwa pergi ke tanah suci untuk menjalani ibadah umrah atau haji adalah panggilan dari Allah, bukan sekadar pencarian validasi dalam kehidupan. “Ya itu sih sebenernya aku pergi nggak pergi itu, nggak jadi tuntutan banget karena kan itu sebenarnya panggilan Allah juga. Tapi kalau dari hati yang paling dalam, pengen banget, pengen banget,” tambahnya.
Ciri-Ciri Travel Umrah yang Perlu Diwaspadai
Untuk mencegah kejadian serupa, calon jamaah umrah perlu waspada terhadap ciri-ciri travel umrah yang tidak terpercaya. Berikut beberapa ciri-ciri yang perlu diwaspadai:
Tidak memiliki izin resmi
Salah satu ciri travel umrah yang perlu diwaspadai adalah tidak memiliki izin resmi dari Kementerian Agama. Agen travel yang sah harus memiliki izin Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) atau Penyelenggaraan Ibadah Haji Khusus (PIHK).Iming-iming harga murah
Travel umrah yang menawarkan harga di bawah referensi minimal sebesar Rp 26 juta patut dicurigai. Harga yang terlalu murah sering kali menjadi indikasi penipuan.Tawarkan bonus
Beberapa travel umrah menawarkan paket bonus seperti gratis satu umrah jika calon jamaah berhasil membawa lima orang. Hal ini bisa menjadi tanda-tanda penipuan.Banyak kasus atau track record buruk
Calon jamaah perlu mengecek riwayat agen travel. Jika travel memiliki banyak kasus atau laporan negatif, maka perlu diwaspadai.Tidak terdaftar di asosiasi resmi
Travel umrah yang terpercaya biasanya terdaftar di asosiasi resmi seperti AMPHURI atau IITCF. Jika tidak terdaftar, maka perlu diwaspadai.Tidak memiliki kantor layak
Travel umrah yang tidak memiliki kantor yang layak atau hanya menggunakan akun media sosial saja bisa menjadi tanda penipuan.Promo berangkat satu tahun ke depan
Jika agen travel menawarkan waktu pemberangkatan yang jauh dari tanggal pendaftaran, maka perlu diwaspadai. Kecuali jika itu adalah tabungan umrah resmi.Menggunakan nomor rekening pribadi
Jangan pernah transfer dana ke rekening perorangan. Dana harus dikirimkan ke rekening atas nama PT.Jadwal mundur berkali-kali
Jika jadwal keberangkatan umrah sering dimundurkan melebihi satu bulan dari yang dijanjikan, maka perlu diwaspadai.
Dengan memperhatikan ciri-ciri di atas, calon jamaah umrah dapat menghindari penipuan dan memilih agen travel yang terpercaya.







