Ringkasan Berita
Total kendaraan di Kalimantan Timur pada tahun 2025 mencapai 3,83 juta unit, dengan sepeda motor mendominasi jumlahnya sebesar 3,22 juta unit. Kota Samarinda menjadi daerah dengan jumlah kendaraan terbanyak, yaitu 1.062.755 unit, diikuti oleh Balikpapan, Kutai Kartanegara, Kutai Timur, dan Paser. Distribusi kendaraan mencerminkan aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat, dengan wilayah perkotaan lebih dominan dalam kepemilikan kendaraan.
Pertumbuhan Kendaraan Bermotor di Kalimantan Timur
Pertumbuhan jumlah kendaraan bermotor di Kalimantan Timur terus menunjukkan tren peningkatan yang signifikan. Data terbaru yang dirilis BPS pada Februari 2026 mencatat bahwa total kendaraan bermotor di wilayah ini telah mencapai angka 3.834.286 unit sepanjang tahun 2025. Angka tersebut mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat serta perkembangan aktivitas ekonomi di berbagai kabupaten dan kota.
Data ini mencakup seluruh jenis kendaraan, mulai dari mobil penumpang, bus, truk, hingga sepeda motor. Bahkan, jumlah tersebut juga termasuk kendaraan khusus seperti kendaraan yang digunakan untuk keperluan proyek, layanan publik, maupun industri.
Lima Daerah dengan Jumlah Kendaraan Terbanyak
Samarinda
Kota Samarinda menjadi daerah dengan jumlah kendaraan bermotor terbanyak di Kalimantan Timur. Total kendaraan di kota ini mencapai 1.062.755 unit. Jika dirinci, jumlah mobil penumpang mencapai 106.002 unit, bus sebanyak 1.969 unit, truk 63.096 unit, dan sepeda motor mendominasi dengan angka 890.865 unit. Dominasi sepeda motor ini menunjukkan bahwa kendaraan roda dua masih menjadi pilihan utama masyarakat karena dinilai lebih fleksibel dan efisien untuk mobilitas harian.Balikpapan
Di posisi kedua, Kota Balikpapan mencatat total kendaraan bermotor sebanyak 829.982 unit. Rinciannya terdiri dari 113.199 mobil penumpang, 2.700 bus, 63.170 truk, serta 649.800 sepeda motor. Jumlah kendaraan yang tinggi di Balikpapan tak lepas dari perannya sebagai kota industri dan pusat logistik di Kalimantan Timur. Aktivitas ekonomi yang padat turut mendorong tingginya kebutuhan transportasi, baik untuk mobilitas masyarakat maupun distribusi barang.Kutai Kartanegara
Sementara itu, posisi ketiga ditempati oleh Kutai Kartanegara dengan total 663.740 unit kendaraan. Di wilayah ini, terdapat 43.641 mobil penumpang, 557 bus, 31.473 truk, serta 587.628 sepeda motor. Angka ini menunjukkan bahwa Kutai Kartanegara juga memiliki tingkat mobilitas yang tinggi, terutama karena wilayahnya yang luas dan aktivitas ekonomi yang berkembang.Kutai Timur
Posisi keempat ditempati oleh Kutai Timur dengan total kendaraan sebanyak 322.414 unit. Rinciannya meliputi 30.162 mobil penumpang, 637 bus, 24.153 truk, dan 267.145 sepeda motor.Paser
Di posisi kelima terdapat Paser dengan total 257.213 unit kendaraan. Wilayah ini memiliki 15.380 mobil penumpang, 358 bus, 14.149 truk, serta 227.120 sepeda motor. Kelima daerah ini menunjukkan pola yang sama, yakni dominasi sepeda motor sebagai kendaraan utama masyarakat.
Wilayah Lain dengan Jumlah Kendaraan Signifikan
Selain lima besar, sejumlah wilayah lain di Kalimantan Timur juga mencatat jumlah kendaraan yang cukup tinggi. Berau memiliki total 215.587 unit kendaraan, dengan rincian 15.441 mobil penumpang, 543 bus, 12.994 truk, dan 267.145 sepeda motor. Kemudian, Kutai Barat mencatat 163.038 unit kendaraan, terdiri dari 11.070 mobil penumpang, 162 bus, 9.536 truk, dan 142.089 sepeda motor. Selanjutnya, Penajam Paser Utara memiliki total 131.246 unit kendaraan, dengan komposisi 8.382 mobil penumpang, 224 bus, 8.318 truk, serta 114.189 sepeda motor.
Di kawasan perkotaan lainnya, Kota Bontang mencatat total 187.983 unit kendaraan. Menariknya, jumlah bus di Bontang cukup tinggi, yakni mencapai 9.106 unit, sementara mobil penumpang berjumlah 23.183 unit, truk 689 unit, dan sepeda motor 154.887 unit. Sementara itu, wilayah dengan jumlah kendaraan paling sedikit adalah Mahakam Ulu dengan total hanya 328 unit kendaraan. Rinciannya terdiri dari 19 mobil penumpang, 33 bus, tidak ada truk yang tercatat, dan 272 sepeda motor. Kondisi ini dipengaruhi oleh faktor geografis, jumlah penduduk yang kecil, serta keterbatasan infrastruktur transportasi.
Dominasi Sepeda Motor di Kalimantan Timur
Secara keseluruhan, sepeda motor menjadi jenis kendaraan yang paling mendominasi di Kalimantan Timur dengan total 3.220.318 unit. Angka ini jauh melampaui mobil penumpang yang berjumlah 366.479 unit, truk sebanyak 227.578 unit, serta bus yang hanya mencapai 16.289 unit. Dominasi sepeda motor ini tidak terlepas dari berbagai faktor. Selain harga yang relatif terjangkau, sepeda motor juga lebih efisien dalam konsumsi bahan bakar dan mampu menjangkau berbagai kondisi jalan, termasuk di wilayah pedesaan atau daerah dengan infrastruktur terbatas. Di sisi lain, keterbatasan transportasi umum di beberapa wilayah turut mendorong masyarakat untuk memiliki kendaraan pribadi. Hal ini terutama terlihat di kabupaten dengan jarak antarwilayah yang cukup jauh.
Gambaran Mobilitas dan Pertumbuhan Wilayah
Data jumlah kendaraan bermotor ini tidak hanya menggambarkan tingkat kepemilikan kendaraan, tetapi juga menjadi indikator perkembangan ekonomi dan mobilitas masyarakat di Kalimantan Timur. Wilayah dengan jumlah kendaraan tinggi umumnya memiliki aktivitas ekonomi yang lebih dinamis serta jumlah penduduk yang besar. Sebaliknya, daerah dengan jumlah kendaraan rendah biasanya memiliki tantangan geografis dan infrastruktur yang masih terbatas. Oleh karena itu, distribusi kendaraan bermotor juga dapat menjadi acuan dalam perencanaan pembangunan transportasi dan infrastruktur ke depan. Dengan total kendaraan yang terus meningkat, kebutuhan akan pengelolaan lalu lintas, pengembangan transportasi publik, serta kebijakan ramah lingkungan menjadi semakin penting untuk diperhatikan di Kalimantan Timur.







