Perluasan Jaringan Penerbangan TransNusa untuk Meningkatkan Konektivitas
Maskapai penerbangan TransNusa mengumumkan perluasan jaringan layanannya mulai pertengahan April 2026. Rute baru Jakarta-Lombok akan dibuka, serta penambahan frekuensi penerbangan pada rute Jakarta-Yogyakarta, Jakarta-Singapura, dan Bali-Singapura. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan konektivitas sekaligus memberikan lebih banyak pilihan jadwal penerbangan bagi para penumpang.
Lombok, sebagai destinasi wisata yang terus berkembang, semakin dikenal sebagai salah satu tujuan wisata unggulan di Indonesia. Keindahan alam yang masih alami, pantai-pantai eksotis, serta kekayaan budaya lokal menjadikan Lombok semakin menarik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Untuk mendukung meningkatnya permintaan perjalanan menuju Lombok, TransNusa akan mengoperasikan penerbangan rute Jakarta-Lombok sebanyak dua kali sehari mulai 17 April 2026.
Selain memperkuat konektivitas menuju Lombok, TransNusa juga menambah frekuensi penerbangan untuk rute Jakarta (Cengkareng)-Yogyakarta yang mulai beroperasi pada 17 April 2026. Penambahan jadwal ini memberikan keleluasaan lebih bagi para penumpang dalam memilih waktu terbang yang paling sesuai dengan kebutuhan perjalanan mereka.
Di sektor internasional, TransNusa terus memperkuat layanannya dengan menambah frekuensi penerbangan pada rute Jakarta-Singapura yang mulai berlaku 17 April 2026, serta Denpasar-Singapura pada 2 Mei 2026. Penambahan ini memberikan keleluasaan lebih bagi pelanggan dalam memilih jadwal perjalanan, sekaligus menghadirkan pengalaman terbang yang semakin fleksibel, nyaman, dan efisien.
Direktur Utama TransNusa, Bayu Sutanto, menyampaikan bahwa penambahan frekuensi penerbangan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk memperkuat konektivitas udara sekaligus mendukung pertumbuhan pariwisata dan mobilitas masyarakat. “Penambahan frekuensi ini kami lakukan untuk memberikan fleksibilitas perjalanan yang lebih baik bagi para penumpang, sekaligus mendukung pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi di berbagai destinasi. Lombok khususnya memiliki potensi yang sangat besar sebagai destinasi wisata unggulan Indonesia,” ujar Bayu Sutanto dalam keterangan tertulisnya.
Melalui penambahan jadwal ini, TransNusa berharap dapat memberikan pilihan perjalanan yang lebih nyaman dan efisien bagi pelanggan, baik untuk keperluan wisata, bisnis, maupun perjalanan keluarga.
Sebelumnya, jadwal rute penerbangan Denpasar-Singapura (DPS-SIN) berangkat pukul 07.30 WITA dan tiba di Singapore Changi Airport pukul 09.55 waktu setempat, dan sebaliknya keberangkatan Singapura-Denpasar (SIN-DPS) pukul 10.55 waktu setempat tiba di Bandara I Gusti Ngurah Rai pukul 13.30 WITA. Mulai 2 Mei 2026 mendatang akan bertambah satu kali penerbangan pulang-pergi (PP) DPS-SIN pukul 10.20 WITA dan SIN-DPS pukul 14.15 waktu setempat.
Secara rata-rata, sepanjang tahun 2025 pergerakan penumpang di Bandara I Gusti Ngurah Rai mencapai sekitar 2 juta penumpang per bulan, atau setara dengan sekitar 66.000 pergerakan penumpang per hari, baik untuk kedatangan maupun keberangkatan. Berdasarkan sebaran rute, Cengkareng (Jakarta) menjadi tujuan dengan jumlah penumpang tertinggi, yakni 4,23 juta penumpang, disusul Singapura sebanyak 2,69 juta, Kuala Lumpur 1,76 juta, Surabaya 1,31 juta, dan Melbourne 1,15 juta penumpang.







