Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*
    Seni Menata Hobi Menjadi Aset: Membedakan Koleksi Bernilai Naik dan Barang Terdevaluasi

    Seni Menata Hobi Menjadi Aset: Membedakan Koleksi Bernilai Naik dan Barang Terdevaluasi

    3 October 2026
    Trik Deteksi Odometer Kendaraan Bekas Hasil Modifikasi Agar Tidak Tertipu Penjual Nakal

    Trik Deteksi Odometer Kendaraan Bekas Hasil Modifikasi Agar Tidak Tertipu Penjual Nakal

    3 October 2026
    Menemukan Kembali Ketenangan Jiwa Melalui Detoks Digital di Tengah Riuk Notifikasi

    Menemukan Kembali Ketenangan Jiwa Melalui Detoks Digital di Tengah Riuk Notifikasi

    3 October 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Sunday, 4 October 2026
    Trending
    • Seni Menata Hobi Menjadi Aset: Membedakan Koleksi Bernilai Naik dan Barang Terdevaluasi
    • Trik Deteksi Odometer Kendaraan Bekas Hasil Modifikasi Agar Tidak Tertipu Penjual Nakal
    • Menemukan Kembali Ketenangan Jiwa Melalui Detoks Digital di Tengah Riuk Notifikasi
    • Seni Merawat Silaturahmi di Tengah Kesibukan Kerja Tanpa Merasa Terbebani
    • Rahasia Merawat Kesehatan Rambut Saat Cuaca Panas dan Lembap di Wilayah Tropis
    • Rahasia Kebugaran Alami Dapur Nusantara: Manfaat Khasiat Rempah Tradisional Indonesia untuk Tubuh
    • Rahasia Menyegarkan Hari Melalui Olahraga Pagi Ringan Tanpa Memicu Kelelahan Berlebih
    • Menjaga Kesehatan Mental Atlet Papan Atas di Tengah Gempuran Ekspektasi Publik dan Media Sosial
    • Trik Cerdas Mendeteksi Odometer Mobil Bekas yang Di-reset Agar Tidak Tertipu Penjual Nakal
    • Langkah Cerdas Melindungi Privasi Data Pribadi di Tengah Maraknya Kejahatan Siber
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Malang Raya»Warga Diingatkan Waspadai Takjil Berbahaya, Dinkes Kota Malang Temukan Bakteri E Coli dan Rhodamin B

    Warga Diingatkan Waspadai Takjil Berbahaya, Dinkes Kota Malang Temukan Bakteri E Coli dan Rhodamin B

    adm_imradm_imr6 March 20263 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Peningkatan Pengawasan Keamanan Pangan di Pasar Takjil Kota Malang

    Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang terus meningkatkan pengawasan keamanan pangan, khususnya di pasar-pasar takjil yang mulai marak di berbagai wilayah saat Ramadan. Peningkatan pengawasan ini dilakukan seiring ditemukannya banyak makanan takjil yang tidak sesuai dengan standar kehigienisan.

    Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kabid Kesmas) Dinkes Kota Malang, M Zamroni, menyampaikan bahwa pengawasan dilakukan lintas sektor dengan melibatkan Puskesmas serta tenaga sanitarian di tingkat bawah. Ia menjelaskan bahwa selama Ramadan banyak berdiri pasar takjil, dan sebagai konsumen, masyarakat perlu memperhatikan aspek kesehatan.

    “Pemeriksaan dilakukan sejak 18 Februari hingga 1 Maret 2026 di 19 pasar takjil,” jelas Zamroni. Selama periode tersebut, petugas telah memeriksa ratusan jenis makanan. Berikut adalah jumlah sampel yang diperiksa:

    • 101 sampel diperiksa terkait bakteri Escherichia Coli (E Coli)
    • 73 sampel diuji kandungan boraks
    • 72 sampel diperiksa formalin
    • 69 sampel diuji rodhamin B
    • 25 sampel diperiksa metanil yellow

    Dari hasil uji tersebut, ditemukan 10 sampel mengandung bakteri E coli yang tidak memenuhi persyaratan atau sekitar 9,9 persen. Selain itu, dari 69 sampel yang diuji rodhamin B, terdapat 4 sampel dinyatakan positif.

    “Kami tidak menemukan jenis E.coli 0157 yang dapat menyebabkan diare berdarah,” jelas Zamroni. Sementara itu, uji terhadap boraks dan formalin menunjukkan hasil negatif. Tidak ditemukan kandungan kedua bahan berbahaya tersebut pada sampel yang diperiksa.

