Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Jadwal Liga Inggris Pekan 37: Arsenal vs Burnley, Bournemouth vs Man City Live SCTV – Vidio

    16 Mei 2026

    Operasikan Satelit N5, PSN Dukung Pembangunan Bandara Antariksa di Biak

    16 Mei 2026

    Doa dan Dzikir Sholat Dhuha Lengkap dalam Tulisan Arab, Latin, dan Artinya

    16 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Sabtu, 16 Mei 2026
    Trending
    • Jadwal Liga Inggris Pekan 37: Arsenal vs Burnley, Bournemouth vs Man City Live SCTV – Vidio
    • Operasikan Satelit N5, PSN Dukung Pembangunan Bandara Antariksa di Biak
    • Doa dan Dzikir Sholat Dhuha Lengkap dalam Tulisan Arab, Latin, dan Artinya
    • Apa Itu Armada Nyamuk Iran yang Membuat AS Waspada di Selat Hormuz?
    • Ramalan Zodiak Aries dan Taurus 12 Mei 2026: Cinta, Karir, Kesehatan, dan Keuangan
    • Cuaca Surabaya Selasa 12 Mei 2026: Pagi Sejuk, Siang Panas 35 Derajat
    • Semarang Raya Jadi Proyek Pertama Pengolahan Sampah Jadi Energi Listrik
    • Keracunan MBG Menyerang 500 Siswa Klaten, Tambah Lagi 252 Siswa di Cakung
    • 4 destinasi wisata edukasi menarik di Singapura, eksplorasi sejarah
    • Sembilan Kepala Kecamatan dan Kelurahan Makassar Ikut Pelatihan Pengelolaan Sampah di Malang
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Kuliner»Ancaman El Nino, Mentan Jamin Stok Beras Aman

    Ancaman El Nino, Mentan Jamin Stok Beras Aman

    adm_imradm_imr30 Maret 20262 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Stok Pangan Aman di Tengah Ancaman El Nino

    Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menjamin ketersediaan stok pangan, terutama beras, di tengah ancaman kekeringan akibat fenomena El Nino yang diprediksi akan terjadi pada tahun ini. Ia menyatakan bahwa stok beras nasional saat ini berada dalam kondisi paling aman sepanjang sejarah Republik Indonesia.

    “Stok kita, cadangan di gudang Bulog, di lapangan, itu cukup untuk 10 bulan ke depan. Jika dari Maret ini, maka hingga Desember cukup. Saya ulangi, stok kita hari ini cukup untuk 10 bulan ke depan,” ujarnya usai membuka Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) XXVI Tahun 2026 di Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (26/3/2026).

    Ia menjelaskan bahwa stok yang tersedia saat ini belum termasuk hasil panen yang akan datang beberapa bulan ke depan. Mentan memproyeksikan produksi minimal dua juta ton per bulan selama tujuh bulan ke depan, yang akan menghasilkan total cadangan hingga 14 juta ton. Prediksi ini mampu menutupi kebutuhan hingga Mei 2027.

    Ancaman El Nino biasanya hanya berlangsung selama enam bulan, sehingga tidak sampai berpengaruh besar terhadap stok pangan. Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) RI ini mengungkapkan keyakinannya bahwa ketahanan pangan nasional tidak akan terganggu oleh musim kemarau panjang yang dipicu El Nino.

    “Stok kita tertinggi hari ini, itu 4,2 juta ton. Bulan depan itu akan menjadi 5 juta ton. Tidak pernah terjadi stok seperti itu selama Republik Merdeka,” ujar dia.

    Harga Cabai Mulai Menurun Pasca-Lebaran

    Peneliti dari Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, Eliza Mardian, menilai penurunan harga cabai rawit merah pasca-Lebaran 2026 merupakan sinyal positif bagi perekonomian meskipun pemulihannya belum merata di seluruh wilayah.

    Harga cabai rawit sempat melonjak tajam sejak periode Ramadhan dan Idul Fitri. “Kalau dilihat secara umum, harga sejumlah komoditas pangan mulai menunjukkan tren penurunan, seperti cabai yang sempat menembus hingga sekitar Rp 140 ribu per kilogram kini berkisar Rp 90 ribu per kilogram, bahkan di beberapa daerah ada yang Rp 40 ribuan per kilogram,” kata Eliza di Jakarta, Kamis (26/3/2026).



