Asisten Pelatih Persik Kediri Bergabung dengan Timnas Saint Kitts and Nevis di FIFA Series 2026
Sebuah peristiwa menarik akan terjadi dalam ajang FIFA Series 2026 yang akan berlangsung di Indonesia pada akhir Maret mendatang. Asisten pelatih Persik Kediri, Vitor Tinoco, akan bergabung dengan staf kepelatihan Timnas Saint Kitts and Nevis di bawah arahan Marcelo Serrano. Ini menjadi pengalaman internasional yang berharga bagi Vitor, yang sebelumnya telah menjalin hubungan profesional selama bertahun-tahun.
Hubungan Profesional dan Pengalaman Berkarier di Indonesia
Vitor Tinoco, pelatih asal Brasil berusia 43 tahun, dipilih oleh Marcelo Serrano untuk memperkuat Timnas Saint Kitts and Nevis. Penunjukan ini didasari oleh hubungan yang sudah terjalin sejak keduanya bekerja bersama di Timnas Brasil U-15. Selain itu, pengalaman sembilan tahun Vitor berkarier di sepak bola Indonesia juga menjadi salah satu alasan utama mengapa ia dipercaya.
FIFA Series 2026 merupakan turnamen unik yang mengumpulkan empat negara dari empat konfederasi berbeda. Negara-negara tersebut adalah Bulgaria (UEFA), Indonesia (AFC), Saint Kitts and Nevis (CONCACAF), serta Kepulauan Salomon (OFC). Turnamen ini akan berlangsung dari 27 hingga 31 Maret 2026.
Timnas Indonesia akan Hadapi Saint Kitts and Nevis
Timnas Indonesia akan menjalani laga perdana melawan Saint Kitts and Nevis di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta pada 27 Maret 2026. Format turnamen ini menetapkan bahwa jika skuad Garuda meraih kemenangan, mereka akan berhak menantang pemenang antara Bulgaria dan Kepulauan Solomon. Sebaliknya, jika kalah, Indonesia akan menghadapi tim yang juga kalah dari pertandingan Bulgaria vs Kepulauan Solomon.
Restu dari Manajemen Persik Kediri
Meskipun akan menjadi lawan bagi Timnas Indonesia, manajemen Persik Kediri memberikan restu penuh bagi Vitor Tinoco untuk mengambil kesempatan ini. Menurut M Syahid Nur Ichsan, manajer tim Persik Kediri, pihak klub telah memberikan izin kepada Vitor untuk sementara memperkuat skuad kepelatihan Saint Kitts and Nevis.
“Coach Vitor beberapa waktu lalu menyampaikan dan meminta izin untuk sementara memperkuat skuad kepelatihan Saint Kitts and Nevis. Kita ijinkan dan berikan waktu, karena kesempatan ini juga merupakan hal positif bagi coach Vitor,” kata Syahid.
Syahid juga memastikan bahwa program latihan tim Persik Kediri tetap berjalan normal tanpa hambatan. “Latihan tim Persik Kediri akan tetap berjalan sesuai jadwal yang sudah ditetapkan. Setelah FIFA Series usai, coach Vitor juga akan kembali ke skuad Macan Putih,” tambahnya.
Karier Vitor Tinoco di Indonesia
Sebelum menjadi asisten pelatih Persik Kediri di Super League musim ini, Vitor Tinoco pernah bekerja di klub PS Barito Putera. Ia juga sempat menjelaskan proses bisa menjadi asisten pelatih di Timnas negara anggota Konfederasi CONCACAF itu.
Menurut Vitor, pihaknya mendapatkan penawaran langsung dari Marcelo Serrano, sosok yang sudah sangat akrab dengannya sejak masih berkarier di Brasil.
“Saya pernah bekerja dengan coach Marcelo Serrano di Timnas Brasil U15. Dia hubungi saya dan minta bantuan saya untuk Timnas Saint Kitts and Nevis di FIFA Series 2026,” jelas Vitor.
Ia juga mengungkapkan bahwa ia masih tetap menjadi bagian dari Persik dan sudah mendapatkan izin dari manajemen tim.
“Saya tetap di Persik, saya tidak keluar dari Persik. Tetapi saya minta izin untuk membantu coach Marcelo di sini,” jelasnya.
Persik Kediri Siap Menghadapi Kompetisi Berikutnya
Saat ini, Persik Kediri menempati posisi ke-12 dalam klasemen sementara Super League 2025/2026. Para pemain pun telah kembali menjalani latihan setelah libur Lebaran. Dalam waktu dekat, Persik Kediri dijadwalkan menghadapi Persijap Jepara pada 6 April 2026 dalam lanjutan kompetisi, yang akan menjadi ujian konsistensi tim usai jeda kompetisi.






