Esensi Puasa Ramadhan dalam Perspektif Agama
Puasa Ramadhan merupakan salah satu ibadah yang sangat penting dalam agama Islam. Setiap tahun, umat Muslim di seluruh dunia menjalankan puasa selama satu bulan penuh. Namun, mungkin dari kita banyak yang bertanya, mengapa kita melakukan puasa Ramadhan? Apa sebenarnya tujuan dan hikmah di balik ibadah ini?
Ibadah puasa Ramadhan dilakukan sebagai bentuk ketaatan kepada perintah Allah SWT. Karena ibadah ini merupakan perintah langsung dari Allah, sebagaimana tercantum dalam Surah Al-Baqarah ayat 183. Ayat tersebut berisi pesan bahwa puasa diperintahkan kepada orang-orang yang beriman agar mereka menjadi orang yang bertakwa.
Selain itu, puasa Ramadhan juga memiliki tujuan untuk mendidik diri kita supaya menjadi manusia yang baik, menjadi makhluk rohani sekaligus makhluk sosial. Dengan menjalani puasa, seseorang akan belajar untuk mengendalikan nafsu, meningkatkan kesadaran spiritual, serta memperkuat hubungan dengan sesama manusia.
Berikut adalah kultum hari ini tentang esensi puasa Ramadhan, yang disampaikan oleh Pengasuh Pondok Pesantren Multazam, KH Muhammad Jamhuri, LC, MA.
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Pemirsa Jawa Pos yang berbahagia. Allah Subhanahu Wa ta’ala berfirman dalam Al-Quran Surah Al-Baqarah ayat 183:
أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ
Hai orang-orang yang beriman, Allah mewajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu menjadi orang yang bertakwa.
Syekh Muhammad Ali ash-Shabuni mengutip pendapat Imam Ibnu Jarir, yang meriwayatkan dari Mu’adz bin Jabal bahwa ayat ini turun setelah sebelumnya umat Islam berpuasa pada bulan yang lain setahun itu tiga hari dalam satu bulan atau ayyamul bidh. Dan kemudian 1 tahun yaitu bulan Asyura. Kemudian turunlah ayat-ayat ini tentang kewajiban berpuasa. Maka dimulailah, kalau Muslimin semuanya berpuasa selama sebulan penuh, yaitu dari mulai tanggal 1 Ramadhan hingga tanggal 30 atau 29 Ramadhan.
Puasa merupakan ibadah yang sangat esensial dalam agama Islam. Ia merupakan rukun Islam yang keempat. Ia juga merupakan ibadah yang sangat dibanggakan oleh Allah SWT. Sampai Allah SWT menyatakan bahwa, “asshaumu li waana ajzi bihi.” Puasa adalah untukku dan akulah yang punya progratif untuk memberikan pahala kepada-Nya, sehingga puasa ini merupakan puasa ibadah yang sangat bagus dan esensi sekali.
Semua ibadah bisa jadi kita mengandung sifat riya, karena ada gerakan, ada ucapan, ada macam-macam. Tapi khusus dalam puasa, hanya Allah yang tahu. Karena itu, Allah Subhanahu Wa Ta’ala memberikan pahala yang begitu besar buat orang-orang yang berpuasa.
Dan inti daripada puasa ini tujuannya, la’allakum tattaqun. Agar kita menjadi orang yang takwa yang merupakan sifat dari fi’il mudhare’, tattaqun supaya kita bertakwa. Bukan hanya di bulan Ramadhan saja, tapi kita bertakwa, takut kepada Allah di setiap keadaan dan di waktu kapan saja dan di mana saja.
Inilah esensi daripada ibadah puasa yang merupakan rukun Islam, yang mudah-mudahan kita semua juga menjadi orang-orang yang bertakwa kepada Allah SWT.
Demikian, terima kasih.
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.