    Zamroni menjelaskan bahwa rodhamin B merupakan zat pewarna sintetis yang seharusnya digunakan untuk tekstil, bukan pangan. Konsumsi jangka panjang zat ini berpotensi memicu kanker, merusak ginjal, serta mengganggu sistem pernapasan.

    “Biasanya bisa dicurigai dari warna yang sangat mencolok atau tidak wajar. Kalau baunya aneh, itu juga patut diwaspadai,” katanya. Selain warna dan bau, bentuk makanan yang terlalu menarik namun tidak lazim, juga perlu dicermati.

    Dalam proses pengawasan, petugas bahkan melakukan uji organoleptik dengan mencicipi sampel secara langsung sebelum diuji laboratorium. Terhadap pedagang yang produknya dinyatakan tidak memenuhi syarat, Dinkes Kota Malang melakukan pendekatan persuasif berupa edukasi keamanan pangan serta meminta penggantian bahan dengan yang lebih aman.

    “Kami sampaikan ke penjual, lalu kami edukasi. Setelah itu akan kami periksa ulang untuk memastikan edukasi berjalan,” tegasnya. Pengawasan ini akan terus berlangsung hingga berakhirnya aktivitas pasar takjil selama Ramadan.

    Selain pengawasan lapangan, Dinkes Kota Malang juga melakukan pembinaan kepada para penjaja makanan, termasuk pelaku usaha restoran dan dapur SPPG. Mereka dilatih sebagai penjamah makanan agar memahami standar higiene dan sanitasi.

    “Kami akan terus edukasi masyarakat agar mampu memilah dan memilih makanan yang sehat. Keamanan pangan ini tanggung jawab bersama,” pungkas Zamroni.

    Waspada Saat Membeli Makanan Takjil

    Rahmawati, warga Pandanwangi yang pernah beli jajanan takjil di Jalan Sulfat mulai waspada. Dirinya menceritakan bahwa ia kini sangat berhati-hati memilih makanan di pasar. Ia tidak membeli makanan yang warnanya mencolok.

    “Memang yang saya tahu sejauh ini kalau warnanya mencolok itu patut diwaspadai,” ujar Rahmawati. Untuk memastikan keamanan, Rahmawati seringnya membeli makanan yang dikukus ataupun dibakar. Pilihannya banyak di pasar takjil, yang dikukus bisa berupa ubi jalar, sedangkan yang dibakar bisa ayam atau ikan.

    “Tapi kalau gorengan seperti pisang goreng, singkong goreng, saya pikir sudah wajar dan patut dibeli juga,” imbuhnya. Sebagai konsumen, Rahmawati juga ingin mendapatkan edukasi mengenali makanan tidak sehat dari bentuk atau aromanya.

    Sejauh ini, ia tidak pernah mendapatkan edukasi seperti itu melalui sosialisasi, baik di tingkat RT maupun kelurahan. “Sejauh ini baca-baca sendiri di internet, kalau sosialisasi langsung belum pernah,” ujar Rahmawati.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Kepala SMPN 18 Malang Diperiksa Usai Dugaan Kekerasan terhadap Siswa

    By redaksi25 September 20264,441 Views

    Waspada Modus Pembeli Borongan, Toko Sembako Adib Nyaris Jadi Sasaran Penipuan

    By redaksi12 September 20267,034 Views

    Bukan jumlah, Mazda fokus pada optimalisasi dealer yang ada

    By adm_imr26 August 20260 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru
    Seni Menata Hobi Menjadi Aset: Membedakan Koleksi Bernilai Naik dan Barang Terdevaluasi

    Seni Menata Hobi Menjadi Aset: Membedakan Koleksi Bernilai Naik dan Barang Terdevaluasi

    3 October 2026
    Trik Deteksi Odometer Kendaraan Bekas Hasil Modifikasi Agar Tidak Tertipu Penjual Nakal

    Trik Deteksi Odometer Kendaraan Bekas Hasil Modifikasi Agar Tidak Tertipu Penjual Nakal

    3 October 2026
    Menemukan Kembali Ketenangan Jiwa Melalui Detoks Digital di Tengah Riuk Notifikasi

    Menemukan Kembali Ketenangan Jiwa Melalui Detoks Digital di Tengah Riuk Notifikasi

    3 October 2026
    Seni Merawat Silaturahmi di Tengah Kesibukan Kerja Tanpa Merasa Terbebani

    Seni Merawat Silaturahmi di Tengah Kesibukan Kerja Tanpa Merasa Terbebani

    3 October 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 February 2026

    Gus Iqdam Bongkar Aksi Kapolresta Malang Saat Kanjuruhan Memanas, Ribuan Jemaah di Stadion Gajayana Menangis!

    4 June 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?