    Pedagang menata cabai dagangannya di Tebet Barat, Jakarta, Senin (9/2/2026). – (Infomalangraya.com/Prayogi)

    Data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) pada Kamis mencatat harga rata-rata cabai rawit merah secara nasional berada di kisaran Rp 87.450 per kilogram. Harga tersebut lebih rendah dibandingkan periode awal Lebaran ketika cabai di sejumlah daerah sempat menembus di atas Rp 100 ribu per kilogram.

    Penurunan harga tersebut mencerminkan mulai membaiknya pasokan di pasar seiring berjalannya periode pasca-Lebaran. Menurut Eliza, pergerakan harga pasca-Lebaran tidak seragam antar komoditas pangan. Ia menjelaskan harga beras relatif stabil, sementara bawang merah justru mengalami kenaikan akibat terganggunya pasokan selama periode Lebaran.

    “Kalau harga beras relatif tetap, sementara bawang merah justru naik karena ada libur Lebaran yang menyebabkan periode libur petik sehingga pasokan terbatas ke pasar induk,” ujarnya.

    Selain faktor pasokan, Eliza menilai gangguan cuaca juga berperan dalam memengaruhi produksi di tingkat petani. Kondisi tersebut dapat menyebabkan gagal panen dan penurunan pasokan secara drastis di pasar. Menurutnya, distribusi menjadi faktor penting dalam pembentukan harga, terutama selama arus mudik dan arus balik Lebaran.

    “Ada hambatan distribusi karena adanya mudik sehingga lalu lintas untuk orang diutamakan dibandingkan barang,” ujarnya.

    Penurunan Harga Cabai di Berbagai Wilayah

    Sejumlah daerah juga mencatat penurunan harga cabai pasca-Lebaran. Di Gorontalo, misalnya, harga cabai rawit turun menjadi sekitar Rp 85 ribu per kilogram pada 25 Maret setelah sebelumnya sempat mencapai sekitar Rp 120 ribu per kilogram pada awal Lebaran.

    Di sisi lain, pemerintah sebelumnya memastikan ketersediaan pangan pokok relatif aman selama periode Lebaran, termasuk untuk komoditas beras yang ditopang cadangan beras pemerintah.

    Sementara itu, Badan Pangan Nasional (Bapanas) pada awal Maret mencatat sejumlah komoditas hortikultura secara nasional masih berada dalam kondisi surplus hingga April 2026. Komoditas tersebut antara lain cabai rawit sekitar 105 ribu ton, cabai besar 74 ribu ton, serta bawang merah 57 ribu ton.

    Kondisi tersebut menunjukkan bahwa selain faktor produksi, kelancaran distribusi menjadi penentu utama dalam menjaga stabilitas harga di tingkat konsumen.

    Eliza menilai normalisasi harga pangan pasca-Lebaran sangat bergantung pada pulihnya distribusi dan aktivitas produksi di daerah sentra. Tren penurunan harga cabai saat ini dinilai menjadi indikasi awal stabilisasi, namun masih memerlukan waktu hingga rantai pasok kembali berjalan normal.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Keracunan MBG Menyerang 500 Siswa Klaten, Tambah Lagi 252 Siswa di Cakung

    By adm_imr16 Mei 20261 Views

    6 resep tahu gejrot lezat dan pedas, bikin ketagihan!

    By adm_imr16 Mei 20262 Views

    Festival Kuliner di Jalan Nani Wartabone dan Agus Salim Gorontalo

    By adm_imr15 Mei 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Jadwal Liga Inggris Pekan 37: Arsenal vs Burnley, Bournemouth vs Man City Live SCTV – Vidio

    16 Mei 2026

    Operasikan Satelit N5, PSN Dukung Pembangunan Bandara Antariksa di Biak

    16 Mei 2026

    Doa dan Dzikir Sholat Dhuha Lengkap dalam Tulisan Arab, Latin, dan Artinya

    16 Mei 2026

    Apa Itu Armada Nyamuk Iran yang Membuat AS Waspada di Selat Hormuz?

    16 Mei 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026

    Kejagung Sita Aset Kasus Ekspor CPO di Kota Malang, Tanah 157 Meter Persegi Dipasangi Plang

    2 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?